KENDARI – Kafilah Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara, Riau berhasil memborong tiga gelar Terbaik 1 sekaligus pada Sabtu (18/10/2025).
Tiga peserta yang mengharumkan nama Riau tersebut adalah:
Aljuanda Kurniansyah – Terbaik 1 Cabang Hafiz 5 Juz dan Tilawah
Muhammad Habibulhaq Al Hanafi – Terbaik 1 Cabang Hafiz 20 Juz
Nayya Melahine Salsabila – Terbaik 1 Cabang 100 Hadis dengan Sanad
Capaian ini menegaskan posisi Riau sebagai salah satu provinsi unggulan dalam pembinaan generasi Qurani dan Hadis di Indonesia.
Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Riau, Surya Buwono, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi gemilang tersebut.
“Alhamdulillah, Riau kembali mencatat tiga prestasi membanggakan sekaligus. Ini bukti nyata pembinaan generasi Qurani di daerah berjalan baik dan berkesinambungan,” ujarnya.
Surya menambahkan, keberhasilan para peserta tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi Riau, serta komitmen dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran dan Hadis di kalangan generasi muda.
“Anak-anak Riau harus terus kita dorong agar menjadi pribadi cerdas, berakhlak, dan berjiwa Qur’ani. Prestasi ini wujud kecintaan terhadap pedoman hidup umat,” tambahnya.
Peraih Terbaik 1 Hafiz 5 Juz dan Tilawah, Aljuanda Kurniansyah, tampil memukau dengan hafalan kuat, bacaan merdu, serta tajwid yang sempurna.
Pelatihnya, Ustaz Muhtarom Syarif, memuji penampilan anak didiknya.
“Hafalannya lancar, suaranya merdu. Ini hasil latihan disiplin dan keikhlasan dalam beribadah,” ungkapnya.
Sementara itu, di cabang Hafiz 20 Juz, Muhammad Habibulhaq Al Hanafi berhasil memukau dewan hakim dengan hafalan kokoh dan pembacaan yang tenang.
Pelatihnya, Nurul Kamal, menyebut kemenangan ini buah kerja keras dan keikhlasan.
“Kami tidak hanya menyiapkan peserta untuk lomba, tapi juga membentuk pribadi Qur’ani,” katanya.
Di cabang Hadis, Nayya Melahine Salsabila menampilkan kemampuan luar biasa dalam menghafal dan menyebutkan hadis beserta sanadnya dengan tepat.
Pelatihnya, Ustaz Adynata, mengatakan Nayya dikenal disiplin dan penuh semangat.
“Ia hafal 100 hadis dengan sanad secara fasih dan teliti. Ini hasil ketekunan dan cinta terhadap ilmu,” ujarnya.
Ketiga juara kompak mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan mereka.
“Alhamdulillah, semua ini berkat doa orang tua, bimbingan pelatih, dan dukungan seluruh kafilah Riau,” ujar Aljuanda mewakili rekan-rekannya.
Mereka juga berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Riau untuk terus mencintai Alquran dan Hadis.
“Kami belajar bahwa membaca dan menghafal Alquran bukan sekadar kompetisi, tapi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah,” tutup Habibulhaq, diamini oleh Nayya.