Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
 
+ INDEX BERITA

10:34 - Pemkab Siak Gagas Forum Ek...
18:17 - Polres Siak Ringkus Pelaku...
17:34 - Tak Hanya Gertak 'Sambal',...
09:34 - Alfedri Ajak Teruskan Perj...
18:59 - Mahasiswa Kukerta UR Ikut ...
10:33 - Demi Masyarakat, Ini Terny...
18:26 - Bupati Alfedri Inspektur U...
21:24 - Bupati Alfedri Ingin Bumka...
11:51 - Pemadaman di Desa Rawang A...
10:35 - Tunggu Rekom Teknis, BKPRD...
18:06 - Melihat Perjuangan Satgas ...
20:47 - Bupati Siak: Apel Siaga Pe...
19:41 - PT KTU Turunkan Tim Bantu ...
13:48 - Bupati Alfedri: Hari Ini K...
19:01 - Bursa Inovasi Desa Jadi Ko...
18:36 - BPJS Beri Bantuan Pembangu...
16:47 - Alfedri Tegaskan Jangan Ad...
16:05 - Mahasiswa Unri Tanam 1.000...
05:52 - Karhutla di Siak Sulit Dip...
18:32 - Kebakaran di Siak Makin Pa...
 
PT KTU Turunkan Tim Bantu Atasi Karhutla
Selasa, 13/08/2019 - 19:41:52 WIB
Tim tanggap darurat kebakaran lahan PT KTU berjibaku padamkan api.
Tim tanggap darurat kebakaran lahan PT KTU berjibaku padamkan api.
TERKAIT:
 
  • PT KTU Turunkan Tim Bantu Atasi Karhutla
  •  

    SIAK - Sudah dua minggu lebih kebakaran lahan terjadi Desa Sri Gemilang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau. Di beberapa titik asap masih mengepul. Tim pemadam kebakaran masih berjibaku di lapangan, termasuk tim tanggap darurat kebakaran lahan dari PT Kimia Tirta Utama (KTU), perusahaan perkebunan kelapa sawit anak usaha Grup Astra Agro Lestari yang berlokasi di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

    "Yang menjadi kendala, angin bertiup kencang," kata Halason Sihite, anggota tim tanggap darurat kebakaran lahan PT KTU. Di lokasi, ia bahu membahu bersama personil kepolisian dan TNI (Tentara Nasional Indonesia). Kebakaran sudah mulai tertangani.

    Dengan dasar kemanusiaan, kata pekerja bagian rawat PT KTU yang ditugaskan juga untuk mencegah dan mengatasi kebakaran ini, ia mengaku terjun di lapangan sejak hari pertama terjadi kebakaran lahan.

    Tidak hanya angin, bentang kawasan yang luas membuat pemadaman makin menyusahkan. Penanganannya sangat menguras keringat. Yang jelas, kemarau panjang ini memang meningkatkan potensi api melahap lahan. Ia berharap semua pihak mencegah dan menjaga lingkungan masing-masing. 

    "Pakai dasar kemanusiaan saja," katanya seakan hendak mengingatkan banyak pihak untuk peduli pada lingkungan karena dampak buruk kebakaran sangat merugikan.

    PT KTU sendiri, tempat Halason bekerja, memiliki kepedulian yang sama. Tidak hanya membentuk satuan tugas internal perusahaan yang bertugas mencegah dan mengatasi kebakaran lahan, sejak 2016 perusahannya membentuk kelompok-kelompok di tingkat desa yang diberi nama Masyarakat Peduli Api.

    Ada empat MPA yaitu MPA desa Pangkalan Pisang, Buatan Satu, Teluk Rimba dan Kuala Gasib.

    Selain itu, perusahaan juga bekerja sama dengan Manggala Agni, menggelar pelatihan, patroli rutin dan bekerja sama dengan provider seluler menyebar pesan yang mengimbau agar masyarakat waspada, peduli dan ikut mencegah bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (rilis)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Kasus Gubernur Nurdin Basirun, KPK Minta Pejabat Kepri Tak Beri Keterangan Palsu
  • Liga Inggris, Salah Kantongi 2 Gol, Liverpool Menang Mudah atas Arsenal
  • Hasil Kejuaraan Dunia, Ahsan/Hendra Melenggang ke Final Usai Kalahkan Fajar/Rian
  • Makin Luas, Kapolres Pelalawan Terpaksa Menginap di Lokasi Karhutla
  • Dampingi Gubri saat Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Tembilahan, Bupati Wardan Minta Pedagang Bersabar
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved