Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

20:11 - Dorong Peningkatan Kapasit...
19:54 - Saka Bhakti Husada Kwartir...
18:30 - Siak Patenkan Beras Lokal ...
15:41 - DPRD Siak Harapkan Tak Ada...
13:24 - Bupati Alfedri Diundang Ha...
11:56 - Sempena Haul ke-880 di Ker...
17:29 - Mantap, Dinas Perpustakaan...
20:53 - Tahun Depan Pemkab Siak Da...
17:52 - Satu-satunya di Riau, Bupa...
11:11 - Sempurnakan RTRW Siak, Pem...
20:35 - Pemkab Siak Persiapkan Fes...
18:29 - Bupati Alfedri: LAMR Siak ...
17:56 - Bantu Tata Keuangan Kampun...
20:06 - LAZNas Chevron Resmikan Sa...
20:05 - Camat Minas Resmikan PKBM ...
15:39 - Terungkap Walau Banyak Upa...
12:17 - Jaga Kelestarian Lingkunga...
18:29 - Buka FGD Satu Data Kependu...
08:10 - Alfedri: Kerjasama Eksekut...
17:48 - Dibantu Biaya Operasi Jant...
 
Satu-satunya di Riau, Pemkab Siak Terima Anugerah Swasti Saba Kategori Wiwerda Tahun 2019
Selasa, 19/11/2019 - 15:19:49 WIB
Kabupaten Siak terpilih menjadi satu-satunya kabupaten penerima penghargaan Swasti Saba untuk Kategori Wiwerda di Provinsi Riau
Kabupaten Siak terpilih menjadi satu-satunya kabupaten penerima penghargaan Swasti Saba untuk Kategori Wiwerda di Provinsi Riau
TERKAIT:

SIAK - Dalam rangka penyelenggaraan Kabupaten dan Kota Sehat (KKS) di Indonesia Tahun 2019, Kementerian Dalam Negeri RI melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda), bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Masyarakat (Ditjen Kesmas) Kementerian Kesehatan RI melaksanakan penyerahan Anugerah Swasti Saba di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Kabupaten Siak terpilih menjadi satu-satunya kabupaten penerima penghargaan Swasti Saba untuk Kategori Wiwerda di Provinsi Riau, yang diserahkan di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jalan Merdeka Utara Jakarta Pusat.

Anugerah tersebut merupakan bentuk penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah, atas kebijakan pembangunan lintas sektoral di bidang kesehatan yang telah berhasil dilakukan sekurang-kurangnya di lima tatanan atau indikator penilaian.

Bupati Siak Alfedri hadir langsung menerima penghargaan Swasti Saba tersebut dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Turut hadir mendampingi Bupati Alfedri, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Thoni Chandra, Kepala RSUD Tengku Rafian Dr. Benny Chairuddin, Kabag Humas Protokol Wan Saiful Effendi, Wakil Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKS) Siak Wan Bukhari beserta anggota Abdul Rasyid Soeharto, Wihartin Kamal, Syamsiah, dan Muhamad Syarippudin, serta dan pengurus Tim Pembina Kabupaten Sehat Muhammad Thayyib.

Pemimpin Siak itu usai kegiatan mengatakan, anugerah yang  diterima tersebut merupakan penghargaan yang diterima untuk kedua kalinya oleh Pemerintah Kabupaten Siak. Untuk tahun ini, kategori penghargaan yang diterima naik peringkat satu tingkat.

"Tahun 2017 yang lalu kita menerima Swasti Saba untuk kategori Padapa karena dinilai memenuhi 3 unsur penilaian. Tahun ini Alhamdulillah dapat meningkat kategorinya menjadi Wiwerda karena memenuhi 5 unsur penilaian," kata dia.

Penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba ini sebutnya, merupakan salah satu bentuk refleksi dari upaya mewujudkan Indonesia sehat, yang dimulai dari keluarga, kampung, kecamatan hingga kabupaten sehat. Untuk itu atas raihan penghargaan yang diberikan dua tahunan tersebut, orang nomor satu Negeri Istana itu menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak terkait dan masyarakat.

"Terimakasih kepada seluruh stakeholder, masyarakat dan lintas OPD, selanjutnya mari kita lanjutkan bekerjasama meningkatkan kualitas kabupaten sehat menuju Swasti Saba Kategori Wistara dengan berbagai upaya pembenahan dan peningkatan untuk memenuhi setidaknya tujuh unsur penilaian," sebut Alfedri.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Tony Chandra menjelaskan lima indikator penilaian yang harus dipenuhi dengan melibatkan lintas sektoral, untuk mendapatkan penghargaan Swasti Saba kategori Wiwerda.

"Anugerah Swasti Saba Wiwerda ini diberikan karena Kabupaten Siak dinilai minimal memenuhi lima indikator penilaian dari tujuh tatanan Kabupaten Kota Sehat, diantaranya kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi," jelas Tony Chandra.

Selain itu kata dia, juga termasuk penilaian indikator kawasan pertambangan sehat, kawasan hutan sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, dan kehidupan sosial yang sehat.

Penulis : Diana Sari
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kejari Tahap II Perkara Korupsi Dana Hibah Penelitian UIR
  • Terbakar Cemburu, Suami di Inhil Kalap Aniaya Istri yang Hamil 5 Bulan Hingga Tewas
  • Walikota Dumai Terima Penghargaan Program Sehari Belajar di Luar Kelas dari Menteri PPPA
  • Dorong Peningkatan Kapasitas UMKM, Pemkab Siak Dukung Program DBS DJP Wilayah Riau
  • 12 Pemuda Pesta Narkoba, Ketua LPAI Pekanbaru Ungkap Keprihatinan Nasib Bangsa
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved