Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

21:59 - Antisipasi Kamtibmas, Pols...
21:26 - Klaim Bekas Perladangan, W...
16:41 - RPH Pasir Pangaraian Sudah...
16:03 - Penghapusan Denda Pajak, W...
17:46 - Review Data Penyusunan FIS...
15:06 - Disnakbun Rohul Kembali Ba...
19:59 - Siapkan 475 Unit Rumah Lay...
19:44 - Pengalaman di Birokrasi, P...
18:00 - Tanggulangi Stunting, DKPP...
19:13 - Bupati Rohul Lantik 5 Angg...
12:33 - SK Pengangkatan 275 CPNS P...
12:27 - 249 CPNS Pemkab Rohul Golo...
10:33 - Wagubri Mengaku Bangga den...
09:37 - Dalam Perawatan RSUD Rohul...
17:58 - Empat Qori Asal Rohul Raih...
17:22 - Pertemuan Rutin, Kadivpas ...
15:35 - Saat Hadiri Pengajian Akba...
18:06 - Kini Warga Bisa Lakukan Se...
15:39 - Hadiri Hari Jadi ke-21 Des...
18:07 - Bupati Tutup Event JRR ke-...
15:44 - Dandim 0313/KPR Pimpin Ser...
16:35 - AKBP Dasmin Ginting Resmi ...
15:43 - JRR Kelas Enduro Dilepas S...
14:58 - ‎Bupati Sukiman dan Fork...
16:57 - Bupati Sukiman Buka Open T...
15:49 - Ucapkan HUT ke-74 TNI, Pol...
19:11 - Pelantikan Tiga Pimpinan D...
16:45 - Bupati Sukiman Buka Manasi...
07:03 - PHE Syukuran Tajak Sumur E...
21:15 - Sambut HUT Rohul, Bapati I...
17:43 - Jadwal Penandatanganan NPH...
16:50 - Rapat Forum TJSP, Bupati S...
16:17 - Bupati dan Ketua PMI Rohul...
06:09 - Bupati Sukiman Serahkan SK...
16:54 - Tunggakan ke RSUD Rohul Be...
16:11 - Bupati Sukiman Serahkan SK...
20:47 - Tradisi Manugal Padi Gogo ...
12:43 - Desa Seroja Rohul Fokus Pe...
11:10 - Lapas Pasir Pangaraian Bah...
18:06 - Bupati Sukiman Lantik Peng...
15:53 - Paska Hujan Deras Guyur Ro...
15:07 - Bupati Rohul Buka Open Tur...
18:29 - Masuk Purna Bhakti, Kepala...
14:33 - Balai Bahasa Riau Taja Pen...
18:33 - Dihadiri Bupati Sukiman, P...
16:55 - Pagi Ribuan Masyarakat Sal...
17:27 - Sekda Ingin Muncokou Ikan ...
15:09 - Dampak Asap Karlahut Semak...
14:46 - Bacabup Rohul Kembalikan F...
12:31 - KPU Rohul Raih Tiga Pengha...
10:08 - Daman Huri Terpilih Aklama...
20:55 - Sebut Asap di Rohul Akibat...
19:57 - Peringati 24 Tahun Kecamat...
18:08 - Erizal Ambil Formulir Penj...
16:49 - Viral di Medsos, Sekda Roh...
16:16 - Sampaikan 4 Tuntutan Terka...
17:24 - Maju Sebagai Cabup, Hamuli...
16:20 - Bupati Sukiman Resmikan Pa...
15:06 - Ratusan Jemaah dan Ormas d...
21:04 - Bupati Sukiman Bangga Wisa...
 
Jamin Daging Sehat dan Akan Aktifkan RPH, Disnakbun Rohul Segera Tertibkan TPH Ilegal
Minggu, 08/09/2019 - 09:41:36 WIB
Sosialisasi rencana penertiban TPH ilegal oleh Disnakbun Rohul, melibatkan tim gabungan yang dimulai di Kecamatan Rambah agar kembali mengaktifkan RPH yang sudah lama tidak dimanfaatkan.
Sosialisasi rencana penertiban TPH ilegal oleh Disnakbun Rohul, melibatkan tim gabungan yang dimulai di Kecamatan Rambah agar kembali mengaktifkan RPH yang sudah lama tidak dimanfaatkan.
TERKAIT:
 
  • Jelang Idul Adha, Stok Daging Sapi Cukup
  • Rohil Swasembada Daging
  • Distanak Rohil Bangun RPH Tahun Ini
  •  

    PASIR PANGARAIAN - Dinas Peternakan dan Perkebunanan (Disnakbun) Rokan Hulu (Rohul) bersama tim gabungan, akan menertibkan seluruh Tempat Pemotongan Hewan (TPH)‎ ilegal yang tersebar di 16 kecamatan se Kabupaten Rohul. Hal ini sebagai upaya mejamin daging sehat serta aktifnya kembali Rumah Potong Hewan (RPH). 

    ‎Diakui Kepala Disnakbun Rohul Ir H Sri Hardono MM,  penertiban TPH ilegal dimulai di Kecamatan Rambah, sebagai pusat Ibukota dari Kabupaten Rohul.

    Penertiban TPH di Kecamatan Rambah nantinya melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi, mulai Disnakbun, Satpol PP dan Damkar Rohul, Pemerintah Kecamatan Rambah, Babinsa Koramil 02 Rambah dan Bhabinkamtibmas Polsek Rambah, serta Pemerintah Desa.

    Sebelum dilakukan menertibkan, nantinya seluruh TPH, Disnakbun Rohul telah mensosialisasikan Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) kepada tim gabungan se-Kecamatan Rambah yang dilaksanakan di Kantor Camat Rambah, Selasa sore (3/9/2019), termasuk ke pemilik TPH.

    Di sosialisasi itu, nantinya juga dihadiri Camat Rambah H Fhatanalia Putra SSos, MSi, Kapolsek Rambah Iptu P. Simatupang, perwakilan dari Satpol PP dan Damkar, para Bhabinkamtibmas, petugas Dinaskbun Rohul, serta tiga Kepala Desa (Kades).

    Sri Hardono mengakui, dalam sosialisasi sehari tersebut, Disnakbun Rohul bersama tim gabungan menentukan‎ langkah-langkah yang akan diambil untuk mengambil sikap atas beberapa masalah berkaitan dengan Rumah Potong Hewan (RPH) yang dimanfaatkan sekitar sepuluh tahun terakhir.

    "Selama ini RPH berlokasi di Desa Sukamaju Kecamatan Rambah yang sudah dibangun dengan biaya mahal dari uang rakyat‎ tidak dimanfaatkan maksimal, meski sarana dan prasarana pendukungnya telah ada. Karena‎ masyarakat cenderung lebih memotong hewan di TPH yang notabene tidak mengantongi izin," ujarnya.

    "Karena yang legal itu adalah yang dipotong‎ di rumah potong hewan bukan TPH, sehingga dagingnya itu terjamin, sehat, aman, bersih dan halal," jelas Sri Hardono, Sabtu (7/9/2019).

    Katanya lagi, baik dari teknis maupun dari syari-nya  agamanya, dan itu yang justru diinginkan masyarakat. Disamping‎ efek lain pihaknya tidak ingin menghapuskan lingkungan yang kurang bagus di TPH.

    Sebutnya, bau darah dapat menimbulkan anyir dan tentunya mengganggu kesehatan lingkungan sekitar, serta berpotensi menimbulkan bibit penyakit di TPH yang sembarangan.

    Sehingga, Sri Hardono mengatakan, sosialisasi dilakukan sudah cukup, bahkan Disnakbun Rokan Hulu telah mengeluarkan peringatan sampai tiga kali ke emilik TPH.

    "Sekarang ini kita melakukan langkah-langkah mungkin agak persuasiflah, kalau selama ini baru preentif terus, kita akan berikan bisa dikatakanlah semacam shock theraphy," tegas Hardono.

    Sambung Sri Hardono bukan hanya sekedar agar masyarakat manfaatkan RPH, namun memberikan pembelajaran ke masyarakat agar pemotongan hewan dilakukan secara benar, sehat dan tentunya aman serta layak konsumsi.

    Camat Rambah H Fhatanalia Putra, didampingi Kapolsek Rambah Iptu P. Simatupang mengaku, sangat menyambut baik‎ langkah dilakukan Disnakbun Rokan Hulu dan tim gabungan untuk menertibkan TPH.

    "Phak kecamatan bersyukur sekali, karena memang kalau RPH beroperasi artinya masyarakat punya jaminan untuk mendapatkan daging berkualitas," jelas Fhatanalia.

    Sambung Fhatanalia, dengan dioperasikan RPH, tentunya tidak adalagi TPH ilegal, dan hal itu akan menciptakan kenyamanan di tengah masyarakat karena tidak ada bau anyir atau kotoran hewan.

    "Karena TPH yang ada membuat sedikit ketidaknyamanan, seperti bau kemudian juga kotorannya kan," ujarnya.

    Fhatanalia mengaku sesuai data di pemerintah kecamatan, sedikitnya ada empat TPH yang ada di Kecamatan Rambah, dan semuanya digunakan untuk pemotongan hewan setiap harinya.

    "Jelasnya izinnya juga tidak jelas‎, tentu tingkat ke-higenisannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Makanya ketika dinas terkait ingin menertibkan itu, kita pihak kecamatan sangat bersyukur sekali, dan kita sangat dukung itu," kata Fhatanalia Putra.

    Penulis : Feri Hendrawan
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Mahasiswi di Inhil Jatuh ke Sungai Belum Ditemukan Juga
  • Wujud Tanggungjawab Terhadap Lingkungan, Astra Internasional Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon Pelindung
  • Gelar Coffe Morning, Kapolres Meranti Ajak Awak Media Berkolaborasi
  • Yamaha Ikut Meriahkan Ethnic Citizen Mahoni on Campus, Ada Promo Oktoberiah
  • Wiranto Dikawal 2 Dokter saat Perpisahan dengan Bawahan di Kemenko Polhukam
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved