Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

15:04 - PLN Bagansiapiapi Beri Jam...
14:51 - Sekda Rohil Pimpin Upacara...
11:16 - Bupati Rohil: Defisit Mela...
14:40 - Dinakhodai Rozali, Kadin R...
12:46 - Miliki 12 Lokal dan Keleng...
09:56 - MP Shooting Club Kini Hadi...
14:45 - Harga Sembako Merangkak Na...
16:18 - Prostitusi Terselubung di ...
09:15 - Pilkades Tahap II Rohil Di...
17:20 - UMKM di Rohil Tumbuh Subur...
15:19 - Di Rohil, Sekolah Swasta L...
16:50 - Tak Lunasi BPIH, Keberangk...
14:17 - Warga Rohil Minta PLN Tida...
15:27 - Jelang Ramadan, Satpol PP ...
15:17 - Rohil Terapkan Gerakan 'Su...
13:54 - Pembayaran Utang Rekanan B...
17:07 - Ratusan Buruh Kepung Kanto...
15:16 - MTQ XIV Rohil Dilaksanakan...
15:05 - Selama Pelaksanaan UN, Sis...
15:59 - Bupati dan Wabup Rohil Tin...
15:03 - Kemenkeu akan Transfer DBH...
16:45 - Pemeriksaan IVA, Dua Ibu d...
14:16 - 19 Sekolah di Rohil Ikuti ...
14:21 - Samakan Persepsi dan Keari...
15:03 - Tim Penilai Diskes Rohil L...
14:13 - Kunker ke Sinaboi, Wabup J...
06:54 - Tingkatkan Akuntabilitas K...
16:34 - Kerusakan Jalan Dalam Kota...
15:43 - Warisan untuk Anak Cucu, S...
14:29 - Rohil Usulkan 21 Pengemban...
13:45 - Budidaya Perikanan di Rohi...
15:39 - Keindahan Pulau Jemur Akan...
14:40 - Pemkab Rohil Diminta Seriu...
15:36 - Wacana Merumahkan Honorer ...
09:14 - Pelantikan PWI Rohil Digel...
16:10 - Warning dari Satpol PP-Lin...
16:13 - Deteksi Dini Kanker Servik...
12:27 - Bupati Siak Lakukan Kunjun...
14:58 - Wabup Harapkan Sepakbola d...
15:45 - Peredaran Narkoba di Rohil...
15:01 - Pendaftar Assesment JPT Pr...
15:21 - Meski Tak jadi Penentu Kel...
14:56 - M Hasbi Resmi Jabat Lurah ...
15:02 - Guru di Rohil Harus Bekerj...
14:11 - Disperindagpas Rohil Mulai...
20:36 - BPKAD Rohil Bakal Usulkan ...
15:02 - Kasus Pencabulan Anak di R...
12:51 - Seluruh Perusahaan Wajib M...
15:11 - Perkenalkan Wisata Berseja...
12:50 - Pasar Bintang Hilir Akan D...
 
Jumlah Hotspot di Rohil Berkurang
Lahan Terbakar di Rohil Akan di Status KUO kan
Senin, 21/12/2015 - 15:10:25 WIB

BAGANSIAPIAPI - Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tahun ini terjadi penurunan titik panas (hotspot) jika dibandingkan dengan karhutla yang terjadi 2014 lalu. Berkurangnya hotspot pada tahun 2015 ini berkat kerja keras semua pihak yang sangat peduli dengan lingkungan.

"Tahun ini hotspot di Rohil ditemukan sebanyak 46 hotspot, jumlah ini sangat jauh berkurang jika dibandingkan dengan karhutla yang terjadi pada tahun 2014 lalu yang jumlah hotspotnya ratusan titik," ujar Plt Sekdakab Rohil, Drs H Surya Arfan Msi, saat membuka Rakor dan evaluasi penanggulangan kabut asap akibat karhutla, Senin (21/12/2015) di gedung serbaguna, Bagansiapiapi.

Rakor dan evaluasi kabut asap akibat Karhutla itu dihadiri oleh instansi terkait seperti Kadishut Rohil Rahmatul Zamri, Kepala Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Rohil H Azhar SE Msi, Plt Dinsos Rohil Satari Spd, Kapolsek Bangko Kompol Nurhadi Ismanto SH Sik, pihak Kejari Bagansiapiapi, para Camat, Datuk Penghulu dan pihak terkait lainnya.

Diterangkan Surya Arfan, Kabut asap akibat bencana Karhutla yang melanda sejumlah kecamatan di Rohil tahun 2015 ini dikarenakan asap kiriman dari Propinsi tetangga. "Kalau Hotspot di Rohil sudah jauh berkurang jumlahnya, yang kemaren itu hanyalah asap kiriman dari provinsi tetangga yang letaknya berdekatan dengan Propinsi Riau," ujarnya.

Bencana karhutla yang terjadi di Rohil menurut surya Arfan disebabkan adanya beberapa faktor seperti faktor alam, adanya tindakan kesengajaan membakar hutan maupun lahan, lemahnya dalam penanganan karhutla, serta terbatasnya sarana dan prasarana untuk melakukan pemadaman dan lain sebagainya.

Dilanjutkan Kepala BKP Rohil ini, Kedepannya pemkab Rohil akan memberlakukan status KUO bagi lahan yang terbakar. "Jika nanti ada lahan yang terbakar dan tidak diketahui siapa pemiliknya, maka lahan itu akan dipasang Police Line serta lahannya akan kita status KUO kan," ancamnya.

Dirinya juga berharap dengan adanya rakor dan evaluasi kabut asap akibat Karhutla ini agar mampu mengantisipasi sedini mungkin agar bencana Karhutla tidak sampai terjadi lagi di Rohil.

"Jika terjadi bencana karhutla, minimal instansi terkait harus mampu meminimalisir jumlah hotspotnya," pungkasnya.

Penulis  : Afrizal
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Harimau Sumatra Kembali Mengancam Nyawa Penduduk Inhil
  • Masuki Bulan Suci Ramadan, Warga Town Site 2 Jalin Silaturahim
  • SK Terlambat Dikirim, 13 Guru di Kuansing Tak Nikmati Tunjangan Sertifikasi
  • Kakek di Meranti Gantung Diri di Kamar, Lidahnya Terjulur
  • Diduga Bea Cukai Bengkalis Main Mata, Pemilik Rokok Ilegal Tidak Diketahui
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved