BREAKING NEWS :
AKN Bengkalis Raih 2 Emas dan 2 Perunggu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

05:42 - Warga Jakarta Antusias Cic...
07:29 - Riau terima 2 Penghargaan ...
07:08 - Sekda Riau Lulus Diklatpim...
06:21 - Gubri Wujudkan Mimpi Masya...
19:55 - Gubri Buka Pelatihan Tenag...
17:20 - Dinsos Riau Usulkan 13 Pah...
10:01 - Jadi Pembina Apel, Ini Wej...
16:34 - Ribuan Peziarah Sambut Gub...
08:27 - Lepas Kontingen OSN Riau, ...
15:22 - Mantab!! Pemprov Riau Baka...
16:19 - "Nongkrong" di Warung Kopi...
12:18 - Gubri Andi Rachman Lihat L...
09:05 - Pastikan Kelengkapan Medis...
20:57 - Jenguk 8 Pasien Pengidap K...
16:47 - Ketua Umum MUI Riau Sebut ...
21:49 - Ketua KPU Riau dan Danyon ...
08:51 - Pemprov Riau Janji Beri Ke...
13:29 - Sambut Ramadan, Dinkes Ria...
15:52 - Gubri Dorong Generasi Muda...
14:37 - Gubri Berharap Mahasiswa M...
 
Apel Siaga, Gubri Klaim Angka Hotspot di Riau Menurun 83 Persen
Jumat, 03/02/2017 - 10:50:15 WIB
Apel siaga darurat penanggulangan bencana asap di halaman Kantor Gubernur Riau.
Apel siaga darurat penanggulangan bencana asap di halaman Kantor Gubernur Riau.
TERKAIT:

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar apel siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), Jumat (3/2/2017). Apel dipimpin langsung Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman.

Gubri menyebut, bencana asap akibat Karlahut sudah terjadi secara berulang sejak tahun 1997. Ia mengklaim angka hotspot di Riau sudah jauh berkurang.

"Kita berhasil menekan angka hotspot dari 100 persen menjadi 17 persen," ungkap Gubri di Pekanbaru.

Seperti diketahui, tahun ini, sejak 24 Januari 2017 lalu telah menetapkan stastus siaga asap di Riau selama 97 hari kalender. Hal ini sebagai bentuk pencegahan Karhutla secara dini sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo.

Penetapan itu dilakukan dengan nomor: Kpts112/I/2017 tentang penanggulangan bencana asap. Ini berlaku sampai 30 April 2017.

"Ini berkat kerjasama kita semua, tim satgas dan srakeholder lainnya," sebutnya.

Lanjutnya, dalam mencegah dan mengatasi terjadinya karhutla di Riau, menurutnya memang dibutuhkan kontribusi dan kerjasama yang maksimal dari seluruh pihak.

"Ini tidak bisa dilakukan oleh masing-masing pihak. Kita tidak perlu saling menyalahkan, tapi kita beri kontribusi yang maksimal," sebutnya.

Pada apel itu, juga hadir Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei, Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Komandan Korem 031/ Wirabima Brigjen TNI Nurendi, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edwar Sanger, Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain dan Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sugarin.

Penulis : Delvi Adri
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • AKN Bengkalis Raih 2 Emas dan 2 Perunggu
  • Libas Kamboja, Timnas Indonesia Siap Hadapi Malaysia di Semifinal
  • Dinilai Ramah Lingkungan, Biogas Kini Sudah Banyak Dikembangkan di Rohil
  • Sekda Meranti Harapkan Penggunaan Dana Desa Transparan dan Akuntable
  • Syamsuar Kembalikan Formulir ke PPP
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved