Pendidikan
BREAKING NEWS :
HUT Yamaha Alfa Scorpii, Indra Surya: 32 adalah Usia Dewasa, Mari Tingkatkan Integritas
 
Anggaran Sedang Dibahas, Pemprov Riau Gratiskan SMA dan SMK Tahun Depan
Selasa, 02/07/2019 - 05:58:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Anggaran Sedang Dibahas, Pemprov Riau Gratiskan SMA dan SMK Tahun Depan
  •  

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan menggratiskan biaya sekolah di SMA dan SMK Negeri di Riau.

    Wacana sekolag gratis ini baru akan diterapkan tahun depan.

    Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Rudiyanto saat dikonfirmasi Tribun, Minggu (30/6/2019) membenarkan wacana tersebut.

    Pihaknya memastikan tahun depan sekolah SMA dan SMK Negeri di Riau akan digratiskan.

    "Sekolah gratis untuk siswa SMA dan SMK negeri akan mulai kita berlakukan tahun depan," kata Rudianyo dikutip dari Tribunpekanbaru.

    Mantan PJ Bupati Indragiri Hilir ini mengungkapkan, saat ini anggaran yang akan digunakan untuk SMA dan SMK Negeri sedang dibahas oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah.

    Pihaknya menargetkan penyusunan anggaran tersebut dalam waktu dekat ini akan dirampungkan. Sehingga nanti bisa dimasukkan di APBD tahun 2020.

    "Anggaranya kita usulkan tahun ini, sekarang sedang digodok di Bappeda," ujarnya.

    Rudiyanto mengatakan, sekolah gratis untuk siswa SMA dan SMK Negeri di Riau ini diterapkan merupakan wujud dari visi dan misi gubernur Riau dan wakil Gubernur Riau, Syamsuar - Edi Natar Nasution.

    Saat ini Peraturan Daerah (Perda) tentang wajib belajar 12 tahun untuk memastikan siswa lulusan SLTP di Riau bisa melanjutkan ke SMA dan SMK negeri masih dibahas di DPRD Riau.

    "Wajib belajar 12 tahun merupakan visi dan misi Gubenur Riau untuk memastikan anak-anak di Riau bisa sekolah hingga ke jenjang SMA dan SMK sederajat di Riau," katanya.

    Rudiyanto menambahkan, meski wacana sekolah gratis SMA dan SMK negeri baru akan diberlakukan tahun depan.

    Namun untuk Penerimaan Peserta Diik Baru (PPDB) SMA dan SMK Negeri tahun ini tidak dipungut biaya.

    Sebab untuk PPDB sudah dibiayai oleh pemerintah. Sehingga orang tua tidak lagi ada diminta pungutan saat PPDB.

    "Kalau PPDB tidak dipungut biaya, kami sudah ingatkan kepala sekolah untuk tidak meminta pungutan apapun saat PPDB. Kalau ada yang meminta pungutan PPDB laporkan ke kami, akan berikan tindakan tegas, ini sesuai dengan arahan pak Gubernur Riau kepada kami untuk menidak tegas kepala sekolah yang meminta pungutan diluar ketentuan dan aturan yang berlaku," katanya. (*)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • HUT Yamaha Alfa Scorpii, Indra Surya: 32 adalah Usia Dewasa, Mari Tingkatkan Integritas
  • Harga Cabai Merah di Pekanbaru Berangsur Turun
  • Tidak hanya Bapak-Bapak, Ibu-ibu di Tapung Juga Dapat Program DMPA PT PSPI-APP Sinar Mas Cegah Karhutla
  • Musim Kemarau Riau Berlangsung hingga Sepetember, Malam Nanti Ada Potensi Hujan
  • “Anak Garuda”, Kisah Nyata Perjuangan Generasi Millennial
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Wagubri Buka Pelatihan Jurnalistik Sekolah di SMAN 1 Pekanbaru
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved