Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

14:54 - Pengukuran Jalan Lingkar T...
14:52 - Pengukuran Jalan Lingkar T...
16:36 - Satu Ton Beras untuk Bantu...
10:33 - Pemkab Pelalawan Siapkan D...
06:32 - Duuhhh...Dana BOS SD dan S...
10:30 - Pemkab Pelalawan Beri Perh...
17:21 - Pekan Depan, Guru Honor SD...
07:53 - Miris!! 2.568 Guru Honorer...
18:37 - Pemkab Pelalawan Tetapkan ...
17:04 - RAPP Terima Penghargaan CS...
17:10 - CJH Pelalawan Tahun Ini Di...
12:32 - Masyarakat Berharap Jembat...
11:09 - Januari-Awal Maret, 39 Kas...
10:21 - Dishub Pelalawan Bakal Ban...
18:42 - Pemkab Pelalawan Segera Le...
10:04 - Bupati Harris: SKPD Harus ...
16:16 - Terkendala Persyaratan Tek...
17:07 - Wow..Ada 163 ASN Pelalawan...
10:57 - Gelar Donor Darah ke-50 Ka...
11:00 - Senin Depan, Pejabat Eselo...
 
Pemkab Pelalawan Sudah Bayarkan Tunggakan Proyek 2016
Rabu, 21/12/2016 - 17:04:54 WIB

PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten Pelalawan akhirnya akan membayarkan tunggakan proyek 2016 yang belum terbayar. Meski sampai saat ini besaran nilai proyek yang akan dibayarkan masih dihitung, namun kepastian pembayaran yang akan menggunakan Dana Alokasi Khusus - Dana Reboisasi (DAK-DR) sudah bisa digunakan.

"Ya, kita akan bayarkan memakai dana Reboisasi sesuai dengan progress pekerjaannya. Pijakan hukum kita akan membayarkan tunggakan itu adalah Peraturan Kemenkeu 187 Pasal 113 a," terang Kabag Keuangan Setda Pelalawan, Hanafi.

Hanafi menjelaskan dalam PMK 187 Pasal 113 a itu dijelaskan Dalam hal Daerah mengalami kesulitan likuiditas sebagai akibat dari realisasi penerimaan daerah tidak mencukupi untuk mendanai kegiatan yang sudah ditetapkan dalam APBD, maka Pemerintah Daerah dapat memanfaatkan sisa dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa yang sudah ditentukan penggunaannya.

"Tapi di APBD 2017, anggaran Dana Reboisasi itu akan kita anggarkan kembali," katanya.

Dikatakannya, anggaran dana reboisasi sebesar 182 Milyar ini memang sejak tahun 2009 mengendap di Kas Daerah Pelalawan. Dana ini tak bisa digunakan oleh SKPD bersangkutan karena tak sesuai dengan aturan hukumnya.

"Kita tak berani menggunakannya, kalau dipaksa bisa menjadi persoalan hukum," ujar Hanafie.

Pasalnya, lanjutnya, dalam peraturan pemerintah tentang penggunaan DAK-DR, harus diperuntukan bagi lahan atau hutan yang kritis serta mengalami kerusakan.

"Sedangkan di Pelalawan sendiri, tak ada hutan yang dimaksud dalam aturan itu. Soalnya, hutan yang perlu direboisasi itu kebanyakan masuk dalam areal perizinan perusahaan. Tentunya, secara otomatis itu menjadi tanggungjawab perusahaan yang bersangkutan," jelasnya.

Karena hal tersebut, masih kata Hanafie, Pemkab Pelalawan tidak bisa menyentuh dana tersebut. Padahal Pelalawan menerima DAK-DR setiap tahun, sejak tahun 2009 hingga 2016 ini.

"Kalau sekarang dana tersebut bisa kita gunakan untuk pembayaran tunggakan proyek dikarenakan sudah aturan yang merevisi hal tersebut, jadi bisa kita bayarkan. Tapi kita anggarkan kembali di APBD 2017," tukasnya.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Rumah Sakit Putra Spesialis Malaka Beri Kemudahan dan Pelayanan Berobat Warga Riau
  • DLH Bengkalis Diminta Buat Bank Sampah
  • Libur Nyepi, Istana Siak Ramai Pengunjung
  • Hina Raja Salman, Pejabat Kuwait Dipenjara 46 Tahun
  • DPRD Pelalawan Tetapkan Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved