Otomotif
BREAKING NEWS :
BC Dumai Musnahkan Barang Tegahan Senilai Rp 2,5 Miliar
 
Dorong Pasar Kendaraan Elektrifikasi, Toyota Pasarkan C-HR Hybrid Electrified Vehicle
Selasa, 23/04/2019 - 07:28:56 WIB
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Yoshihiro Nakata (kedua kanan) dan Wakil Presiden Direktur TAM  Henry Tanoto (kedua kiri) didampingi Direktur TAM Anton Jimmi Suwandy (kiri) dan Kazunori Minamide (kedua kanan), pada peluncuran Toyota C-HR Hybrid, di Jakarta, Senin (22/4).
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Yoshihiro Nakata (kedua kanan) dan Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto (kedua kiri) didampingi Direktur TAM Anton Jimmi Suwandy (kiri) dan Kazunori Minamide (kedua kanan), pada peluncuran Toyota C-HR Hybrid, di Jakarta, Senin (22/4).
TERKAIT:

JAKARTA - PT Toyota-Astra Motor (TAM), Senin (22/4/2019) resmi meluncurkan Toyota C-HR Hybrid, sebagai kendaraan Toyota Sport Utility Vehicle (SUV) elektrifikasi pertama yang dipasarkan nasional. 

Kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi untuk mendukung kebijakan pemerintah mengembangkan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia melalui program low carbon emission vehicle (LCEV).

“Kami berharap, selain melengkapi line up Toyota, kehadiran varian SUV Toyota C-HR ini berdampak positif terhadap pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan pemerintah,” kata President Director PT. Toyota-Astra Motor, Yoshihiro Nakata.

Toyota C-HR Hybrid adalah kendaraan yang menggunakan teknologi Toyota Hybrid dengan dua motor penggerak yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan motor listrik. Kehadiran kendaraan ini memberikan pilihan baru kepada pengemar kendaraan SUV berbasis crossover yang juga memilikiconcern terhadap lingkungan.

C-HR Hybrid menggunakan engine 2ZR-FXE dengan power 100 ps yang dikombinasi motor listrik dengan power 36 ps. Sebagai kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan, konsumsi bahan bakar C-HR Hybrid lebih efisien 62% dibandingkan varian konvensional sehingga emisinya CO2-nya juga lebih rendah sekitar 60%.

Memenuhi masukan konsumen, Toyota juga telah melakukan sejumlah improvement agar C-HR Hybrid dan C-HR konvensional tampil lebih stylish; yakni ubahan pada desain velg, lampu utama dan rear combi lamp.

“Selain melakukan sejumlah improvement agar C-HR tampil lebih stylish, kami juga memperkenalkan warna baru yaitu Radiant Green,” kata Marketing Director PT. Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy.

Kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mendapat sambutan positif dari pelanggan. Berdasarkan pengalaman memasarkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sejak 2009, dari tahun ke tahun terlihat bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan berteknologi hybrid ini terus meningkat.

TAM pertama kali memasarkan kendaraan ramah lingkungan hybrid technology dengan mendatangkan Toyota Prius yang kemudian diikuti oleh Camry Hybrid, Alphard Hybriddan terakhir hari ini C-HR Hybrid.  Meskipun pangsa pasarnya masih relatif kecil dibandingkan kendaraan konvensional, pertumbuhan pasar kendaraan hybrid cukup signifikan. Ini antara lain dari penjualan Camry Hybrid yang terus meningkat.

“Porsi penjualan Camry Hybrid dalam beberapa tahun belakangan ini terus meningkat, dari semula di tahun 2018 hanya sekitar 7% dari total penjualan menjadi 12% dari total penjualan sedan medium ini. Peningkatan ini menunjukkan minat konsumen terhadap mobil ramah lingkungan ini semakin berkembang,” kata Anton Jimmi Suwandy.

Program LCEV yang tengah disiapkan pemerintah diharapkan mampu mendorong pengembangan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan elektrifikasi di Indonesia, baik yang berbasis teknologihybrid electric vehicle (HEV), plug-in electric vehicle (PHEV) battery electric vehicle (BEV)maupun fuel cell electric vehicle (FCEV).

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah menggodok berbagai aturan untuk mengimplementasikan program LCEV. Diantaranya pemerintah akan memberlakukan pajak carbon (carbon tax) melalui mekanisme insentif dan dis-insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) berdasarkan emisi CO2 kendaraan. Semakin rendah emisi CO2, tariff PPNBM yang dikenakan juga semakin rendah.

Pengalaman Toyota selama 10 tahun memasarkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia memberikan gambaran bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan sangat tinggi. Sebagian besar dari pelanggan Toyota yang membeli kendaraan hybrid lebih didorong oleh keinginan untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan.

Toyota juga dikenal sebagai automaker pertama yang berhasil memasarkan kendaraan hybrid di pasar global melalui peluncuran Toyota Prius pada 1997 yang kemudian menjadikan kendaraan ini sebagai icon kendaraan ramah lingkungan di pentas dunia.

Keberhasilan  mengembangkan teknologi hybrid ini juga telah membawa Toyota sebagai produsen terbesar kendaraan ramah lingkungan di dunia dengan penjualan telah menembus angka 13 juta unit di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Toyota juga dikenal mempunyai  line-up kendaraan hybrid terbanyak, dimana hampir semua line-up Toyota mempunyai varian hybrid. (rilis)





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • BC Dumai Musnahkan Barang Tegahan Senilai Rp 2,5 Miliar
  • Rustam Effendi: Kalau Rp 17 Miliar Sama dengan 10 Tahun Lalu
  • Melintas Pakai Kendaraan Plat Merah, Kades di Inhu Malah Diciduk Polisi
  • Bupati Mursini Kukuhkan Pengurus Genpi Kuansing
  • Bupati Mursini Buka Pacu Jalur Rayon II Pangean, Diikuti 76 Jalur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     

    Suzuki.
    Emisi Gas Buang Suzuki
    Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
     
     

    <br>
    15 Tips & Trik Perawatan Mobil Honda yang Bisa Dilakukan di Rumah
    Tips Memanaskan Mobil
     
     
     
    MobiL
    Komunitas Toyota Riau Hadiri GIIAS 2019
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved