Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

19:01 - RAPP Bantu Perbaiki Jalan ...
15:48 - Ketua MPC Pemuda Pancasila...
13:00 - FSP2KI Minta Bupati Pelala...
14:49 - Bangun Usaha di Pelalawan ...
19:28 - Lembaga Kemasyarakatan Dim...
17:54 - Rutin Ikuti Pelalawan Expo...
17:40 - Bupati Harris Serahkan Pia...
18:06 - Bupati Harris Harapkan Per...
12:50 - DPM-PTSP Pelalawan Patok T...
16:39 - 128 Stand Ramaikan Pelalaw...
18:08 - Warga Pangkalan Kerinci Ke...
16:28 - MUI Apresiasi RAPP Rangkul...
10:03 - Hingga September, Realisas...
17:11 - Disdukcapil Pelalawan Ajuk...
18:01 - Pemkab Pelalawan Buka Ribu...
17:22 - Abaikan MoU, Satpol PP aka...
10:05 - BPKAD Pelalawan Bakal Eval...
18:19 - Disperindag Pelalawan Mula...
10:24 - 401 JCH Pelalawan Bersiap ...
17:29 - Tahun Ini Peserta Kurban d...
 
Program Desa Bebas Api Tekan Angka Kebakaran Nasional
Selasa, 22/08/2017 - 15:53:07 WIB
Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Omri Samosir memberikan penjelasan mengenai peralatan yang digunakan crew leader
Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Omri Samosir memberikan penjelasan mengenai peralatan yang digunakan crew leader
TERKAIT:

PELALAWAN - Sebanyak 4 desa di Provinsi Riau dan 1 desa di Provinsi Jambi menerima penghargaan atas usaha dan kontribusi seluruh elemen desa yang telah berhasil berperan dalam menekan angka terjadinya kebakaran hutan dan lahan dalam skala nasional.

Penghargaan Desa Bebas Api diserahkan secara langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik lndonesia, Montty Girianna kepada perwakilan kelima desa yang berhasil mencegah kebakaran lahan selama kurun satu  tahun lalu.

Kelima desa yakni Desa Lubuk Ogong, Desa Lalang Kabung, Desa Delik dan Desa Segati di Provinsi Riau dan Desa Lubuk Bernai di Provinsi Jambi, berhasil terpilih sebagai desa tanpa terbakar. Masing-masing desa yang bergabung dalam program Desa Bebas Api binaan Asian Agri tersebut menerima penghargaan dalam bentuk insentif sebesar Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) yang dapat dimanfaatkan untuk pengadaan maupun perbaikan fasilitas penunjang pencegahan kebakaran di desa.

Asian Agri memulai program DBA sejak tahun 20I6 dengan bermitra bersama 7 desa di Riau dan 2 desa di Jambi. Tercatat pada tahun 2016 dari 306.664 hektare lahan desa yang tergabung dalam program DBA
msyankat desa berhasil menekan kebakaran hingga 7,98 hektar luas lahan dari tahun sebelumnya yang mencapai l3,75 hektar.

“Salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam penurunan angka kebakaran lahan adalah inisiatif desa yang turut berperan dalam pencegahan kebakaran. Selain berkomitmen untuk tidak melakukan pembakaran lahan, pihak yang paling dekat dengan lokasi berpoetensi terbakar, pencegahan dan antisipasi dini akan lebih mudah dilakukan agar api tidak berkembang lebih luas," ungkap Welly Pardede, Head of Sustainability Operation & CSR Asian Agri.

Usai menyerahkan pengahrgaan kepada lima desa tersebut, Montty menegaskan bahwa inisiatif kerjasama antara masyarakat, perusahaan dan seluruh elemen desa mendapat dukungan dari pemerintah. Montty mengungapkan model kemitraan ini dibutuhkan untuk saling bahu-membahu mencegah dampak buruk yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan.

MoU Desa Bebas Api

Sebanyak 16 desa yang berada di Riau dan Jambi menegaskan komitmen mereka dalam mencegah kebakaran nasional dengan bergabung bersama program Desa Bebas Api tahun kedua yang diresmikan Asian Agri hari ini, Selasa (22/8/2017).

Program Desa Bebas Api (DBA) Asian Agri merupakan sinergi bersama antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan dalam menekan angka kebakaran lahan. Program ini didukung oleh inisiatif masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api untuk mencegah kebakaran dan kabut asap di lingkungan tempat tinggal mereka.

Montty Girianna, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI di sela-sela acara Penyerahan Penghargaan dan Penandatanganan MoU Desa Bebas Api Asian Agri mendorong keikutsertaan desa-desa lainnya dalam program ini, khususnya yang berlokasi di daerah rawan terjadinya kebakaran.

"Kontribusi desa untuk ikut serta dalam pencegahan kebakaran seperti ini sangat patut diapresiasi. Upaya masyarakat menjaga kelestarian lingkungan merupakan wujud tanggung jawab untuk mewariskan lingkungan yang sehat dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa depan," kata Montty.

Pada periode program DBA di tahun 20l6. sebanyak 9 desa di Riau dan jambi bergabung dalam program ini. dan berhasil menekan angka luasan kebakaran dengan cukup signilikan yaitu 7,98 hektar dari tahun sebelumnya yang mencapai 13,75 hektar lahan. Kesembilan desa tersebut yakni Desa Delik, Desa Lalang Kabung, Desa Rantau Baru, Desa Lubuk Ogong, Desa Tambak, Desa Segati, Desa Sotol di Riau serta Desa Lubuk Lawas dan Desa Lubuk Bernai di Jambi. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pejabat Meranti Punya Wanita Simpanan di Hotel
  • KSPSI Tunggu Salinan Putusan MA
  • Gubri akan Sampaikan Permintaan Ribuan Buruh PT RAPP ke Mentri LHK
  • Telkomsel Raih Tambahan Spektrum di Frekuensi 2,3 GHz
  • Bupati Syamsuar Lepas Rombongan Bikers Siak Menuju Kota Batu Jawa Timur
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved