Pendidikan
BREAKING NEWS :
Berbekal Ember dan Pelepah Pohon, Polisi dan TNI Berjuang Padamkan 100 Hektar Lahan Terbakar
 
Paska Demo Siswa, Begini Nasib Dua Guru Honor SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru
Senin, 15/07/2019 - 15:36:09 WIB
Fikrizon, Kepala Tata Usaha (TU) SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru.
Fikrizon, Kepala Tata Usaha (TU) SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru.
TERKAIT:

PEKANBARU - Aksi unjuk rasa puluhan puluhan siswa dan siswi sekolah SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru, atas nasib dua guru dan sikpa Kepala Sekolah (Kepsek), Senin (15/7/2019), direspon cepat oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru.

Dalam tuntutannya puluhan siswa SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru meminta agar dua guru honorer yang diberhentikan pihak sekolah dikembalikan mengajar. Kini nasib keduanya dan aspirasi siswa sudah ditampung dan akan menjadikan pertimbangan dan pembahasan ke depan oleh pimpinan daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru.

"Pada hakekatnya, pimpinan daerah Muhammadiyah Pekanbaru sudah menyelesaikan masalah ini. Harapan kita, para siswa agar kembali ke sekolah belajar seperti biasanya," ucap Fikrizon kepada Halloriau.com, Senin (16/7/2019) selaku Kepala Tata Usaha (TU) SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru.

Menurut Firki, dua guru honorer yang dikeluarkan pihak sekolah sudah sesuai dengan aturannya. Dimana, kata Fikri sesuai dengan masuknya masa ajaran baru ini, guru tersebut tidak dipakai lagi dan honornya sudah tidak dilanjutkan lagi.

"Masalah itu, sebenarnya tidak dikeluarkan. Dulu pihak sekolah minta guru perbantuan untuk sistem mengajar di sekolah bidang studi PPKN. Laporan ini juga sudah diterima pimpinan dan sesuai ajaran baru, alhasil guru itu tidak diperpanjang lagi honornya. Kalau Kepsek masih ada di sini," terang Fikri.

Sebelumnya, aksi demo yang dilakukan puluhan siswa dan siswi sekolah SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru ini, Senin (15/7/2019), menuntut pihak sekolah segera mengembalikan dua orang guru honorer itu. Paras siswa berharap keadilan dapat ditegakkan sesuai aturan.

Adapun dua guru honorer yang menjadi pengajar siswa dan siswi sekolah SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru ini yakni Gusrianto dan Alul Alamsyah. Mereka diduga telah diberhentikan tugasnya mengajar oleh pihak sekolah tidak sesuai aturan Disdik.

Sehingga puluhan siswa dan siswi meminta Kepsek segera mundur dari kursi jabatannya di SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru. Jika tidak, mereka mengancam akan melakukan aksi mogok belajar.

Penulis : Helmi
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Berbekal Ember dan Pelepah Pohon, Polisi dan TNI Berjuang Padamkan 100 Hektar Lahan Terbakar
  • Diiringi Kesenian Melayu, Amansyah Kembalikan Formulir Bacabup Rohil ke PDI Perjuangan
  • Misnarni Syamsuar Kunjungi Sejumlah Posko Kesehatan di Pekanbaru
  • 100 Hektar Lahan di Perbatasan Riau-Sumbar Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Sumber Air Sulit
  • Bagi-bagi Masker, Toyota Gandeng PWI Kuansing
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Wagubri Buka Pelatihan Jurnalistik Sekolah di SMAN 1 Pekanbaru
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved