Pendidikan
BREAKING NEWS :
Jurnalis Polandia Nilai Positif Praktek dan Dampak Industri Sawit di Indonesia
 
SMP Al Azhar Syifa Budi Pakai Aturan Ketat agar Siswa tak Bolos
Kamis, 24/10/2013 - 11:00:03 WIB
Suasana pagi di SMP  Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru II.
Suasana pagi di SMP Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru II.
TERKAIT:

PEKANBARU - SMP Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru II menerapkan peraturan ketat untuk mengantisipasi maraknya pelajar membolos dan bermain ke warung internet (warnet). Dengan langkah ini, pihak sekolah belum ada mendapat laporan tentang anak didiknya yang membolos.   

Begitu kata Wakil Kepala (Waka) bidang Kesiswaan SMP Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru II, Rais Siswanto, Rabu (23/10/2013). Katanya, dalam menerapkan peraturan tersebut, pihak sekolah melakukan kerjasama dengan orangtua siswa. 

"Di sini, kita full day. Mulai dari pagi siswa kita masuk hingga waktu Ashar. Kita cek mereka yang tak datang. Jika ada anak tidak hadir, maka orangtua kita minta konfirmasi," katanya. 

Menurutnya, pihak sekolah tak sembarangan memberi izin ke luar pekarangan sekolah pada jam pelajaran kepada para siswanya. Tak hanya itu, siswa juga tak dibenarkan membawa kendaraan ke sekolah.

"Jadi, ketika siswa kita sampai di pekarangan sekolah, mereka tak diperbolehkan lagi ke luar. Kalaupun kita izinkan, harus jelas tujuannya kemana dan harus ada yang mendampingi," jelasnya.

Selain tak memungkinkan anak didiknya bolos saat jam pelajaran, Rais juga mengatakan, dengan peraturan yang diterapkan ini tak memberi kesempatan anak didiknya yang berangkat dari rumah membolos sekolah untuk bermain ke warung internet.

"Pergi ke sekolah, anak-anak kita diantar orangtua sampai gerbang, pulang juga dijemput. Jadi, tak ada kesempatan mereka untuk berbuat yang macam-macam," tambahnya.

Bahkan untuk pembinaan, sambung Rais, pihaknya menerapkan dua kurikulum, yaitu nasional dan agama. "Di sini, nilai agama kita aplikasikan pada semua mata pelajaran. Alhamdulillah, anak-anak kita hingga kini tak ada yang melanggar," sebutnya.

Rais juga menyebutkan, meski tak ada siswanya yang melanggar peraturan yang diterapkan, pihak sekolah memiliki sanksi apabila sewaktu-waktu ada pelajaran yang melanggar.

"Bagi kita, membolos sudah termasuk pelanggaran berat. Sanksinya, siswa itu kita panggil dan diberi pembinaan. Jika sampai tiga kali berbuat hal yang sama, kita skorsing dan panggil orangtua," pungkasnya. (Delvi Adri/MRNetwork)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Jurnalis Polandia Nilai Positif Praktek dan Dampak Industri Sawit di Indonesia
  • Pemkab Siak Terima CSR dari Bank Riau Kepri
  • Belum Sempat Transaksi Sabu, Dua Warga Kampar Diciduk Polisi
  • Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan
  • Sambil Bersepeda, Kapolres Inhu dan Jajaran Berikan Sembako kepada Korban Banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Unjuk Rasa Honorer K2
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved