Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

14:54 - Pengukuran Jalan Lingkar T...
14:52 - Pengukuran Jalan Lingkar T...
16:36 - Satu Ton Beras untuk Bantu...
10:33 - Pemkab Pelalawan Siapkan D...
06:32 - Duuhhh...Dana BOS SD dan S...
10:30 - Pemkab Pelalawan Beri Perh...
17:21 - Pekan Depan, Guru Honor SD...
07:53 - Miris!! 2.568 Guru Honorer...
18:37 - Pemkab Pelalawan Tetapkan ...
17:04 - RAPP Terima Penghargaan CS...
17:10 - CJH Pelalawan Tahun Ini Di...
12:32 - Masyarakat Berharap Jembat...
11:09 - Januari-Awal Maret, 39 Kas...
10:21 - Dishub Pelalawan Bakal Ban...
18:42 - Pemkab Pelalawan Segera Le...
10:04 - Bupati Harris: SKPD Harus ...
16:16 - Terkendala Persyaratan Tek...
17:07 - Wow..Ada 163 ASN Pelalawan...
10:57 - Gelar Donor Darah ke-50 Ka...
11:00 - Senin Depan, Pejabat Eselo...
 
Isi Gas 3 Kg di Pangkalan Kerinci Cepat Habis, Terindikasi Permainan?
Minggu, 08/01/2017 - 17:56:25 WIB

PELALAWAN - Saat ini, masyarakat kota Pangkalan Kerinci mengeluhkan isi gas melon 3 Kg yang disinyalir dikurangi isinya oleh agen yang memasok ke warung-warung di daerah pemukiman warga. Pasalnya, gas melon 3 Kg yang biasanya bisa tahan setengah bulan pemakaian rumah tangga, ternyata saat ini gas melon tersebut cuman sanggup bertahan seminggu satu tabungnya.

"Biasanya, untuk pemakaian gas melon 3 Kg itu bisa setengah bulan baru habis kalau untuk kebutuhan rumah tangga, tapi sekarang cuma seminggu bertahan. Seingat saya, sebulan ini saja sudah 4 kali saya beli gas 3 Kg untuk masak dirumah. Ini sudah tak benar," keluh salah seorang warga Pangkalankerinci, Imam, pada media ini, Minggu (7/1/2016).

Imam mengatakan bahwa gas melon 3 Kg yang beredar di wilayah pemukimannya tersebut seperti ada kesengejaan dilakukan kecurangan oleh si agennya. Kecurigaan yang terlihat saat dirinya membeli gas tersebut di kedai, dia melihat bahwa kondisi tabung saat dibelinya sudah tidak bersegel dan tidak ada karet dalam muncung tabungnya.

"Kami selaku konsumen sangat dirugikan, kayaknya mereka para agennya sengaja melakukan kecurangan untuk meraup keuntungan besar, sebab kerusakan tabung kondisinya dalam keadaan tidak bersegel dan juga tidak ada karet di kepala tabungnya. Setelah kita tanyakan ke pihak kedai, mereka bilang dirinya menerima dari agen sudah demikian, berarti ini dilakukan sama agennya. Jadi kita minta supaya masalah ini bisa secepatnya ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait, baik dari kepolisian maupun Disperindag setempat," tegasnya.

Andi juga membeberkan bahwa gas melon yang dijual dengan harga Rp 23 ribu pertabung dengan kondisi seperti yang disampaikan dirinya itu beredar di wilayah pangkalan Kerinci Kota dan pastinya diketahui beredar di seputaran Jalan Pemda.

"Jadi saya minta kepada pihak yang berwenang supaya menyelidiki dan menangkap pelaku kejahatan pengurangan gas melon yang diduga kemungkinan besar pelakunya para agen nakal," tukasnya.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Rumah Sakit Putra Spesialis Malaka Beri Kemudahan dan Pelayanan Berobat Warga Riau
  • DLH Bengkalis Diminta Buat Bank Sampah
  • Libur Nyepi, Istana Siak Ramai Pengunjung
  • Hina Raja Salman, Pejabat Kuwait Dipenjara 46 Tahun
  • DPRD Pelalawan Tetapkan Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved