Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

14:26 - Cegah Bahaya LGBT, Wabup A...
18:19 - Pelamar CPNS Siak Capai 5....
11:47 - Tingkatkan Mutu Pendidikan...
17:19 - BAZNAS Siak Terima Donasi ...
14:43 - 213 Orang Mustahik Lubuk D...
14:24 - Grup Medsos LGBT di Facebo...
21:48 - Kreativitas Festival Siak ...
11:08 - Investasi di KITB, Perusah...
15:37 - Siak Resmi Meluncurkan AK...
13:05 - Kabupaten Siak Terima Sert...
19:20 - Menari di Atas Feri, Tari ...
19:07 - Pawai Budaya HUT ke-19 Sia...
14:51 - Sembilan UKM Siak Terima P...
11:14 - Pentingnya Pemeliharaan La...
15:16 - Siak Miliki 62 Perusahaan ...
15:12 - Kabupaten Siak Jadi Tuan R...
06:07 - Masyarakat Siak Tumpah Rua...
15:47 - Malam Ini, Pemkab Siak Gel...
13:46 - Satu Hektar Lahan Sawit di...
12:25 - APBD-P Kabupaten Siak 2018...
 
Peternak Madu Kelulut di Siak Belajar ke Malaysia
Rabu, 22/11/2017 - 16:26:34 WIB
 Suasana penjelasan di dalam kelas tentang beternak kelulut di Selangor, Malaysia. Study ini didukung PT RAPP untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Suasana penjelasan di dalam kelas tentang beternak kelulut di Selangor, Malaysia. Study ini didukung PT RAPP untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
TERKAIT:

SIAK - Minimnya pengetahuan beternak madu Kelulut, tak membuat warga Kampung Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak ini menyerah. Juanda memanfaatkan teknologi saat ini, mencari tahu bagaimana beternak madu kelulut.

Pencarian tersebut membawanya mengenal seorang warga negara Malaysia di jejaring facebook.

Juanda menuturkan orang tersebut sangat paham bagaimana cara menangani ternak madu kelulut. Ternyata, dari pembicaraan tersebut ia langsung mencobanya dengan menyediakan media (tempat) bersarang kelulut tersebut sebanyak 200 topeng.

"Saya langsung mencoba, namun tidak sedikit kegagalan yang saya rasakan. Banyak yang kosong. Saya tidak menyerah sampai di situ saja,saya terus mencobanya," jelas Juanda.

Untuk meningkatkan kemampuannya tersebut, Juanda bersama dua peternak madu kelulut, Chandra dan Yulia melakukan studi banding Selangor, Malaysia. Kegiatan ini pun didukung oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).


Peninjauan lapangan dalan kegiatan study banding terbak kelulut ke Malaysia baru-baru ini.

"Alhamdulillah, RAPP mendukung kami. Selain pemerintah, perusahaan berperan penting dalam mengembangkan ternak kelulut kami. Di Selangor, kami melakukan training pelatihan kelulut selama 5 hari. Ini akan kami terapkan di kampung nanti," ujar Juanda.

Staff Community Development (CD) RAPP Mahmud Hasyim didampingi Stakeholder Relation (SHR) Siak, R Zulkarnain mengatakan dukungan ini merupakan kepedulian dari perusahaan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Madu dari para peternak ini sudah dihargai Rp 500 ribu per liter. Mereka pun pernah menjual 20 kilogram ke konsumen. Adanya study banding ini diharapkan bisa memperkaya ilmu dan mereka bisa menularkan ke yang lain," tuturnya.

Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Malindo Air Kampanye Promo “Bersiaplah untuk 2019”
  • Ribuan Pesepeda Padati Area CFD Pekanbaru
  • Rohil Bakal Rekrut Ulang Tenaga Honorer Sesuai Kebutuhan, Gaji Bakal Lebih Besar
  • Kerjasama dengan Pemko, Bawaslu Pekanbaru Sosialisasikan DPT HP1
  • Bakso Babi Broo, Bakso Prasmanan dengan Penyajian Unik
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved