Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

13:07 - Realisasi DAK 2016, Rigid ...
17:43 - Masyarakat Rasakan Manfaat...
16:59 - Dana Tak Kunjung Ditransfe...
15:12 - Puluhan Guru di Rohil Samp...
14:43 - Kejari Rohil Terima Pengha...
16:09 - Rohil Dapat 1 Unit Damkar ...
14:38 - Satpol PP Rohil Tertibkan ...
07:13 - Pemkab Rohil Gelar Rakor B...
15:57 - Anwar Terpilih Jadi Ketua ...
14:07 - Ingin Liburan ke Pulau Jem...
09:49 - 2017, Tapal Batas Wilayah ...
10:16 - Tim Volly Ball Asal Rohil ...
09:22 - Hapuskan Sistem Rentenir, ...
15:51 - Pemenang Dara Riau Diarak ...
15:42 - Wabup Prihatin Lihat Kondi...
13:41 - Aksi 212 di Jakarta, MUI R...
13:13 - Bupati Rohil Minta ASN dan...
13:53 - Polwan Rohil Wakili Riau k...
13:34 - Guru di Rohil Diingatkan A...
17:01 - Diskes Rohil Rutin Cek Kua...
14:36 - Musim Penghujan, Dinsos Ro...
10:25 - Berantas Pengangguran, Pem...
15:46 - Hanya Rp350 Ribu, Sudah Bi...
14:13 - Budidayakan Udang Galah Sa...
05:23 - Pemkab Rohil Tidak akan Gu...
15:09 - Bersihkan 3 Rumah Ibadah, ...
14:26 - Selesai Magang di Humas, 4...
16:16 - Hadapi Pasar Global 2030, ...
09:40 - Tera Ulang dan Kerajinan T...
15:16 - Peringati HSN ke II, Ratus...
14:54 - DPRD Minta Pemkab Rohil Pe...
13:54 - Musim Penghujan, BPBD Rohi...
15:13 - 20 Hektar Padi di Baja Pes...
14:00 - Pemkab Rohil Jadikan Taman...
17:02 - Tingkatkan Mutu Pendidikan...
14:48 - 24 KK Korban Kebakaran di ...
14:54 - 5.238 Keluarga Miskin di R...
14:05 - 2017, Diskes Rohil Program...
13:15 - Banyak Tak Salurkan CSR, P...
17:00 - Besok, Pemkab Rohil Ajukan...
13:10 - Manfaatkan ADD dan DD, Wab...
10:07 - 1 Gugur, 4 Calon Sekda Roh...
14:22 - Disperindag Rohil Awasi Ma...
13:39 - Harga Lebih Murah, Warga R...
16:21 - Waduh!! Mobil Sumut Tanpa ...
14:44 - 40 Koperasi di Rohil Bakal...
14:16 - Pendistribusian Raskin Tri...
14:13 - 2017, Diskanlut Rohil Akan...
19:42 - Tera Ulang dan Kerajinan T...
13:31 - Satpol PP Rohil Tertibkan ...
 
Jumlah Hotspot di Rohil Berkurang
Lahan Terbakar di Rohil Akan di Status KUO kan
Senin, 21/12/2015 - 15:10:25 WIB

BAGANSIAPIAPI - Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tahun ini terjadi penurunan titik panas (hotspot) jika dibandingkan dengan karhutla yang terjadi 2014 lalu. Berkurangnya hotspot pada tahun 2015 ini berkat kerja keras semua pihak yang sangat peduli dengan lingkungan.

"Tahun ini hotspot di Rohil ditemukan sebanyak 46 hotspot, jumlah ini sangat jauh berkurang jika dibandingkan dengan karhutla yang terjadi pada tahun 2014 lalu yang jumlah hotspotnya ratusan titik," ujar Plt Sekdakab Rohil, Drs H Surya Arfan Msi, saat membuka Rakor dan evaluasi penanggulangan kabut asap akibat karhutla, Senin (21/12/2015) di gedung serbaguna, Bagansiapiapi.

Rakor dan evaluasi kabut asap akibat Karhutla itu dihadiri oleh instansi terkait seperti Kadishut Rohil Rahmatul Zamri, Kepala Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Rohil H Azhar SE Msi, Plt Dinsos Rohil Satari Spd, Kapolsek Bangko Kompol Nurhadi Ismanto SH Sik, pihak Kejari Bagansiapiapi, para Camat, Datuk Penghulu dan pihak terkait lainnya.

Diterangkan Surya Arfan, Kabut asap akibat bencana Karhutla yang melanda sejumlah kecamatan di Rohil tahun 2015 ini dikarenakan asap kiriman dari Propinsi tetangga. "Kalau Hotspot di Rohil sudah jauh berkurang jumlahnya, yang kemaren itu hanyalah asap kiriman dari provinsi tetangga yang letaknya berdekatan dengan Propinsi Riau," ujarnya.

Bencana karhutla yang terjadi di Rohil menurut surya Arfan disebabkan adanya beberapa faktor seperti faktor alam, adanya tindakan kesengajaan membakar hutan maupun lahan, lemahnya dalam penanganan karhutla, serta terbatasnya sarana dan prasarana untuk melakukan pemadaman dan lain sebagainya.

Dilanjutkan Kepala BKP Rohil ini, Kedepannya pemkab Rohil akan memberlakukan status KUO bagi lahan yang terbakar. "Jika nanti ada lahan yang terbakar dan tidak diketahui siapa pemiliknya, maka lahan itu akan dipasang Police Line serta lahannya akan kita status KUO kan," ancamnya.

Dirinya juga berharap dengan adanya rakor dan evaluasi kabut asap akibat Karhutla ini agar mampu mengantisipasi sedini mungkin agar bencana Karhutla tidak sampai terjadi lagi di Rohil.

"Jika terjadi bencana karhutla, minimal instansi terkait harus mampu meminimalisir jumlah hotspotnya," pungkasnya.

Penulis  : Afrizal
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • BEM se Riau Demo Gedung Daerah Tuntut KPK Usut Korupsi Tersistem di Daerah Ini
  • Tempat Nongkrong Asyik dengan Harga Terjangkau di Pekanbaru ? Hanya di Sis And Bro Coffie !
  • Dukung Pemberantasan Korupsi, Andi Putra Hadiri Peringatan HAKI di Pekanbaru
  • Riau Nihil Penghargaan Rembuk Integritas Nasional, Gubri: Mudah-Mudahan Tahun Depan
  • All New Sienta Raih Predikat Product of The Year 2016
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved