www.halloriau.com  
Politik
BREAKING NEWS :
Dukung Pengamanan Daerah Perbatasan, XL Axiata - Bakamla Bangun “Desa Maritim” di Asahan
 
Jatah Kursi Partai Pendukung Jokowi Turun Drastis di Sumbar, Caleg PDIP ke Senayan Nihil
Selasa, 14/05/2019 - 12:49:58 WIB

PADANG - Sejumlah partai pendukung pasangan calon presiden Jokowi-Ma'ruf Amin di Sumbar banyak kehilangan kursi legislatif pada Pemilihan Umum 2019.

Di DPR RI, PDIP dari jatah dua kursi menjadi nihil, kemudian PPP dari jatah dua kursi menjadi satu kursi. Sementara itu, jumlah kursi untuk partai pendukung Prabowo-Sandi bertambah. Partai Gerindra dari jatah dua menjadi tiga kursi. Sementara PAN dari jatah satu kursi menjadi tiga kursi.

Pengamat politik Universitas Andalas Padang, Dr. Asrinaldi menyebutkan turunnya jumlah kursi partai pendukung Jokowi-Ma"ruf Amin terjadi hampir merata di wilayah Sumatera Barat baik itu DPR RI, DPRD Sumbar maupun DPRD kabupaten dan kota.

"Hampir merata di Sumbar. Partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin suaranya turun. Malahan ada partai pendukung yang tidak mendapatkan kursi lagi," kata Asrinaldi dikutip dari Kompas.com, Selasa (14/5/2019).

Asrinaldi mencontohkan PDIP di DPR RI dari dua kursi menjadi nihil. Begitu juga  Partai Hanura di DPRD Sumbar dari lima kursi menjadi nihil dan di DPRD Padang, Partai Hanura yang semula lima kursi jadi nihil di Pemilu 2019 ini.

Asrinaldi menyebutkan penyebab turunnya kursi partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin ini adalah karena Prabowo effect yang mendapatkan suara signifikan di Sumbar.

"Ini karena Prabowo effect yang mendapatkan suara 85,9 persen di Sumbar. Kondisi ini berimbas positif kepada partai pendukungnya yaitu Partai Gerindra, PAN, PKS dan Partai Demokrat," kata Asrinaldi.

Di DPRD Sumbar, Partai Gerindra menguasai dengan 14 kursi, dari sebelumnya hanya delapan kursi, PKS dari tujuh kursi menjadi sepuluh kursi,  PAN dari delapan kursi menjadi sepuluh kursi, dan Partai Demokrat dari delapan kursi menjadi sepuluh kursi.

Penurunan terjadi di partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Partai Hanura dari lima kursi menjadi nihil. PPP dari delapan kursi menjadi empat kursi, Partai Nasdem dari enam kursi menjadi tiga kursi, Partai Golkar dari sembilan kursi menjadi delapan kursi, dan PDIP dari empat kursi menjadi tiga kursi.

Kemudian di DPRD Padang, Partai Gerindra berjaya dari enam kursi menjadi 11 kursi, PKS dari lima kursi menjadi sembilan kursi, PAN dari enam kursi menjadi delapan kursi, Partai Demokrat dari lima kursi mejadi enam, dan Partai Berkarya mendapatkan 2 kursi.

Sementara partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin mengalami penurunan. Partai Hanura dari lima kursi menjadi nihil, Partai Nasdem dari empat  kursi menjadi satu kursi, Partai Golkar dari lima kursi menjadi tiga kursi, PPP dari empat kursi menjadi tiga kursi, dan PKB dari satu kursi menjadi nihil. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dukung Pengamanan Daerah Perbatasan, XL Axiata - Bakamla Bangun “Desa Maritim” di Asahan
  • PMD Bengkalis Sosialisasikan Pilkades Serentak di Wonosari
  • PT Alfa Scorpii Bagikan Masker untuk Pengguna Jalan di Depan Kantor
  • Dalam Dua Hari, 303 Warga Kuansing Terserang ISPA
  • PWI Riau Sambangi VJA, Silaturahmi dan Bertukar Informasi Terkait Perkembangan Media
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Warga Riau Protes Tak Dapat Hak Suara
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved