BREAKING NEWS :
Mitsubishi Xpander Siap Meluncur, Wajah Dapat Penyegaran, Harga Makin Mahal?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

08:53 - Gubri Tegaskan Kapolda Aka...
15:42 - Sudah 4 Hari Ini 50 Perso...
19:52 - Galeri Foto 2...
19:52 - Inilah Kegiatan Gubri dan ...
13:03 - Digelar di Pekanbaru, Wagu...
10:47 - Gubri Sebut Karhutla Riau ...
13:31 - Pj Sekda Sebut Ada 61 Inov...
13:35 - Pendaftaran Ditutup, Ini D...
20:06 - Solusi agar Tak Ada Lagi P...
15:37 - Pimpin Upacara HUT ke-62 P...
21:55 - Apel Siaga Pencegahan Karh...
14:04 - Besok Gubri Ikut Rakor Bah...
12:00 - Hadiri Harhubnas, Wagubri:...
06:49 - APBD-P 2019 Rampung Dieval...
14:36 - Gubri Dituding Sengaja ke ...
11:21 - Tak Ikuti Salat Istisqa, W...
15:11 - Besok Pagi, Gubri dan Wagu...
12:10 - Wagubri Inginkan Olahraga ...
11:22 - Asap Makin Tebal, Gubri: U...
22:20 - Masih Data OPD yang Butuh,...
 
Wagubri Ingatkan ASN Tak Nongkrong di Kedai Kopi di Jam Kerja, Harus Disiplin Sesuai Aturan
Kamis, 15/08/2019 - 12:33:32 WIB
Wagubri Edy Natar Nasuition
Wagubri Edy Natar Nasuition
TERKAIT:
 
 

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengingatkan pegawai di lingkungan Pemprov Riau untuk disiplin dan tidak nongkrong di kedai kopi saat jam kerja.

"Saya tak melarang ke kedai kopi, tapi jangan di jam kerja. Kalau hari Sabtu dan Minggu kalian ajak saya ke kedai kopi, dari pagi sampai petang saya sanggup, tapi kalau di jam kerja itu yang jadi persoalan," kata Edy, Kamis (15/8/2019).

Selain itu, kata dia, bentuk indisipliner lainnya yang kerap ia jumpai yaitu masih banyak pegawai yang tidak berpakaian lengkap dengan atributnya, seperti pakaian Melayu tidak dilengkapi kain sarung dan papan nama di baju dinas.

"Saya juga enggak suka kalau dibilang Wagub kan mantan TNI, makanya disiplin. Disiplin itu bukan milik TNI, disiplin itu milik siapa pun yang berkeinginan untuk maju, itu prinsipnya," kata Edy.

Menurut dia, sudah banyak pegawai indisipliner yang diberi sanksi dan teguran oleh kepala OPD masing-masing.

"Kalau ada pegawai yang bilang pekerjaan selesai walaupun tak masuk kantor, berarti perlu dievaluasi organiasi ini, berarti tanpa dia pun pekerjaan selesai, kenapa negara harus bayar dia gitu lho, ini kan sederhana saja semua ini," lanjut dia dikutip dari Riau Mandiri.

Edy menegaskan, semua harus berjalan sesuai koridor aturan yang berlaku. Oleh karena itu dia membuat terobosan dengan cara merazia pegawai yang suka nongkrong di kedai kopi saat jam kerja. Ini ia lakukan sejak dilantik sebagai Wakil Gubernur Riau.

Hasilnya, menurut dia, sejak diperingatkan sudah ada perbaikan disiplin pegawai di lingkungan Pemprov Riau.

"Perbaikan ada, tapi tak bisa seperti membalikkan telapak tangan," kata dia. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mitsubishi Xpander Siap Meluncur, Wajah Dapat Penyegaran, Harga Makin Mahal?
  • Tampil Sebagai Runner Up Kiper PS UIR Terpilih Pemain Terbaik Piala Menpora 2019
  • KPU Rohul Raih Tiga Penghargaan Penilaian Penyelenggaraan Pemilu 2019 Provinsi Riau
  • Miris, Uang Perjalanan Dinas Pejabat di Setda Kuansing Sulit Cair dan Belum Dibayar
  • Jarak Pandang Terbatas, Aktivitas Bandara SSK II Terganggu, 4 Pesawat Tak Berani Mendarat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved