BREAKING NEWS :
Pria di Pekanbaru Meninggal di Tengah Hutan saat Udara Berselimut Asap Karhutla
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:06 - Gubernur Riau Tinjau Lokas...
17:05 - Besok Peletakan Batu Perta...
16:24 - Gubri Sebut Imam Masjidil ...
14:02 - Rahasia Musuh Peradaban, K...
09:28 - Karena Hal Ini Gubri Sebut...
19:07 - Gubri Sebut Anggaran Ranpe...
17:01 - Kabirokesra Pemprov Riau S...
13:35 - Perubahan APBD Riau 2019; ...
14:11 - Disbud Tampilkan Berbagai ...
12:53 - Raih Penghargaan Kota Laya...
15:14 - Gubri Pimpin Rapat Koordin...
08:15 - Gubernur Syamsuar Sambut K...
07:38 - Gubernur Riau Ngaku Bangga...
12:15 - HUT ke-74 RI, Gubri Fokus ...
20:46 - Tidak Semua ASN Ikut Upaca...
16:06 - Gubri Ingin Proses Penyamb...
14:13 - Sidak di Kantor Ini, Wagub...
19:31 - Gubri Apresiasi Pameran Fo...
12:33 - Wagubri Ingatkan ASN Tak N...
23:32 - Gubernur Riau Syamsuar Lau...
 
Wagubri Sesalkan Banyak Pantai di Riau Terkena Abrasi
Jumat, 26/07/2019 - 10:59:18 WIB
 Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat menyampaikan sambutan pada acara Lokakarya Pengembangan Pengelolaan Pesisir terpadu di Riau.
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat menyampaikan sambutan pada acara Lokakarya Pengembangan Pengelolaan Pesisir terpadu di Riau.
TERKAIT:

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nst menyesalkan banyak pantai di pesisir Riau yang terkena abrasi. Minimnya hutan mangrove disebutnya sebagai salah satu penyebabnya.

Hal itu disampaikan Wagubri saat memimpin Lokakarya Pengembangan Pengelolan Pesisir, Kamis (25/7/2019) di Hotel Pangeran Pekanbaru. Kegiatan ini ditaja The nature conservancy.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini. Pasalnya kondisi pantai di wilayah Riau yang terkena dampak abrasi cukup memprihatinkan. Bahkan konsisi ini bila dibiarkan bisa mengancam daratan," ujar Edy Natar.

Edy mengatakan dengan digelarnya lokakarya yang bekerjasama dengan Pemrov Riau, daerah pesisir bisa diselamatkan dari dampak abrasi. Salah satu caranya adalah membuat hutan mangrove.

"Kita sangat menyayangkan banyaknya pantai kita yang terkena abrasi. Bahkan sekarang keadaan ini sudah menjadi perhatian di tingkat pusat. Kemarin tim kemaritiman sudah memberikan perhatian khusus terhadap mangrove ini," ungkap Edy sembari menyebutkan ada tiga pulau besar yang butuh perhatian serius dari abrasi yaitu Pulau Rupat, Pulau Pesisir dan Bengkalis.

Edy menyebutkan, menyelamatkan pantai dari abrasi sama artinya juga menyelamatkan pariwisata Riau. "Kalau pantai kita terpelihara bukan tidak mungkin bisa menarik perhatian wisatawan dari luar. Karena daerah atau wilayah yang memiliki hutan mangrove ini tidak banyak, dan itu jadi poin bagi kita," tutupnya.

Penulis : Revo
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pria di Pekanbaru Meninggal di Tengah Hutan saat Udara Berselimut Asap Karhutla
  • Bupati Alfedri Dukung Objek Wisata Telago Bathin Bungsu Jadi Ikon Wisata Baru Minas
  • Alex Rins Juara MotoGP Inggris, Kalahkan Marquez di Tikungan Terakhir
  • MUI Siak Taja Pelatihan Dasar bagi Calon Dewan Pengawas Syariah
  • Bupati Alfedri Berharap Petua yang Sandang Gelar Jadi Suluh Penerang dan Tujuk Ajar ke Generasi Muda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved