Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
 
+ INDEX BERITA

19:25 - Bupati Siak Lantik 7 Pj Pe...
13:04 - Lepas JCH Siak Menuju Emba...
12:40 - MTQ Kabupaten Siak XIX Dit...
05:21 - Pembukaan MTQ ke-19 Kabupa...
18:21 - Bupati Alfedri Tepuk Tepun...
17:04 - 62 Dewan Hakim MTQ Siak Ta...
13:42 - Bupati Alfedri Minta Dukun...
16:01 - Berlangsung Semarak, Bupat...
20:07 - Resmikan Gedung Baru Ponpe...
12:32 - Apel Pagi, Bupati Siak Alf...
11:39 - Festival Gasing Internasio...
16:13 - Siak Raih Penghargaan Past...
14:23 - Tahniah Alfedri untuk Seti...
15:39 - Jadi Irup Upacara HUT ke-7...
17:05 - Penanaman 1.000 Bibit Mang...
16:14 - Peringatan Harganas 2019, ...
20:20 - Tepung Tawar dan Pelepasan...
17:32 - Bupati Siak Launching Prog...
21:10 - Alfedri Ingatkan Bapekam h...
14:33 - Tahun ini, Baznas Siak Khi...
 
Siak Kian Galakkan Potensi Pariwisata
Rabu, 17/04/2019 - 18:55:45 WIB

SIAK - Saat ini Kabupaten Siak menjadi salah satu tujuan pariwisata yang ada di Indonesia. Hal ini terbukti dengan semakin mantapnya Pemerintah Kabupaten Siak menggalakkan objek wisata. 

Kabupaten Siak kini memiliki banyak tempat wisata yang bernuansa budaya, alam, sejarah, religi dan kuliner yang tak kalah dengan wisata lokal yang ada di Indonesia.

Selain menampilkan wisata dengan alam yang berkonsep modern. Wisata Kabupaten Siak tetap kokoh dengan memegang image Kota Melayu yang Religius. Terdapat berbagai rumah ibadah di daerah ini, ada Masjid Peninggalan Sultan Siak tempat Anda beribadah saat datang ke Kota Siak yaitu Masjid Sahabuddin yang dicat kuning, ada klenteng juga di Siak, dan tentunya juga gereja.

Mau melihat kapal di belakang istana? Bisa, yaitu kapal milik Raja Siak tempo dulu digunakan Raja untuk patroli di pedalaman Sungai Siak yang bisa diakses rakyatnya.

Bupati Siak, Alfedri, Selasa (16/4/2019) mengatakan, bahwa setiap hari libur dan akhir pekan, Siak selalu banyak dikunjungi para wisatawan, baik lokal dan mancanegara. 

"Setiap akhir pekan, Istana Siak selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, setiap harinya kurang lebih 200 sampai 500 orang yang berkunjung ke Kabupaten Siak untuk berwisata," ujarnya.

Alfedri juga mengajak masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Siak untuk tetap menghabiskan waktu liburannya, cukup di Siak saja, karena Siak tidak kalah indah dan menawan dibanding kota besar yang ada di Indonesia.

"Mengapa mesti  jauh - jauh untuk menghabiskan waktu akhir pekan dan liburan.  Karena saat ini kabupaten Siak sudah menyediakan tempat tempat wisata yang bernuansa Alam, Sejarah, Religi maupun Kuliener yang tak kalah dengan wisata Bandung, Jogja ataupun kota besar lainnya," ajak Alfedri. 

Dijelaskannya, adapun tempat wisata yang dapat dinikmati di Kabupaten Siak yaitu: 

Istana Siak Sri Indrapura
Istana Siak ini didirikan pada abad ke-19. Di dalamnya terapat benda-benda koleksi peninggalan Sultan Kerajaan Siak yang merupakan Kerajaan Islam Melayu terbesar pada masanya. Berlokasi dijalan Sultan Syarif Kasim Kp. Dalam Kota Siak.

Taman Air Mancur Menari Zapin
Taman air mancur ini memiliki kolam yang cukup besar. Dan terdapat belasan pipa tempat pancuran air berdiri memenuhi kolam. Air terlihat seakan menari dengan mengikuti irama lagu Zapin Berjoget maupun irama Mozart yang diputar dan terdengar.  Dapat dinikmati pada malam hari. Berlokasi di depan Istana Siak, tepatnya persis di tepi Sungai Siak

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah

Jembatan yang termegah dan terbesar,  yang ada di Riau dengan menghubungkan 2 kecamatan antara Kecamatan Siak dan Mempura, di atas Sungai Siak yang membentang luas sekitar 1,2 kilometer. Di atas jembatan berdiri dua buah tiang menara masing- masing tingginya sekitar 80 meter yang dilengkapi dengan dua buah lift untuk menuju puncak menara. Karena di atasnya puncak ada dibangun kafe, yang nantinya dapat menikmati keindahan Kota Siak dari atas. 

Danau Zamrud
Danau ini dikenal memiliki pemandangan yang sangat indah. Bahkan objek wisata konservasi alam Kabupaten Siak ini kerap disebut sebagai salah satu keajaiban dunia karena Danau Zamrud merupakan sebuah danau rawa yang mempunyai keunikan tersendiri dengan memiliki ekosistem yang sangat unik. Dengan memiliki dua danau lainnya yang bernama Danau Pulau Besar dan Danau Bawah. Dengan pemandangan ekosistem masih asri seperti Pulau Amazon di Film Anakonda. 

Tangsi Belanda
Bangunan ini merupakan saksi bisu peninggalan kolonial Belanda. Konon informasi yang Direktori Wisata terima, hingga sekarang bangunan ini belum diketahui siapa yang pembangunannya. Sedangkan untuk arsitektur bangunan Tangsi Belanda sendiri terlihat memiliki gaya dengan nuansa Eropa. Di bagian dalam bangunan tersebut konon terdapat ruang-ruang kecil sebagai tempat penyimpanan senjata, ruang penjara, ruang logistik serta ruang kantor.

Taman Mangrove
Saat ini ada beberapa taman mangrove yang sudah dibuat oleh masyarakat dengan swadaya masyarakat. Ada Kecamatan Sungai Apit dan Bungaraya. (Infotorial)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Terima SK DPW LSM Amarah Riau, Miswan Diminta Putuskan Mata Rantai Koruptor di Riau
  • Bappebti Hentikan Seminar PBK Illegal "Bincang Bisnis OctaFX Explorer" di Yogyakarta
  • Mau Kuota 60 GB dan Gratis Telepon Semua Operator, Ini Pilihan Paket New Freedom Indosat Ooredoo
  • Polsek Bangko Amankan Pelaku Sabu di Kebun Sawit
  • Tekan Angka Stunting, Koramil 05/Kampar Kiri Hadiri Rapat Lintas Sektoral
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved