Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

19:06 - Setelah Batik Andalan, Kin...
14:57 - Dukung Pelestarian Adat Me...
22:20 - Jelang Ramadan, Jamaah Wir...
09:31 - PT RAPP Serahkan Bantuan S...
12:09 - KNPI Kerumutan Gelar Trip ...
10:41 - Sambut Ramadan, Anak-anak ...
10:32 - Baru 381 Calon Jamaah Haji...
14:33 - Pemkab Pelalawan akan Tera...
16:22 - Peringati Hari Buruh, Aspe...
15:22 - Putra-putri Pelalawan Dido...
15:51 - Tak hanya Cegah Karhutla, ...
22:51 - Tengku Azmun Titip Sama An...
17:39 - Wabup Pelalawan Tinjau Pel...
18:34 - IWARA Konsisten Jalani Pro...
17:54 - Madu Foresbi Asli dari Poh...
16:24 - Tak Ada Izin Beroperasi di...
13:22 - Dibuka Wakil Bupati Pelala...
17:01 - Indomaret di RSUD Selasih ...
14:28 - Keppres Belum Keluar, Keme...
11:40 - Tertarik Batik Bono, PKK L...
 
Isi Gas 3 Kg di Pangkalan Kerinci Cepat Habis, Terindikasi Permainan?
Minggu, 08/01/2017 - 17:56:25 WIB

PELALAWAN - Saat ini, masyarakat kota Pangkalan Kerinci mengeluhkan isi gas melon 3 Kg yang disinyalir dikurangi isinya oleh agen yang memasok ke warung-warung di daerah pemukiman warga. Pasalnya, gas melon 3 Kg yang biasanya bisa tahan setengah bulan pemakaian rumah tangga, ternyata saat ini gas melon tersebut cuman sanggup bertahan seminggu satu tabungnya.

"Biasanya, untuk pemakaian gas melon 3 Kg itu bisa setengah bulan baru habis kalau untuk kebutuhan rumah tangga, tapi sekarang cuma seminggu bertahan. Seingat saya, sebulan ini saja sudah 4 kali saya beli gas 3 Kg untuk masak dirumah. Ini sudah tak benar," keluh salah seorang warga Pangkalankerinci, Imam, pada media ini, Minggu (7/1/2016).

Imam mengatakan bahwa gas melon 3 Kg yang beredar di wilayah pemukimannya tersebut seperti ada kesengejaan dilakukan kecurangan oleh si agennya. Kecurigaan yang terlihat saat dirinya membeli gas tersebut di kedai, dia melihat bahwa kondisi tabung saat dibelinya sudah tidak bersegel dan tidak ada karet dalam muncung tabungnya.

"Kami selaku konsumen sangat dirugikan, kayaknya mereka para agennya sengaja melakukan kecurangan untuk meraup keuntungan besar, sebab kerusakan tabung kondisinya dalam keadaan tidak bersegel dan juga tidak ada karet di kepala tabungnya. Setelah kita tanyakan ke pihak kedai, mereka bilang dirinya menerima dari agen sudah demikian, berarti ini dilakukan sama agennya. Jadi kita minta supaya masalah ini bisa secepatnya ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait, baik dari kepolisian maupun Disperindag setempat," tegasnya.

Andi juga membeberkan bahwa gas melon yang dijual dengan harga Rp 23 ribu pertabung dengan kondisi seperti yang disampaikan dirinya itu beredar di wilayah pangkalan Kerinci Kota dan pastinya diketahui beredar di seputaran Jalan Pemda.

"Jadi saya minta kepada pihak yang berwenang supaya menyelidiki dan menangkap pelaku kejahatan pengurangan gas melon yang diduga kemungkinan besar pelakunya para agen nakal," tukasnya.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tiga Orang Kurir Jaringan Narkoba Internasional Ditangkap saat Menuju Jakarta
  • Babinsa Koramil 07/Reteh Bagikan Ratusan Takjil di Kecamatan Keritang
  • Ini yang Diinginkan Masyarakat Rohul Jika Syamsuar - Edy Natar Jadi Gubernur Riau
  • APP Sinar Mas Memperingati Lima Tahun Komitmen Forest Conservation Policy
  • Pemkab Inhu Hadirkan Penceramah Prof. Dr Ir H Rokhmin Dahuri MS
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved