BREAKING NEWS :
Tahun Depan, Kesbangpol Pekanbaru Fokus Sosialisasi Bahaya Narkoba
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:50 - Hingga Desember, Sekdaprov...
19:39 - Gubri Beberkan Potensi Per...
15:50 - Terkait Pengelolaan Barang...
15:01 - Gubri Tekankan Penyandang ...
08:18 - Gubernur Riau Ditunjuk Jad...
21:39 - Sempat Terkendala, Wagubri...
15:13 - Untuk Kenyamanan Jamaah, P...
18:00 - Pekan Depan, Tim Kementeri...
15:18 - Pemprov Riau Subsidi SMA/S...
14:45 - Terbuka ke Publik, Pemprov...
11:19 - Januari Kepala Dinas Akan ...
16:40 - Tolak Diwawancarai Wartawa...
16:11 - PAD dari Pemutihan Denda P...
15:11 - Gubri: Tumbuh Kembang IKM ...
13:33 - PMPTSP Riau sedang Perbaik...
13:03 - Masih Ada Dua Minggu Lagi,...
07:12 - Janji Izin Dipermudah, Gub...
16:43 - Wagubri​ Ingin Festival ...
13:36 - Gubri Berharap HKBP Bantu ...
11:18 - Agar Tidak Tertinggal, Wag...
 
Gubri Ingin Wujudkan Kota Kembar dengan Malaysia
Senin, 04/11/2019 - 17:02:15 WIB

PEKANBARU - Untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Riau, Gubernur Riau (Gubri) ingin bekerjasama dengan salah satu kota yang ada di negeri jiran Malaysia, yaitu dengan membuat Kota Kembar atau Sister City.

Gubri Syamsuar mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan konsultasi dengan pihak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sebelum memasangkan salah satu daerah di Riau dengan daerah lain di Malaysia.

"Kota kembar ini hanya boleh satu dan tidak boleh banyak. Sementara beberapa kabupaten/kota yang ada di Riau, ada yang mempunyai hubungan sejarah dengan kota-kota di Malaysia. Diantaranya ada Kampar yang punya hubungan sejarah dengan Malaka. Begitu juga Siak dengan Johor dan Pekanbaru dengan Malaka," terangnya, Senin (4/11/2019) siang.

Selain itu, Rokan Hulu (Rohul) juga memiliki hubungan sejarah dengan Malaysia, karena makam Tuanku Tambusai ada di Seremban Malaysia. Lalu ada Pelalawan yang memiliki hubungan sejarah juga dengan Johor, karena banyak peninggalan kejayaan kerajaan Johor di masa lampau dengan Kesultanan Pelalawan.

"Maka dari itu, kami akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Kemenpar untuk menentukan daerah mana yang paling berpotensi untuk menjadi kota kembar," bebernya.

Dengan adanya kota kembar ini, nantinya diharapkan tingkat kunjungan pariwisata Provinsi Riau dapat lebih meningkat. Selain itu, kedua kota juga bisa melakukan pertukaran pelajar.

"Untuk mencari investor dan mewujudkan industri ekonomi kreatif pun kita bisa lebih mudah. Terlebih, bakalan banyak para wisatawan dan turis yang akan berkunjung dan tertarik untuk berinvestasi di Riau," tutupnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tahun Depan, Kesbangpol Pekanbaru Fokus Sosialisasi Bahaya Narkoba
  • Miris, Bayi 40 Hari Meninggal karena Diberi Makan Pisang di Kebon Jeruk
  • Tak Ada yang Memenuhi Syarat, Jabatan Kadiskes Pekanbaru Bakal Diseleksi Ulang
  • Pemerkosaan Makin Mengerikan di India, Warganya Malu dengan Negara Sendiri
  • Sekda Riau Minta Istri-istri Pejabat Tidak Merengek Urusi Pekerjaan Suami
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved