Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

18:27 - Satpol PP dan Damkar Pelal...
17:56 - Pemkab Pelalawan Tunggu Ha...
10:02 - 2016, BKD Pelalawan Berhen...
17:28 - Persiapan Kedatangan Presi...
08:47 - Hingga Kini, Warga Pelalaw...
05:00 - Hari Ini, BKD Pelalawan Ge...
10:01 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
09:57 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
10:21 - Bila Anggaran Tersedia, Pr...
17:56 - Isi Gas 3 Kg di Pangkalan ...
09:31 - Baperjakat Pelalawan Dimin...
17:21 - Tingkatkan Kesejahteraan, ...
17:15 - Februari, PLN Pangkalanker...
17:11 - Februari, Distan Pelalawan...
14:36 - Para Kades di Pelalawan Di...
18:42 - Tanyakan Kejelasan, BUMD T...
12:55 - Pelalawan Masih Kekurangan...
17:04 - Pemkab Pelalawan Sudah Bay...
19:42 - Heboh di Seminar Zakat Nas...
16:19 - Penggunakan DAK-DR untuk P...
 
Waralaba Menjamur, Pedagang Kecil Makin Tertindas
Minggu, 17/01/2016 - 16:44:03 WIB

PELALAWAN - Menjamurnya usaha waralaba minimarket seperti Alfamart dan Indomaret di Kabupaten Pelalawan dikeluhkan pedagang kecil. Dimana sebagian pedagang Kecil yang berjualan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci mengeluhkan pendapatan mereka merosot tajam.
   
Salah satu pedagang yang berjualan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci Ujang mengatakan, semenjak ada waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang sudah menjamur bisnisnya terasa sepi, pendapatan sehari bisa merosot sampai 50 persen. Persaingan bisnis seperti itu menurutnya merugikan dirinya selaku pedagang kecil. Dimana pemilik toko bermodal kecil terpaksa kalah bersaing dengan perusahaan bermodal besar.
   
"Mereka modalnya besar, ambil barang banyak jadi harga bisa ditekan. Otomatis kita yang pedagang modal dikit jadi kalah, tebus barang dari agen saja sudah susah sekarang. Dengan makin banyaknya usaha tersebut, membuat kami merasa tertindas saja," ujarnya.

Ujang juga mengatakan, selain itu, kondisi makin parah dengan jumlah waralaba yang terus tumbuh. Dirinya mengeluhkan waralaba tersebut dibangun dalam lokasi yang berdekatan. Pihaknya sebagai pedagang kecil mengaku kalah modal.

"Di Kecamatan Pangkalan Kerinci saja, dengan jarak yang tak sampai 4 km, ada 20 waralaba minimarket berdiri. Otomatis masyarakat jadi malas belanja ke pasar. Sebab, toko seperti itu hampir menjual semuanya," imbuhnya.
   
Keluhan senada juga diungkapkan pedagang lainnya Sunarto. Ia megeluhkan penghasilan sejak adanya waralaba ini turun. Biasanya omset mencapai kurang lebih 4 juta sekarang bahkan 2 juta pun tidak sampai omset yang didapat, karena sepinya pembeli yang berbelanja ketempat dirinya.
     
"Kalo sudah banyak, kita yang susah karena kalah modal. Dengan makin menjamur usaha Alfamart dan Indomaret di Kecamatan Pangkalan Kerinci, kita berharap agar pemerintah lebih selektif lagi untuk mengeluarkan izin usaha dan menata supermarket (waralaba) yang sudah banyak menjamur," jelasnya.
     
Pantauan media ini di lapangan, ada 20 usaha waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang terdapat di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • APBD Inhu Tahun 2017 Sebesar Rp1,4 Triliun Disahkan Malam Hari
  • Satpol PP dan Damkar Pelalawan Aktifkan 3 Posko Keamanan dan Waspada Kebakaran
  • Pemprov Riau Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karlahut
  • 2017, Satpol PP Pekanbaru Stop Pelatihan Anggota
  • DPRD Pekanbaru Nilai Penganggaran Operasional Lurah hingga Ratusan Juta Tidak Tepat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved