Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

14:09 - Bank Riau Kepri Dipercaya ...
12:24 - Hari Ini, PLN Siak Padamka...
10:18 - Polres Siak Kerahkan 121 P...
11:06 - Jumlah Zakat Siak Capai Rp...
11:19 - Empat Kampung di Kecamatan...
16:47 - Tinjau Aliran Sungai Peraw...
10:30 - Kabar Gembira!! PT Pelindo...
16:40 - Kabupaten Siak Jadi Daerah...
16:00 - Siak Kembali Raih WTP, unt...
11:22 - Miris...33 Tahun Warga Kam...
16:52 - Partisipasi Masyarakat Sia...
10:20 - Bupati Syamsur Tegaskan Da...
13:13 - Disdagprin Siak Jual Paket...
10:29 - Semua Dinas di Kabupaten S...
07:50 - Polres Siak Gelar Rapat E...
15:48 - Polres Siak Musnahkan 600 ...
16:04 - Wabup Alfedri Himbau Masya...
14:02 - Tahun 2019, Alfedri Target...
09:16 - Polres Siak Serahkan Bantu...
04:55 - Wabup Alfedri Puji Pemcam ...
 
Persiapan MTQ XVII Kabupaten Siak Tahun 2017 Dibahas Perdana dalam Rapat
Jumat, 27/01/2017 - 20:29:40 WIB

SIAK-Asisten I Setda Kabupaten Siak Fauzi Asni selaku Ketua Harian Lembaga Pengembagan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Siak pimpin rapat persiapan MTQ ke XVII Kabupaten Siak tahun 2017 di Balai Zamrud komplek Abdi Praja Kediaman Bupati Siak, Jumat (27/1/2017). 

Hadir dalam rapat tersebut Perwakilan Kakan Kemenag, Pengurus LPTQ kecamatan, Pengurus LPTQ Kabupaten, Camat se Kabupaten Siak dan Pimpinan Pondok Pesantren.

Dalam arahannya, Fauzi Asni menyampaikan bahwa Pelaksanaan MTQ Kabupaten Siak ke XVII akan dilaksanakan di Kecamatan Siak. Oleh karena itu pada rapat berikutnya Fauzi meminta kepada Camat Siak agar nantinya mengekspos lokasi acara, lokasi pemondokan kafilah, Dewan Hakim, pembangunan Astaka, dan sarana prasarana yang berkaitan dengan pelaksanaan MTQ tersebut.

Kemudian Pedoman mengenai pelaksanaan MTQ ini nanti tentang perubahan ketentuan umur dan adanya penambahan golongan pada cabang perlombaan.

"Terkait dengan penambahan golongan, nanti akan disikapi karena DPA kita terbatas dan tak sebanyak ini, hal ini nanti kita sikapi dengan bijak," sebutnya. Selanjutnya ia menerangkan terkait penjadwalan pelaksanan MTQ tingkat kampung, kecamatan, serta kabupaten. 

"Bahwa untuk pelaksanan MTQ tingkat kampung rencananya rentang pada bulan Februari sampai akhir April nanti. Artinya MTQ kampung diperkirakan bulan April itu sudah selesai, kemudian untuk dikecamatan pelaksanaannya pada bulan April hingga Juni dan untuk tingkat kabupaten tanggal 27 bulan Juli hingga tanggal 3 bulan Agustus mendatang," ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Umum LPTQ Wandi Utama menuturkan bahwa dalam rentang waktu pada bulan Desember atau awal Januari LPTQ Kabupaten telah mensiasati bahwa terjadi perubahan-perubahan aturan pelaksanan MTQ.

"Nah, ini sudah langsung kami sikapi dan beberapa kali LPTQ sudah mengadakan rapat, sehingga pada hari ini kita laksanakan rapat MTQ ini. Ada beberapa poin penting dari perubahan aturan itu sesuai dengan hasil keputusan MUNAS LPTQ Nasional Tahun 2016 di Jakarta, jadi pedoman yang ada sekarang pada kita itu merupakan penyesuaian dengan hasil MUNAS yang insya Allah langsung diputuskan bahwa pedoman yang ada sekarang sudah harus dilaksanakan pada STQ Nasional di Kalimantan Utara Tahun 2017 dan MTQ Nasional di Medan Sumatera Utara Tahun 2018," sebutnya.

Oleh sebab itu beberapa kabupaten seperti Bengkalis dan Meranti, sudah mulai mengaplikasikan aturan ini didalam pelaksanaan MTQ nya nanti. "Nah, kita tentu tidak ingin ketinggalan sebab kita harus dapat bersaing dengan kabupaten lain pada MTQ di Provinsi nanti," tambahnya.

Lanjut disampaikannya, terkait dengan pendaftaran peserta MTQ dan penambangan golongan dalam cabang yang sudah ada sebelumnya.

"Yang paling utama kita sikapi yakni tentang Pendaftaran Peserta MTQ di tingkat Kabupaten, peserta ini harus didaftarkan berdasarkan aplikasi E-MTQ, Dasar pelaksanaan E-MTQ itu adalah Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor D.J III/394 Tahun 2016 Tentang Pedoman Aplikasi Elektronik MTQ, jadi ini bukan memandai-mandai kita karena memang sudah ada aturannya dan sudah harus kita aplikasikan. LPTQ Kabupaten sudah mensiasati ini dan Insyaalah dalam bulan februari sudah bisa digunakan," jelasnya.

Kedua, mengenai penambahan golongan pada cabang. Cabang tetap 7 tapi ada golongan yang ditambahkan, yakni mengenai batas umur. "Ketentuan penambahan golongan ini tentunya akan menjadi masalah nantinya karena memang belum terfikirkan oleh kita sebelumnya," tutupnya.

Pada kesempatan itu sejumlah LPTQ kecamatan mengajukan usulan, intinya pelaksanaan MTQ nanti bisa lebih baik lagi. Serta bisa meneruskan syiar Islam kembali di tengah masyarakat luas. Masalah kalah dan menang itu bersifat relatif. Sebab tujuannya adalah memasyarakatkan kembali pembacaan Al Quran dan menggugah rasa dan hati masyarakat untuk membiasakan dan membudayakan membaca Al Quran.

Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tradisi Baraan di Bengkalis Sarat dengan Nilai-nilai Islami
  • Lapas Bengkalis Temukan Sabu dan Pil Exstasi Saat Razia Sel
  • PLN Riau Pastikan Tak Ada Pemadaman Listrik Hingga H+7 Lebaran
  • Menteri Susi Imbau Masyarakat Ganti Menu Lebaran dari Daging menjadi Ikan
  • Rayakan Idul Fitri, Walikota Pekanbaru Open House selama Dua Hari
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved