BREAKING NEWS :
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

17:00 - Alhamdulillah, Pemprov Ria...
06:23 - Wan Thamrin Hasyim Terima ...
10:28 - Kadisbud Optimistis Riau J...
14:13 - 'Roh' Bankeu Membantu Penc...
06:47 - Raih 10 Besar PPD, Konsist...
12:26 - Sejak 2014, IPM Riau Selal...
10:04 - Minimalisir Aparat Terjera...
11:19 - 2014-2017, Pemprov Riau Sa...
11:34 - 2014-2018, Pekanbaru Terba...
13:59 - 2014-2017, Pemprov Riau ...
13:55 - Menyebar APBD Riau Bangun ...
11:41 - Kerja Puluhan Tahun Disele...
14:20 - Duta Genre Diminta Sosiali...
13:25 - Pemprov Riau Gelontorkan R...
14:20 - BKKBN RI Apresiasi Penurun...
09:23 - Hari Ini Dibuka, Inhil Tua...
08:34 - Buka Popda Riau 2018, Plt ...
18:17 - Pemprov Riau Percayakan Se...
17:00 - Ini Pesan-pesan Plt Gubri ...
20:28 - Plt Gubri Apresiasi Peran ...
 
Apel Siaga, Gubri Klaim Angka Hotspot di Riau Menurun 83 Persen
Jumat, 03/02/2017 - 10:50:15 WIB
Apel siaga darurat penanggulangan bencana asap di halaman Kantor Gubernur Riau.
Apel siaga darurat penanggulangan bencana asap di halaman Kantor Gubernur Riau.
TERKAIT:

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar apel siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), Jumat (3/2/2017). Apel dipimpin langsung Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman.

Gubri menyebut, bencana asap akibat Karlahut sudah terjadi secara berulang sejak tahun 1997. Ia mengklaim angka hotspot di Riau sudah jauh berkurang.

"Kita berhasil menekan angka hotspot dari 100 persen menjadi 17 persen," ungkap Gubri di Pekanbaru.

Seperti diketahui, tahun ini, sejak 24 Januari 2017 lalu telah menetapkan stastus siaga asap di Riau selama 97 hari kalender. Hal ini sebagai bentuk pencegahan Karhutla secara dini sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo.

Penetapan itu dilakukan dengan nomor: Kpts112/I/2017 tentang penanggulangan bencana asap. Ini berlaku sampai 30 April 2017.

"Ini berkat kerjasama kita semua, tim satgas dan srakeholder lainnya," sebutnya.

Lanjutnya, dalam mencegah dan mengatasi terjadinya karhutla di Riau, menurutnya memang dibutuhkan kontribusi dan kerjasama yang maksimal dari seluruh pihak.

"Ini tidak bisa dilakukan oleh masing-masing pihak. Kita tidak perlu saling menyalahkan, tapi kita beri kontribusi yang maksimal," sebutnya.

Pada apel itu, juga hadir Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei, Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Komandan Korem 031/ Wirabima Brigjen TNI Nurendi, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edwar Sanger, Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain dan Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sugarin.

Penulis : Delvi Adri
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik
  • Walikota Dumai Serahkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Masjid Al Hidayah Kelurahan Ratu Sima
  • Abdul Kadir Bagi Sembako Gratis ke Masyarakat
  • Terkesan Program Rumah Layak Huni, Warga Kuala Cenaku Siap Coblos Nomor 4
  • TFWoF Edukasi Kehutanan kepada Generasi Muda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved