www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Sayang Sekali, DIPA Riau 2020 Berkurang Rp1 Triliun
 
MK Mulai Sidangkan Sengketa Pileg di Riau, 3 Pemohon Tidak Hadir
Sabtu, 13/07/2019 - 11:16:01 WIB

JAKARTA - Tujuh permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) mulai disidang di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (12/7/2019). Dalam Sidang Pendahuluan itu, tiga pemohon yakni dari PKB, Partai Berkarya dan Partai  Garuda batal hadir.

Demikian disampaikan oleh Rusidi Rusdan Ketua Bawaslu Riau yang hadir untuk menyampaikan keterangan tertulis di MK. Rusidi hadir di MK atas penugasan dari Bawaslu RI bersama empat anggota lainnya yaitu Neil Antariksa, Amiruddin Sijaya dan Hasan.

Sidang pendahuluan dilksanakan di gedung MK RI Jalan Merdeka Barat No.6, Jakarta Pusat. MK melaksanakan sidang pendahuluan dengan membagi majelis menjadi tiga panel. Untuk perkara dari Riau disidangkan di Ruang Utama Persidangan MK lantai dua.

Masing Panel Sidang pendahuluan ini dipimpin oleh seorang Ketua Majelis dengan dua anggota dengan agenda mendengarkan pokok permohonan dan pengesahan alat bukti dari pemohon. Sidang dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 18.30 WIB.

Perkara dari Riau dipimpin langsung oleh Ketua MK Hakim Konstitusi Anwar Usman, dengan didampingi 2 orang anggota majelis lainnya, Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat.

Adapun 7 permohonan dari Partai Politik (Parpol) di Riau yang mengajukan sengketa PHPU ke MK yaitu Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Berkarya, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada saat sidang berlangsung terdapat 1 permohonan dari Hanura dicabut oleh Caleg Hanura, Suhardiman Amby, Caleg Dapil 8 DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Indragiri Hulu (Inhu).

Sedangkan untuk permohonan dari Hanura lainnya dari Caleg DPRD Kota Pekanbaru dapil 2, meskipun belum mendapat rekomendasi dari DPP Partai akan tetapi Penasehat hukum Prinsipal meminta Majelis Hakim MK untuk tetap melanjutkan permohonan dengan alasan mereka masih tetap mengusahakan surat rekomendasi dari DPP-nya.

Dikutip riaumandiri, selain Pemohon, hadir pihak termohon yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Riau Ilham Yasir, dan 2 anggota lainnya Joni Suhaidi, dan Firdaus.

Sidang akan dilanjutkan pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 minggu depan, dengan agenda mendengarkan jawaban termohon (KPU Provinsi Riau), dan pengesahan alat bukti termohon dan mendengarkan keterangan dari Bawaslu Provinsi Riau sebagai lembaga pemberi keterangan di MK. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sayang Sekali, DIPA Riau 2020 Berkurang Rp1 Triliun
  • Dibuka Presiden, Tol Terpanjang RI Gratis Sebulan
  • Jikalahari Desak Gubri Publikasikan Perusahaan Pembakar Lahan
  • Mengerikan, Jutaan Semut Terjebak di Bunker Nuklir dan Jadi Kanibal
  • Pendaftaran dan Seleksi CPNS Pemprov Riau 2019 Resmi Dibuka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Warga Riau Protes Tak Dapat Hak Suara
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved