www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Jamaah Umrah Terus Padati Bandara SSK II Pekanbaru
 
Sengketa Pilkada 2015, Ini yang Dipersiapkan KPU Riau
Rabu, 06/01/2016 - 20:06:01 WIB
TERKAIT:
 
  • KPU Riau Anggarkan Rp300 Miliar Lebih untuk Pilgubri 2018 Mendatang
  • KPU Riau Ingin Wujudkan Sistem Pilkada Berkeadilan
  • KPU Riau Surati Mendagri
  •  

    PEKANBARU - Dari sembilan Kabupaten/Kota di Riau yang mengikuti Pemilihan Kepala Daerah, delapan diantaranya berujung di Mahkamah Konstitursi (MK). Untuk menghadapi gugatan pasangan calon dari delapan Kabupaten/Kota, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau bersama KPU kabupaten/Kota telah menyiapkan beberapa langkah.

    Salah satu diantaranya, KPU sudah menyiapkan semua materi yang berkenaan dengan gugatan, bahkan sejumlah saksi juga sudah disiapkan jika nantinya memang diperlukan.

    Demikian hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Riau Devisi Hukum, Ilham Yasir melalui sambungan seluler, Rabu (6/1/2016). Kendati telah mempersiapakan segala sesuatunya, KPU Riau meyakini dari delapan gugatan Paslon, hanya satu yang bakal dilanjutkan oleh MK. Hal tersebut menurutnya bukan tanpa alasan, menurut Ilham hal tersebut kemungkinan terjadi jika melihat persentase selisih suara sesuai dengan peraturan undang-undang nomor 8 tahun 2015 tentang pilkada dan peraturan mahkamah konstitusi.

    "Seperti itu menurut UU atau peraturan MK. Tapi itu hak majelis untuk melanjutkan atau tidak gugatan yang diajukan pihak pemohon," katanya.

    Sementara itu, untuk agenda sidang MK sudah mengeluarkan jadwal. Dimana MK sudah mengagendakan mulai dari tanggal 7-12 Januari 2016 dan Provinsi Riau mendapatkan jawal pada hari kamis, tepatnya tanggal 11 Januari 2015.

    "Dimana untuk kabupaten Bengkalis, Kuansing, Pelalawan, Inhu, Rohil pukul 09.00 Wib, sedangkan untuk kabupaten Meranti, Rohul, Siak pukul 13.00 Wib," lanjutnya.

    lebih lanjut disampaikanya, Riau masuk dalam panel 2, bersama provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jawa Tengah (Jateng), Sumatera Barat (Sumbar) dan sejumlah daerah lainnya. "Sidang kali ini, MK membagi 3 panel, yang masing-masingnya terdiri dari 3 majelis hakim konstitusi. Untuk Meranti, terhitung Selasa malam permohonannya sudah didapatkan oleh KPU Meranti," terang Ilham.

    Selanjutnya, kata Ilham, biasanya diberikan waktu dua hari untuk menyiapkan jawaban yang diajukan atas gugatan pihak pemohon. Kemudian, kata Ilham, pada 14 Januari, mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan apakah permohonan gugatan dapat dilanjutkan atau tidak.

    "Jadi tanggal 13 Januari, KPU dan pihak terkait akan memberikan jawaban biasanya jawabannya dalam tertulis. Kalau dilanjutkan, maka persidangan pokok perkara sengketa Pilkada 18 Januari," sebutnya.

    Seperti diketahui hanya Kota Dumai saja yang tak mengajukan gugatan ke MK.

    Penulis  : Aan Ramdani
    Editor    : Unik Susanti


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Jamaah Umrah Terus Padati Bandara SSK II Pekanbaru
  • Lawan Korupsi, Jangan Jadikan Pesantren sebagai Tempat Cuci Uang
  • Terdesak di Timur Tengah, ISIS akan Cari Target Baru
  • Jelang HAKI, KPK Gelar Diskusi Publik Buku "Jihad NU Melawan Korupsi"
  • Dinilai Lecehkan Pemerintah, Izin PT Cerenti Subur Terancam Dicabut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved