Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

17:28 - Persiapan Kedatangan Presi...
08:47 - Hingga Kini, Warga Pelalaw...
05:00 - Hari Ini, BKD Pelalawan Ge...
10:01 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
09:57 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
10:21 - Bila Anggaran Tersedia, Pr...
17:56 - Isi Gas 3 Kg di Pangkalan ...
09:31 - Baperjakat Pelalawan Dimin...
17:21 - Tingkatkan Kesejahteraan, ...
17:15 - Februari, PLN Pangkalanker...
17:11 - Februari, Distan Pelalawan...
14:36 - Para Kades di Pelalawan Di...
18:42 - Tanyakan Kejelasan, BUMD T...
12:55 - Pelalawan Masih Kekurangan...
17:04 - Pemkab Pelalawan Sudah Bay...
19:42 - Heboh di Seminar Zakat Nas...
16:19 - Penggunakan DAK-DR untuk P...
17:18 - Komisi I Desak Pemkab Pela...
07:45 - Pangkalan Kerinci Tak Kunj...
20:16 - Diskes Pelalawan Usulkan A...
 
Isi Gas 3 Kg di Pangkalan Kerinci Cepat Habis, Terindikasi Permainan?
Minggu, 08/01/2017 - 17:56:25 WIB

PELALAWAN - Saat ini, masyarakat kota Pangkalan Kerinci mengeluhkan isi gas melon 3 Kg yang disinyalir dikurangi isinya oleh agen yang memasok ke warung-warung di daerah pemukiman warga. Pasalnya, gas melon 3 Kg yang biasanya bisa tahan setengah bulan pemakaian rumah tangga, ternyata saat ini gas melon tersebut cuman sanggup bertahan seminggu satu tabungnya.

"Biasanya, untuk pemakaian gas melon 3 Kg itu bisa setengah bulan baru habis kalau untuk kebutuhan rumah tangga, tapi sekarang cuma seminggu bertahan. Seingat saya, sebulan ini saja sudah 4 kali saya beli gas 3 Kg untuk masak dirumah. Ini sudah tak benar," keluh salah seorang warga Pangkalankerinci, Imam, pada media ini, Minggu (7/1/2016).

Imam mengatakan bahwa gas melon 3 Kg yang beredar di wilayah pemukimannya tersebut seperti ada kesengejaan dilakukan kecurangan oleh si agennya. Kecurigaan yang terlihat saat dirinya membeli gas tersebut di kedai, dia melihat bahwa kondisi tabung saat dibelinya sudah tidak bersegel dan tidak ada karet dalam muncung tabungnya.

"Kami selaku konsumen sangat dirugikan, kayaknya mereka para agennya sengaja melakukan kecurangan untuk meraup keuntungan besar, sebab kerusakan tabung kondisinya dalam keadaan tidak bersegel dan juga tidak ada karet di kepala tabungnya. Setelah kita tanyakan ke pihak kedai, mereka bilang dirinya menerima dari agen sudah demikian, berarti ini dilakukan sama agennya. Jadi kita minta supaya masalah ini bisa secepatnya ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait, baik dari kepolisian maupun Disperindag setempat," tegasnya.

Andi juga membeberkan bahwa gas melon yang dijual dengan harga Rp 23 ribu pertabung dengan kondisi seperti yang disampaikan dirinya itu beredar di wilayah pangkalan Kerinci Kota dan pastinya diketahui beredar di seputaran Jalan Pemda.

"Jadi saya minta kepada pihak yang berwenang supaya menyelidiki dan menangkap pelaku kejahatan pengurangan gas melon yang diduga kemungkinan besar pelakunya para agen nakal," tukasnya.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Asik Pesta Sabu di Kontrakan, 7 Warga Kampar Digiring ke Sel
  • Panitia Imlek Bersama Audiensi ke Gubri
  • Buruan Tukar Mobil Lama Anda dengan Nissan Baru
  • Halo Kick! Sediakan Benefit Premium bagi Pelanggan kartuHalo
  • Ratusan TKA di Proyek PLTU Tenayan Raya Digrebek
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved