www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Mitsubishi Xpander Siap Meluncur, Wajah Dapat Penyegaran, Harga Makin Mahal?
 
Pariwisata Hong Kong Oleng, Perhotelan dan Properti Turunkan Harga
Sabtu, 24/08/2019 - 17:12:32 WIB
Para pemrotes RUU Anti-Ekstradisi membagikan selebaran kepada para penumpang selama demonstrasi massa di bandara internasional Hong Kong, di Hong Kong, China, 13 Agustus 2019. FOTO: Reuters
Para pemrotes RUU Anti-Ekstradisi membagikan selebaran kepada para penumpang selama demonstrasi massa di bandara internasional Hong Kong, di Hong Kong, China, 13 Agustus 2019. FOTO: Reuters
TERKAIT:

BEIJING - Media resmi China mengutip pejabat Hong Kong yang menyebutkan industri wisata kota pulau itu limbung akibat aksi unjuk rasa. 

Industri pariwisata Hong dilaporkan terpuruk menyusul aksi unjuk rasa yang hampir setiap hari terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam lima hari pertama bulan Agustus 2019, jumlah kunjungan wisata berkurang hingga 31 persen dibandingkan periode yang sama pada bulan Agustus 2018.

Tren tersebut berlanjut hingga lima hari berikutnya dengan penurunan kunjungan wisata sebesar 33,4 persen.

 Sekretaris Keuangan Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong Paul Chan Mo-po malah menyebutkan penurunan kunjungan wisata pada 11-15 Agustus 2019 mencapai 40 persen sebagaimana dikutip media resmi China, Jumat.

Akibat penurunan tersebut, beberapa hotel di salah satu kota tujuan wisata terbesar di Asia itu banting harga.

Dilaporkan bisniscom, sejumlah hotel di pusat kota mematok tarif 200-500 dolar HK atau sekitar Rp326.000-Rp906.000 untuk pemesanan satu kamar per malam pada Sabtu (24/8). Pengelola hotel menurunkan tarif hingga 50 persen dibandingkan beberapa waktu sebelum unjuk rasa massal tersebut terjadi. 

Asosiasi Perdagangan Hong Kong (HKFTU) khawatir kalau-kalau situasi tersebut menyebabkan pemutusan hubungan kerja sektor pariwisata.

Dengan mempertimbangkan tingkat keterisian kamar yang rendah dan penurunan pendapatan layanan makan, manajemen Hotel InterContinental di kawasan pesisir Tsim Sha Tsui mengirimkan surat elektronik kepada seluruh karyawannya terkait pertanyaan mengenai pembayaran bonus tahunan dan uang cuti pada Agustus dan September 2019.

InterContinental merupakan salah satu dari beberapa hotel yang terkena dampak dari aksi unjuk rasa yang tak berkesudahan itu, demikian dilaporkan People's Daily.

Selain pariwisata, sektor properti juga terpukul. Rumah berukuran 35 meter persegi di Fanling Town Center, yang berada di salah satu kawasan perbelanjaan terbesar di Hong Kong, baru-baru ini terjual dengan harga 4,8 juta dolar HK (sekitar Rp8,8 miliar) atau turun sekitar 9 persen dari harga pasaran sebelumnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mitsubishi Xpander Siap Meluncur, Wajah Dapat Penyegaran, Harga Makin Mahal?
  • Tampil Sebagai Runner Up Kiper PS UIR Terpilih Pemain Terbaik Piala Menpora 2019
  • KPU Rohul Raih Tiga Penghargaan Penilaian Penyelenggaraan Pemilu 2019 Provinsi Riau
  • Miris, Uang Perjalanan Dinas Pejabat di Setda Kuansing Sulit Cair dan Belum Dibayar
  • Jarak Pandang Terbatas, Aktivitas Bandara SSK II Terganggu, 4 Pesawat Tak Berani Mendarat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Asetku Sosialisasi Cara Jadi Pengguna Cerdas Keuangan Digital
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved