BREAKING NEWS :
Mahasiswi di Inhil Jatuh ke Sungai Belum Ditemukan Juga
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:00 - Masuk 5 Besar Peredaran Na...
20:59 - Yan Prana Jaya Dikabarkan ...
18:32 - Hadir di FGD, Gubri Sebut ...
15:45 - Sidak Lagi, Wagubri Temuka...
17:43 - Paparkan Kerja PPID di KI ...
15:07 - Gubri Selalu Berharap Bant...
14:23 - Wagubri Berharap SMK Dirga...
13:21 - Hari Pangan Sedunia, Wagu...
09:27 - Quran Center di Riau Juga ...
20:37 - Wadah Promosi Produk Ekono...
15:53 - Gubri Sebut Riau Masih Sia...
11:13 - Gubri Minta Walikota/Bupat...
18:18 - PJ Sekda Riau Sebut 121 De...
16:34 - Premium Langka di Pekanbar...
15:14 - Tidak Main-main, Bekraf RI...
06:02 - Atasi Karhutla, Pemprov Ri...
14:05 - Cemari Lingkungan, Gubri ...
10:34 - DAK Fisik Riau Rp1,3 T Ber...
21:56 - Bertekad Tingkatkan Perika...
12:30 - Wagubri Akan Tertibkan Ten...
 
Solusi agar Tak Ada Lagi Pembakaran Lahan, Tahun Depan Gubri Siapkan Alat Berat Excavator
Senin, 16/09/2019 - 20:06:00 WIB

PEKANBARU - Tahun depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berencana akan menyiapkan peralatan, yakni alat berat excavator terkait upaya Satgas Karhutla dalam pencegahan kasus pembakaran lahan. Tujuan sebagai solusi atau jalan keluar untuk masyarakat. 

Menurut Gubernur Riau, Syamsuar, di Pekanbaru, Senin (16/9/2019) tadi, rencana persiapan peralatan alat berat excavator ini sebagai bentuk pencegahan membuka lahan secara instan atau membakarnya. 

"Persiapan alat ini sebagai bentuk solusi jalan keluar yang baik bagi masyarakat agar menghentikan pembakaran lahan secara instasn (cepat,red)," ucap Syamsuar. 

Lebih lanjut, Syamsuar menyebut alat berat ini bagian utama dalam salah satu cara solusi menghindari terjadinya dampak asap saat ini. Khusus masyarakat yang memiliki lahan di wilayah Provinsi Riau, ke dapan tidak lagi membuka lahan dengan secara instan (membakar,red).

"Rencana persiapannya ini untuk tahun 2020. Namun, saat ini alat escavator belum ada masih lagi kita diupayakan. Jadi besok tidak ada lagi yang membakar lahan," sambung Syamsuar.

Sementara itu, bantuan helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, sejauh ini telah memcapai tujuh unit guna memudahkan proses pencegahan dan pemadaman api melalui udara di lokasi kebakaran lahan. 

"Selain itu, ada juga pesawat hercules dan Cassa yang dalam operasionalnya untuk modifikasi cuaca dengan membuat hujan buatan di wilayah Riau. Ini masih berlanjut di lapangan," kata Syamsuar. 

Penulis : Helmi 
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mahasiswi di Inhil Jatuh ke Sungai Belum Ditemukan Juga
  • Wujud Tanggungjawab Terhadap Lingkungan, Astra Internasional Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon Pelindung
  • Gelar Coffe Morning, Kapolres Meranti Ajak Awak Media Berkolaborasi
  • Yamaha Ikut Meriahkan Ethnic Citizen Mahoni on Campus, Ada Promo Oktoberiah
  • Wiranto Dikawal 2 Dokter saat Perpisahan dengan Bawahan di Kemenko Polhukam
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved