www.halloriau.com  
Politik
BREAKING NEWS :
Imbas Kecelakaan Lorenzo, Rossi Akui Kecewa dan Putus Asa
 
Umumkan Hasil Rekapitulasi tak Sesuai Jadwal, Seluruh Komisioner KPU Diancam Dipolisikan
Rabu, 22/05/2019 - 11:26:34 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono.
TERKAIT:

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengancam bakal melaporkan seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke polisi terkait pengumuman rekapitulasi akhir Pemilu 2019, Selasa (21/5) dini hari. KPU selaku penyelenggara dituding telah melakukan penipuan terhadap masyarakat.

Menurut Arief, indikasi penipuan itu di mana hasilnya paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih suara terbanyak dari paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kata Arief, KPU telah berbohong sebab penghitungan suara belum selesai 100 persen.

"Akan saya laporkan semua komisioner KPU yang membuat penipuan pada masyarakat karena menyebarkan berita bohong tentang rekapitulasi suara yang belum selesai hingga 100 persen," kata Arief Poyuono lewat keterangan tertulis, Selasa (21/5).

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi itu menyebut demikian, sebab rekapitulasi dini hari tadi berbeda dengan penghitungan suara pada Situng KPU. Dalam Situng, kata Arief, pada 21 Mei pukul 14.45 WIB baru terinput suara 92,6 persen.

Dia mengatakan, rekapitulasi yang diumumkan KPU merupakan sesuatu yang ilegal dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Maka dari itu, dia menyimpulkan putusan KPU cacat hukum dan hasil pilpres tidak dapat disahkan.

"Memang benar-benar bertujuan melakukan kecurangan. Ini KPU menetapkan hasil pilpres yang perhitungannya belum sampai 100 persen di mana Situng KPU baru diinput sebanyak 92,67843 persen versi 21 Mei 2019 jam 14:45," ujar dia di suaracom.

Hasil rekapitulasi akhir menunjukkan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara sah atau setara dengan 55,50 persen dari total suara sah di Pilpres 2019 sebanyak 154.257.601 suara.

Sementara paslon 02 Prabowo-Sandi mendapat 68.650.239 suara sah. Dengan kata lain, paslon 02 meraih 44,50 persen dari total suara sah.

Hal itu ditetapkan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Nasional Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (21/5) pukul 01.46 WIB. Rapat dipimpin Ketua KPU Arief Budiman.

Diketahui, dalam Situng, KPU sudah mencantumkan keterangan bahwa data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Imbas Kecelakaan Lorenzo, Rossi Akui Kecewa dan Putus Asa
  • Polda Metro Jaya Periksa Kasus Makar Sofyan Jacob Hari Ini
  • Trump Sebut Walikota Muslim London sebagai Bencana dan Aib Nasional
  • 11 Ekor Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, BBKSDA Riau Giring Jauhi Pemukiman
  • Jelang Gowes Nusantara 2019, Dispora Pekanbaru Bersama PMSC Jajal Trek UIN Suska
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Warga Riau Protes Tak Dapat Hak Suara
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved