Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

13:08 - Semakin Tinggi, Debit Air ...
16:34 - Banjir, Jalan Koridor Lang...
10:53 - Pemkab Buka Pendaftaran Im...
17:14 - Puluhan Ibu-ibu di Pangkal...
14:54 - Jelang Natal dan Tahun Bar...
11:03 - Maksimalkan Pelayanan, Kad...
15:17 - Riau Raih Juara Umum Lomba...
14:31 - PMI Ungkap Persediaan Dara...
15:48 - 625 Peserta CPNS Pelalawan...
14:37 - Capaian Vaksin MR di Pelal...
15:16 - Pemkab Pelalawan Jadi Nomi...
15:38 - Lima Kabupaten se-Provinsi...
16:19 - Lantik Dirut BUMD, Ini Pes...
11:57 - Wabup Pelalawan Buka Festi...
13:33 - Waspada, Ibu Rumah Tangga ...
11:59 - Pertamina EP Asset 1 Lirik...
14:56 - Bupati HM Harris Berturut-...
13:39 - Syafri Dipilih sebagai Dir...
16:58 - Di Penghujung Tahun, Kadis...
10:27 - Tahun Ini, Pergaulan Bebas...
 
Waralaba Menjamur, Pedagang Kecil Makin Tertindas
Minggu, 17/01/2016 - 16:44:03 WIB

PELALAWAN - Menjamurnya usaha waralaba minimarket seperti Alfamart dan Indomaret di Kabupaten Pelalawan dikeluhkan pedagang kecil. Dimana sebagian pedagang Kecil yang berjualan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci mengeluhkan pendapatan mereka merosot tajam.
   
Salah satu pedagang yang berjualan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci Ujang mengatakan, semenjak ada waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang sudah menjamur bisnisnya terasa sepi, pendapatan sehari bisa merosot sampai 50 persen. Persaingan bisnis seperti itu menurutnya merugikan dirinya selaku pedagang kecil. Dimana pemilik toko bermodal kecil terpaksa kalah bersaing dengan perusahaan bermodal besar.
   
"Mereka modalnya besar, ambil barang banyak jadi harga bisa ditekan. Otomatis kita yang pedagang modal dikit jadi kalah, tebus barang dari agen saja sudah susah sekarang. Dengan makin banyaknya usaha tersebut, membuat kami merasa tertindas saja," ujarnya.

Ujang juga mengatakan, selain itu, kondisi makin parah dengan jumlah waralaba yang terus tumbuh. Dirinya mengeluhkan waralaba tersebut dibangun dalam lokasi yang berdekatan. Pihaknya sebagai pedagang kecil mengaku kalah modal.

"Di Kecamatan Pangkalan Kerinci saja, dengan jarak yang tak sampai 4 km, ada 20 waralaba minimarket berdiri. Otomatis masyarakat jadi malas belanja ke pasar. Sebab, toko seperti itu hampir menjual semuanya," imbuhnya.
   
Keluhan senada juga diungkapkan pedagang lainnya Sunarto. Ia megeluhkan penghasilan sejak adanya waralaba ini turun. Biasanya omset mencapai kurang lebih 4 juta sekarang bahkan 2 juta pun tidak sampai omset yang didapat, karena sepinya pembeli yang berbelanja ketempat dirinya.
     
"Kalo sudah banyak, kita yang susah karena kalah modal. Dengan makin menjamur usaha Alfamart dan Indomaret di Kecamatan Pangkalan Kerinci, kita berharap agar pemerintah lebih selektif lagi untuk mengeluarkan izin usaha dan menata supermarket (waralaba) yang sudah banyak menjamur," jelasnya.
     
Pantauan media ini di lapangan, ada 20 usaha waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang terdapat di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Cerita Mistis di Balik Rupbasan, dari Mobil Menyala Sendiri, hingga Orang Berdiri di Atas Gedung
  • Gelaran Perdana, Suzuki Futsal Community Challenge
  • Vanessa, Mahasiswi Unilak Raih Emas Asean University Games XIV di Myanmar
  • Dewan Harapkan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Segera Ditindaklanjuti Agar Selesai Sebelum Tahun Anggaran 2018
  • Bupati Beri Jawaban Terkait Bangunan Tiga Pilar Yang Belum Juga Dimanfaatkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved