BREAKING NEWS :
Garuda Tauberes Indonesia, Perusahaan yang Bikin Erick Thohir Tertawa
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

17:37 - Jamu Tim Hang Tuah SMKN 1 ...
14:20 - Selain Beri Beasiswa, Pemp...
15:00 - Deretan Perempuan Hebat di...
15:28 - Gubri Minta Bupati/Walikot...
08:18 - Pemprov Riau Gesa Realisas...
06:24 - Dikunjungi Gubri, Mentan U...
16:45 - Temui Wapres, Gubri Papark...
12:10 - Sekdaprov Riau Beri Pengha...
19:50 - Hingga Desember, Sekdaprov...
19:39 - Gubri Beberkan Potensi Per...
15:50 - Terkait Pengelolaan Barang...
15:01 - Gubri Tekankan Penyandang ...
08:18 - Gubernur Riau Ditunjuk Jad...
21:39 - Sempat Terkendala, Wagubri...
15:13 - Untuk Kenyamanan Jamaah, P...
18:00 - Pekan Depan, Tim Kementeri...
15:18 - Pemprov Riau Subsidi SMA/S...
14:45 - Terbuka ke Publik, Pemprov...
11:19 - Januari Kepala Dinas Akan ...
16:40 - Tolak Diwawancarai Wartawa...
 
Bankeu untuk Kecamatan dan Desa Rawan Kecurangan, Gubri Sebut Akan Awasi Bantuan
Jumat, 15/11/2019 - 23:26:45 WIB
Gubernur Riau Syamsuar (kiri) bersama Wagubri Edy Natar Nasution (tengah) dan Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie
Gubernur Riau Syamsuar (kiri) bersama Wagubri Edy Natar Nasution (tengah) dan Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie
TERKAIT:

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk seluruh kecamatan dan desa di Riau. Bantuan ini dinilai rawan terjadi kecurangan atau penyelewengan.

Hal tersebut juga tak dibantah oleh Gubernur Riau Syamsuar. Namun gubernur mempercayai masyarakat serta pihak terkait dapat mengawasi dana sebesar ratusan juta tersebut.

Syamsuar mengatakan bahwa penggunaan dana tersebut akan diawasi oleh Inspektorat, masyarakat, LSM, wartawan dan juga ada pengawasan dari lembaga penegak hukum.

"Tadi saya sampaikan kepada Camat dan Kepala desa bahwa sekarang diarahkan ke pencegahan, tapi jangan disalahartikan bahwa pencegahan dianggap kelonggaran," ucap Syamsuar, Jumat (15/11/2019) dikutip dari Cakaplah.

Orang nomor satu di Riau ini menegaskan bahwa jika ada yang menyelewengkan dana tersebut dirinya tidak segan-segan memproses bawahannya tersebut. "Akan saya proses dengan penegak hukum. Jadi pencegahan bukan berarti dibiarkan saja, ini akan tetap dikawal," tegasnya.

Lanjut Syamsuar, dirinya juga menuturkan bahwa saat ini sudah ada Peraturan Perundang-undangan (PP) yang baru tentang Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang berkaitan dengan Inspektorat.

"Inspektorat provinsi dan kabupaten akan diberikan kewenangan, bahkan Mendagri juga menegaskan jika ada kesalahan di tingkat kepala daerah, Mendagri langsung yang mengingatkan," tegasnya kembali.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus secara simbolis untuk 1.591 desa dan 166 Kecamatan di Provinsi Riau, Jumat (15/11/2019). Kecamatan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp100 juta sedangkan desa menerima Rp200 juta. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Garuda Tauberes Indonesia, Perusahaan yang Bikin Erick Thohir Tertawa
  • Razia Cipkon Polsek Sukajadi Pekanbaru Sita Miras dan Motor Bodong
  • Pertamina Dumai Gelar Dumai 10 K Energy Run 2019
  • Duh, Banjir di Riau Meluas hingga 5 Kabupaten
  • Jerawat Tak akan Kempis, Mengoles Odol Justru Bikin Makin Parah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved