BREAKING NEWS :
Dibantu LAZNas Chevron, Win Abadi Kini Bisa Pulang ke Kampung Halaman di Aceh Tengah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

23:26 - Bankeu untuk Kecamatan dan...
16:09 - Gubri Resmi Tetapkan Ahmad...
11:51 - Wagubri Ajak Seluruh ASN R...
15:45 - SK Definitif Sekdaprov Bel...
14:30 - Walau Belum Massif, Media ...
20:19 - Usai Bom Bunuh Diri Medan,...
15:39 - SK Penjabat Sekdaprov Riau...
18:02 - Gubri Berharap Pertemuan d...
12:26 - Pemprov Riau Bahas UU Kehu...
16:33 - Belum Ada Kepastian, Gubri...
12:33 - Terima Kedatangan Raja Mud...
17:09 - Prestasi Kontingen Riau pa...
10:25 - Pahlawan Tidak hanya yang ...
13:03 - Pemprov Riau Minta Bantuan...
12:18 - Pj Sekda Beberkan Langkah ...
08:55 - DPM-PTSP Riau Terima Pengh...
13:22 - Kota Pekanbaru Peringkat S...
13:07 - Bentuk UPG, Wagubri: Konse...
12:33 - Gubri Sebut Target Bantuan...
15:51 - Gubri Beberkan Langkah-lan...
 
Pemprov Riau Minta Bantuan Alat Berat ke KLHK untuk Hindari Bakar Lahan
Sabtu, 09/11/2019 - 13:03:10 WIB

PEKANBARU - Membantu desa rawan kebakaran dan lahan (karhutla), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI guna meminta alat berat.

"Kemarin kita sudah menyurati KLHK untuk membantu alat berat, yang sangat kita butuhkan yaitu jenis excavator yang bisa diperbantukan kepada desa atau kecamatan rawan Karhutla," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie dikutip dari Cakaplah.

Dia menerangkan, excavator itu bisa digunakan masyarakat agar tidak lagi membuka hutan dan lahan dengan cara membakar.

"Kita mendapat infromasi ada beberapa alat excavator yang kabarnya hasil sitaan dari KLHK tapi mungkin belum inkrah. Nah kalau sudah inkrah kami berharap bisa diperbantukan di Riau," harapnya.

Mantan Penjabat Bupati Bengkalis ini menyatakan, di provinsi Riau terdapat 186 desa di 75 kecamatan rawan Karhutla.

"Sekarang pak gubernur melalui dana APBD 2019 juga sudah memberikan dana ke masing-masing desa yaitu Rp200 juta per desa, salah satunya adalah membantu desa juga untuk memberikan peralatan Karhutla di masing-masing desa," bebernya.

Ahmad Syah berharap inovasi gubernur Riau meminjam bantuan alat berat excavator kepada KLHK bisa terwujud.

"Semoga Kementerian Pertanian dan KLHK dapat membantu alat excavator yang untuk dipergunakan kepada desa-desa rawan Karhutla yang ada di Riau," ucapnya. (*)


 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dibantu LAZNas Chevron, Win Abadi Kini Bisa Pulang ke Kampung Halaman di Aceh Tengah
  • Bluecore Yamaha Motor Show di Pangkalan Kerinci, Ada Layanan Service Gratis untuk 100 Motor Yamaha
  • Kemenpar Tak Buka Pendaftaran CPNS 2019, Sebab...
  • Kapolda Ungkap Dua Terduga Teroris Tewas saat Baku Tembak dengan Densus 88
  • Bandingkan Nabi Muhammad dengan Sukarno, Sukmawati Dipolisikan atas Tuduhan Penistaan Agama
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved