Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

17:19 - INGAT!! ASN Pelalawan Dila...
17:16 - Bupati Pelalawan Harapkan ...
16:29 - Hari Ini, Bupati Harris Bu...
08:56 - Gara-gara Perbaikan Jalint...
18:15 - Juni, Disdik Pelalawan Bak...
12:31 - Pemkab Pelalawan Diminta T...
18:29 - Masuki Bulan Suci Ramadan,...
10:22 - Wujudkan Masyarakat Sehat ...
08:54 - Satpol PP Pelalawan: Selur...
06:45 - Kebhinekaan Tercermin Dala...
16:24 - IKDD PT RAPP Taja Kegiatan...
18:43 - Tingkatkan Perekonomian, ...
15:55 - Agar Jadi Contoh, Pelalawa...
06:42 - Diskominfo Pelalawan Ikuti...
17:03 - Ketua PKK: Anak-anak Pelal...
17:47 - Curangi Pemakaian Listrik,...
16:56 - Metro Riau dan Halloriau.c...
08:55 - 9-23 Mei, Polres Pelalawan...
11:44 - Lazis IMRA PT RAPP Kembali...
16:22 - 8.000 Blanko Tiba di Pelal...
 
Isi Gas 3 Kg di Pangkalan Kerinci Cepat Habis, Terindikasi Permainan?
Minggu, 08/01/2017 - 17:56:25 WIB

PELALAWAN - Saat ini, masyarakat kota Pangkalan Kerinci mengeluhkan isi gas melon 3 Kg yang disinyalir dikurangi isinya oleh agen yang memasok ke warung-warung di daerah pemukiman warga. Pasalnya, gas melon 3 Kg yang biasanya bisa tahan setengah bulan pemakaian rumah tangga, ternyata saat ini gas melon tersebut cuman sanggup bertahan seminggu satu tabungnya.

"Biasanya, untuk pemakaian gas melon 3 Kg itu bisa setengah bulan baru habis kalau untuk kebutuhan rumah tangga, tapi sekarang cuma seminggu bertahan. Seingat saya, sebulan ini saja sudah 4 kali saya beli gas 3 Kg untuk masak dirumah. Ini sudah tak benar," keluh salah seorang warga Pangkalankerinci, Imam, pada media ini, Minggu (7/1/2016).

Imam mengatakan bahwa gas melon 3 Kg yang beredar di wilayah pemukimannya tersebut seperti ada kesengejaan dilakukan kecurangan oleh si agennya. Kecurigaan yang terlihat saat dirinya membeli gas tersebut di kedai, dia melihat bahwa kondisi tabung saat dibelinya sudah tidak bersegel dan tidak ada karet dalam muncung tabungnya.

"Kami selaku konsumen sangat dirugikan, kayaknya mereka para agennya sengaja melakukan kecurangan untuk meraup keuntungan besar, sebab kerusakan tabung kondisinya dalam keadaan tidak bersegel dan juga tidak ada karet di kepala tabungnya. Setelah kita tanyakan ke pihak kedai, mereka bilang dirinya menerima dari agen sudah demikian, berarti ini dilakukan sama agennya. Jadi kita minta supaya masalah ini bisa secepatnya ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait, baik dari kepolisian maupun Disperindag setempat," tegasnya.

Andi juga membeberkan bahwa gas melon yang dijual dengan harga Rp 23 ribu pertabung dengan kondisi seperti yang disampaikan dirinya itu beredar di wilayah pangkalan Kerinci Kota dan pastinya diketahui beredar di seputaran Jalan Pemda.

"Jadi saya minta kepada pihak yang berwenang supaya menyelidiki dan menangkap pelaku kejahatan pengurangan gas melon yang diduga kemungkinan besar pelakunya para agen nakal," tukasnya.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tradisi Baraan di Bengkalis Sarat dengan Nilai-nilai Islami
  • Lapas Bengkalis Temukan Sabu dan Pil Exstasi Saat Razia Sel
  • PLN Riau Pastikan Tak Ada Pemadaman Listrik Hingga H+7 Lebaran
  • Menteri Susi Imbau Masyarakat Ganti Menu Lebaran dari Daging menjadi Ikan
  • Rayakan Idul Fitri, Walikota Pekanbaru Open House selama Dua Hari
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved