www.halloriau.com  
Politik
BREAKING NEWS :
Berbekal Ember dan Pelepah Pohon, Polisi dan TNI Berjuang Padamkan 100 Hektar Lahan Terbakar
 
Ardiansyah: Ada Upaya Pembatalan SK Saya sebagai Ketua DPRD Meranti
Rabu, 21/08/2019 - 18:27:18 WIB

SELATPANJANG - Internal kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN) Kepulauan Meranti dikejutkan dengan adanya upaya untuk membatalkan surat keputusan yang menyatakan Ardiansyah ditunjuk sebagai ketua DPRD Kepulauan Meranti periode 2019-2024.

Ardiansyah ditunjuk menjadi Ketua DPRD Kepulauan Meranti berdasarkan Surat Keputusan DPP PAN Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/044/VII/2019.

Surat itu berasal dari Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kepulauan Meranti yang ditujukan kepada kepada Ketua DPP Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan di Jakarta dengan Nomor 29/KAHMI/B/VIII/2019.

Surat itu ditandatangani oleh beberapa presidium KAHMI. Dan yang mengejutkan penandatanganan surat itu diduga dipalsukan, dimana tidak ada satupun presidium itu mengaku telah menandatanganinya.

"Saya tidak pernah menandatangani surat itu, saya pun heran darimana datangnya surat itu," kata Saddam Dewana.

Surat yang bersifat penolakan itu sempat beredar di dunia maya sejak beberapa hari lalu. Adapun tuntutan dari surat yang dilayangkan tersebut memberikan masukan ke DPP PAN agar menunjuk lagi Fauzi Hasan sebagai Ketua DPRD Meranti periode mendatang.

Mereka menilai, Fauzi Hasan adalah Ketua DPRD Kepulauan Meranti profesional, pola kepemimpinan yang baik. dan kapabilitas yang teruji dalam memimpin DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selain itu, didalam surat itu menyatakan bahwa Fauzi Hasan memiliki kredibilitas yang tinggi dan telah terbukti dan diakui oleh semua kalangan baik tokoh-tokoh masyarakat. tokoh kepemudaan dan masyarakat pada umumnya.

Fauzi Hasan juga disebut sebagai sosok dewan yang bisa mewakili masyarakat Kepulauan Meranti dan menyalurkan aspirasi masyarakat melalui program dan bantuan tepat sasaran dalam pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik.

Untuk memastikan keabsahan surat tersebut, awak media berupaya menghubungi ketua KAHMI Kepulauan Meranti Fauzi Hasan, namun hingga berita ini diterbitkan belum dijawab. Padahal handphone nya dalam kondisi aktif.

Surat rekomendasi sama yang menyatakan agar Fauzi Hasan diberikan kesempatan lagi memimpin DPRD juga disampaikan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti

Ketua LAMR Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin membenarkan adanya surat itu, namun dia meminta untuk tidak dibahas terlalu jauh.

"Itu urusan politik bukan LAM, kita minta ini tidak usah dibahas, nanti bisa panas," kata Muzamil.

Menanggapi rekomendasi untuk membatalkan keputusan internal DPP PAN atas penetapannya sebagai Ketua DPRD periode mendatang, Ardiansyah minta masyarakat dan pihak bersangkutan untuk menghormati keputusan internal partai.

Menurutnya keputusan tersebut sudah final dan tidak dapat diganggu gugat.

"Memang ada yang ingin membatalkan SK tersebut. Namun itu sudah menjadi keputusan internal partai yang harus saya patuhi. Kalau ada pihak lain yang ikut campur untuk apa, jadi tidak perlu diributkan lagi," ungkapnya.

Menurutnya, aturan partai sudah jelas dan harus dipatuhi mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat bawah.

"Persoalan KAHMI maupun LAM membuat dukungan itu sah sah saja, tapi kami kan di partai tidak mau diatur lembaga di luar partai itu," ujar Ardiansyah.

Dikatakan Ardiansyah, jika jabatannya sudah habis, sebaiknya diterima dengan lapang dada.

"Contohnya seperti anggota legislatif habis masa jabatannya lima tahun, dan harus melanjutkan pemilihan kembali. Bagi yang tidak terpilih ya harus legowo. Begitu juga status Ketua DPRD kalau tidak terpilih ya harus legowo dan PAN masih mendapatkan kesempatan itu," ujarnya.

Ditegaskannya, dalam mendapatkan jabatan sebagai Ketua DPRD Kepulauan Meranti, ia mengaku telah menjalankan aturan partai dengan cara mengikuti fit and proper test.

"Keputusan itu dilakukan bukan tanpa alasan, ada beberapa tahapan seleksi yang dilakukan seperti dengan tahap seleksi dari tiga nama yang diajukan oleh DPD PAN. Partai melihat selama lima tahun, kita diuji kapasitas, kredibilitas dan loyalitas, dan partai memutuskan saya. Secara pribadi saya tidak ambisi, namun karena ini perintah partai makanya saya harus siap menerima amanah itu," ungkap pria yang kerap disapa Jack.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Berbekal Ember dan Pelepah Pohon, Polisi dan TNI Berjuang Padamkan 100 Hektar Lahan Terbakar
  • Diiringi Kesenian Melayu, Amansyah Kembalikan Formulir Bacabup Rohil ke PDI Perjuangan
  • Misnarni Syamsuar Kunjungi Sejumlah Posko Kesehatan di Pekanbaru
  • 100 Hektar Lahan di Perbatasan Riau-Sumbar Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Sumber Air Sulit
  • Bagi-bagi Masker, Toyota Gandeng PWI Kuansing
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Warga Riau Protes Tak Dapat Hak Suara
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved