Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

11:15 - PMD Kahmi Siak Gelar Musda...
13:29 - Pelayanan Satu Pintu Siak ...
12:38 - Siak Terima Penghargaan Ko...
14:00 - Warga Temukan Bunga Bangka...
15:39 - Pemkab Siak Evaluasi Perce...
15:03 - Tepati Janji, Syamsuar Ser...
13:29 - 24 Wirausaha Pemula Siak T...
16:43 - Syamsuar-Edy Menang Telak ...
10:40 - Data BPS Tahun 2015-2016 T...
07:14 - H+3 Lebaran, Pengunjung Is...
12:48 - Kabupaten Siak Masuk Lima ...
10:30 - Lebaran Tahun Ini Tarif Ma...
15:46 - Disdagprin Siak Temukan Ca...
13:11 - Pemkab Siak Gelar Paket Se...
12:44 - Gemar Siak Berzakat Target...
16:47 - Pasca Teror Bom, Masyaraka...
19:50 - Tim IKKON Lakukan Survey T...
15:51 - Siak Peroleh Opini WTP unt...
11:55 - Tim PORA Siak Sidak TKA di...
14:39 - 25 Tahun Menderita Tumor P...
 
Peternak Madu Kelulut di Siak Belajar ke Malaysia
Rabu, 22/11/2017 - 16:26:34 WIB
 Suasana penjelasan di dalam kelas tentang beternak kelulut di Selangor, Malaysia. Study ini didukung PT RAPP untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Suasana penjelasan di dalam kelas tentang beternak kelulut di Selangor, Malaysia. Study ini didukung PT RAPP untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
TERKAIT:

SIAK - Minimnya pengetahuan beternak madu Kelulut, tak membuat warga Kampung Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak ini menyerah. Juanda memanfaatkan teknologi saat ini, mencari tahu bagaimana beternak madu kelulut.

Pencarian tersebut membawanya mengenal seorang warga negara Malaysia di jejaring facebook.

Juanda menuturkan orang tersebut sangat paham bagaimana cara menangani ternak madu kelulut. Ternyata, dari pembicaraan tersebut ia langsung mencobanya dengan menyediakan media (tempat) bersarang kelulut tersebut sebanyak 200 topeng.

"Saya langsung mencoba, namun tidak sedikit kegagalan yang saya rasakan. Banyak yang kosong. Saya tidak menyerah sampai di situ saja,saya terus mencobanya," jelas Juanda.

Untuk meningkatkan kemampuannya tersebut, Juanda bersama dua peternak madu kelulut, Chandra dan Yulia melakukan studi banding Selangor, Malaysia. Kegiatan ini pun didukung oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).


Peninjauan lapangan dalan kegiatan study banding terbak kelulut ke Malaysia baru-baru ini.

"Alhamdulillah, RAPP mendukung kami. Selain pemerintah, perusahaan berperan penting dalam mengembangkan ternak kelulut kami. Di Selangor, kami melakukan training pelatihan kelulut selama 5 hari. Ini akan kami terapkan di kampung nanti," ujar Juanda.

Staff Community Development (CD) RAPP Mahmud Hasyim didampingi Stakeholder Relation (SHR) Siak, R Zulkarnain mengatakan dukungan ini merupakan kepedulian dari perusahaan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Madu dari para peternak ini sudah dihargai Rp 500 ribu per liter. Mereka pun pernah menjual 20 kilogram ke konsumen. Adanya study banding ini diharapkan bisa memperkaya ilmu dan mereka bisa menularkan ke yang lain," tuturnya.

Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hingga Malam Ini, Iven Road to Toyota Expo Bukukan 169 SPK
  • Prodi Perminyakan UIR Peroleh Donasi Software Computer dari Canada
  • Peresmian Gedung TK Harapan Bangsa Diiringi Halal Bihalal SKK Migas-PT SPR Langgak dengan Masyarakat & Stakeholder
  • Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Warga Kelapapati
  • Timbulkan Banyak Persoalan, BLJ Sebaiknya Dibubarkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved