www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Wujud Kepedulian Sosial, Astra Daihatsu SM Amin Pekanbaru Gelar Donor Darah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


PAD Pasar Tradisional Stagnan Rp250 Juta, HPPI Dorong Keamanan dan Kenyamanan
Rabu, 17 September 2025 - 10:48:55 WIB
Silahturahmi HPPI ke Disperindag Inhil, dorong keamanan dan kenyamanan pasar tradisional (foto/Ayendra)
Silahturahmi HPPI ke Disperindag Inhil, dorong keamanan dan kenyamanan pasar tradisional (foto/Ayendra)

INHIL – Di tengah geliat aktivitas ekonomi masyarakat, potret pasar tradisional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih jauh dari harapan. Kondisi pasar yang semrawut, becek saat hujan, fasilitas minim, hingga rawan tindak kriminal membuat citra pasar tradisional semakin meredup.

Padahal, pasar tradisional adalah jantung ekonomi rakyat. Namun ironisnya, dari ratusan pasar yang tersebar di Inhil, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya berkisar Rp250 juta per tahun. Angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan potensi besar yang seharusnya bisa digali.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir (HPPI), Romi Irawan, menilai akar persoalan pasar bukan hanya soal pengelolaan retribusi, tetapi juga terkait keamanan dan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.

"Kami siap bekerja sama dengan semua elemen, termasuk Pemerintah Daerah. Hal ini juga jangan hanya bicara retribusi, tapi pedagang dan pembeli di pasar harus merasa aman dan nyaman. Belum lagi masalah kebersihan dan fasilitas umum yang jauh dari memadai," tegas Romi, Rabu (17/9/2025) pagi di Tembilahan.

Menurutnya, HPPI tidak hanya berperan sebagai organisasi pedagang semata, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi dan mediasi antara pedagang dan pemerintah daerah.

Aspirasi, keluhan, hingga usulan perbaikan pasar yang datang dari pedagang maupun pengunjung, selalu disampaikan HPPI kepada Pemda agar ada langkah nyata.

Romi menyebut, minimnya fasilitas pasar membuat banyak pedagang tidak fokus berjualan dan pembeli enggan datang. Akibatnya, aktivitas pasar sepi, PAD ikut melemah, dan perputaran ekonomi rakyat tidak maksimal.

"Harus ada keseriusan dalam penataan pasar dari semua kalangan. Dengan begitu, masyarakat merasa tenang datang ke pasar, pedagang juga lebih fokus berjualan tanpa rasa cemas," lanjutnya.

HPPI menekankan, jika pasar tradisional ingin bersaing dengan pusat perbelanjaan modern, maka aspek keamanan dan kenyamanan tidak bisa ditawar. Mulai dari kebersihan, tempat sampah, toilet, hingga sirkulasi udara dan tempat ibadah yang layak harus dipenuhi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Inhil, Nursal, tidak menampik rendahnya angka PAD dari sektor pasar. Ia menyebut, persoalan itu bukan hanya karena lemahnya pungutan, tetapi juga kondisi pasar yang banyak tidak aktif dan terbengkalai.

"Intinya, perbaikan pasar ini harus bertahap dan sesuai aturan," jelas Nursal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan masukan terkait kondisi pasar di Inhil.

"Kami dari pihak Dinas mengucapkan terima kasih karena semua saran, kritik, dan masukan yang sifatnya membangun serta dukungan dari semua pihak akan sangat berguna untuk kemajuan Inhil ke depannya," ucap Nursal.

Nursal optimistis, dengan langkah terukur, pasar tradisional bisa kembali menjadi pusat ekonomi rakyat yang sehat, aman dan nyaman, sekaligus mendongkrak PAD.

Pantauan Halloriau.com di lapangan menunjukkan, beberapa pasar yang dulunya ramai kini tampak lesu. Di Pasar Pagi Tembilahan, misalnya, genangan air, bau menyengat dan tumpukan sampah menjadi pemandangan sehari-hari. Sementara Pasar Sungai Salak, pasca kebakaran tidak ada pembangunan sehingga pedagang berjualan di lapak yang tidak teratur.

Dengan kondisi seperti ini, wajar jika PAD dari sektor pasar stagnan di angka Rp250 juta. Padahal, jika pasar ditata dengan serius  kontribusi terhadap PAD bisa berlipat ganda, mengingat wilayah Inhil sangat besar yaitu memiliki 20 kecamatan.

Diketahui, sebagaimana disampaikan Romi, pasar tradisional bukan sekadar tempat jual beli, tetapi pusat interaksi sosial dan denyut nadi ekonomi masyarakat. Jika aman dan nyaman, pedagang senang, pembeli ramai dan PAD otomatis meningkat.

Penulis: Ayendra
Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Wujud Kepedulian Sosial, Astra Daihatsu SM Amin Pekanbaru Gelar Donor Darah
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Dua Hotspot Terpantau di Riau Sabtu Sore, Ini Sebaran Lengkap di Sumatera
IKTS dan P3KPI Pekanbaru siap sukseskan PP Nomor 20 tahun 2026 (foto/ist)IKTS dan P3KPI Pekanbaru Siap Dukung Sosialisasi PP 20 Tahun 2026 bagi UMKM
KLH/BPLH dorong kolaborasi tata kelola air dan berbagi air untuk perkuat pencegahan Karhutla di lahan gambut Riau (foto/ist)KLH/BPLH Apresiasi Praktik Pengelolaan Gambut dan Water Sharing di Riau sebagai Model Pencegahan Karhutla Berkelanjutan
Pemprov Riau menggandeng BPH Migas, distribusi BBM subsidi kini diawasi lebih ketat (foto/int)Cegah Kebocoran BBM Subsidi, Pemprov Riau Resmi Jalin Sinergi Strategis dengan BPH Migas
  PHR optimalkan sumur tua dengan teknologi CEOR.(foto: andi/halloriau.com)PHR Optimalkan Sumur Tua dengan Teknologi CEOR, WK Rokan Tetap Penyumbang Terbesar Nasional
Kegiatan parenting talk show dalam event Honda PCX 160 Bikers Playland di Capella Honda 88 Pekanbaru.(foto: barkah/halloriau.com)Honda PCX 160 Bikers Playland Pekanbaru Angkat Isu Fatherless, Pesan Penting untuk Para Ayah
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (foto/merdeka)Menko Polkam: Kapolda hingga Pangdam Pertaruhkan Jabatan Jika Gagal Kendalikan Karhutla
Senam pagi warnai Sabtu sehat di Lapas Bagansiapiapi, Rohil (foto/Afrizal)Bangun Semangat Baru Pasca Pemindahan, Lapas Bagansiapiapi Gelar Senam Bersama Warga Binaan
Ilustrasi BMKG mendeteksi puluhan titik panas di Sumatera (foto/int)BMKG Deteksi 37 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang Tiga Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved