Home / Pelalawan | ||||||
Banjir Landa Pangkalan Kerinci, BPBD: Level Sungai Kampar Naik 32 Cm Kamis, 27/02/2025 | 11:59 | ||||||
![]() | ||||||
Genangan air muncul di Jalan Sultan Syarif Hasim Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan akibat hujan lebat. (Foto: Tribun Pekanbaru) PELALAWAN – Hujan deras yang mengguyur Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, sejak Rabu (26/2/2025) malam hingga Kamis (27/2/2025) pagi, kembali menyebabkan banjir di berbagai titik. Sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Lintas Timur (Jalintim), Jalan Akasia, Jalan Lingkar, Jalan BTN Lama, Jalan Pemda, dan Jalan Sultan Syarif Hasim, tergenang air. Bahkan, kawasan perkantoran Bhakti Praja milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan turut terdampak. Tak hanya jalanan, air juga merendam kompleks perumahan dan permukiman warga, menyebabkan genangan hingga masuk ke dalam rumah. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan, banjir di kawasan perkotaan umumnya terjadi akibat drainase yang tidak berfungsi optimal. "Banjir di daerah perkotaan memang sifatnya hanya sementara, akibat drainase yang tidak berfungsi. Banyak laporan dari warga yang terdampak," ujar Zulfan dilansir dari Tribun Pekanbaru, Kamis (27/2/2025). Guna mengatasi banjir, Pemkab Pelalawan melalui Satgas Penanggulangan Banjir melakukan pembersihan drainase yang tersumbat. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan alat berat dan petugas di sejumlah titik kritis, seperti Jalan BTN Lama, Jalan Pemda, dan Jalan Akasia. "Hari ini pembersihan di Jalan Akasia. Itu hasil dari pantauan Pak Wabup kemarin. Solusinya mengeruk dan membersihkan drainase," tambah Zulfan. Selain hujan deras yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir, kondisi diperburuk oleh kenaikan debit air Sungai Kampar. Berdasarkan pemantauan di jembatan penyeberangan ponton Langgam, level air meningkat hingga 32 cm dalam waktu singkat. Pada Minggu (23/2/2025), level air Sungai Kampar tercatat 133 cm di atas batas normal. Setelah hujan deras melanda sejak Senin (24/2/2025), level naik menjadi 144 cm pada Selasa (25/2/2025) dan terus bertambah hingga 154 cm pada Rabu (26/2/2025). Debit air saat ini mencapai 186 cm. Dalam tiga hari terakhir, level Sungai Kampar naik lebih dari setengah meter," ungkap Zulfan. Meski demikian, hingga kini belum ada informasi mengenai pembukaan pintu air Waduk PLTA Koto Panjang yang bisa memperparah kondisi. |
||||||
![]() ![]() |

HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | BRKS | OTOMOTIF| HUKRIM | OLAHRAGA | HALLO INDONESIA | INTERNASIONAL | REDAKSI | FULL SITE |
Copyright © 2010-2025. All Rights Reserved |