Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

15:48 - Ketua MPC Pemuda Pancasila...
13:00 - FSP2KI Minta Bupati Pelala...
14:49 - Bangun Usaha di Pelalawan ...
19:28 - Lembaga Kemasyarakatan Dim...
17:54 - Rutin Ikuti Pelalawan Expo...
17:40 - Bupati Harris Serahkan Pia...
18:06 - Bupati Harris Harapkan Per...
12:50 - DPM-PTSP Pelalawan Patok T...
16:39 - 128 Stand Ramaikan Pelalaw...
18:08 - Warga Pangkalan Kerinci Ke...
16:28 - MUI Apresiasi RAPP Rangkul...
10:03 - Hingga September, Realisas...
17:11 - Disdukcapil Pelalawan Ajuk...
18:01 - Pemkab Pelalawan Buka Ribu...
17:22 - Abaikan MoU, Satpol PP aka...
10:05 - BPKAD Pelalawan Bakal Eval...
18:19 - Disperindag Pelalawan Mula...
10:24 - 401 JCH Pelalawan Bersiap ...
17:29 - Tahun Ini Peserta Kurban d...
10:27 - Disperindagpas Kecolongan,...
 
Waralaba Menjamur, Pedagang Kecil Makin Tertindas
Minggu, 17/01/2016 - 16:44:03 WIB

PELALAWAN - Menjamurnya usaha waralaba minimarket seperti Alfamart dan Indomaret di Kabupaten Pelalawan dikeluhkan pedagang kecil. Dimana sebagian pedagang Kecil yang berjualan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci mengeluhkan pendapatan mereka merosot tajam.
   
Salah satu pedagang yang berjualan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci Ujang mengatakan, semenjak ada waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang sudah menjamur bisnisnya terasa sepi, pendapatan sehari bisa merosot sampai 50 persen. Persaingan bisnis seperti itu menurutnya merugikan dirinya selaku pedagang kecil. Dimana pemilik toko bermodal kecil terpaksa kalah bersaing dengan perusahaan bermodal besar.
   
"Mereka modalnya besar, ambil barang banyak jadi harga bisa ditekan. Otomatis kita yang pedagang modal dikit jadi kalah, tebus barang dari agen saja sudah susah sekarang. Dengan makin banyaknya usaha tersebut, membuat kami merasa tertindas saja," ujarnya.

Ujang juga mengatakan, selain itu, kondisi makin parah dengan jumlah waralaba yang terus tumbuh. Dirinya mengeluhkan waralaba tersebut dibangun dalam lokasi yang berdekatan. Pihaknya sebagai pedagang kecil mengaku kalah modal.

"Di Kecamatan Pangkalan Kerinci saja, dengan jarak yang tak sampai 4 km, ada 20 waralaba minimarket berdiri. Otomatis masyarakat jadi malas belanja ke pasar. Sebab, toko seperti itu hampir menjual semuanya," imbuhnya.
   
Keluhan senada juga diungkapkan pedagang lainnya Sunarto. Ia megeluhkan penghasilan sejak adanya waralaba ini turun. Biasanya omset mencapai kurang lebih 4 juta sekarang bahkan 2 juta pun tidak sampai omset yang didapat, karena sepinya pembeli yang berbelanja ketempat dirinya.
     
"Kalo sudah banyak, kita yang susah karena kalah modal. Dengan makin menjamur usaha Alfamart dan Indomaret di Kecamatan Pangkalan Kerinci, kita berharap agar pemerintah lebih selektif lagi untuk mengeluarkan izin usaha dan menata supermarket (waralaba) yang sudah banyak menjamur," jelasnya.
     
Pantauan media ini di lapangan, ada 20 usaha waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang terdapat di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Penulis  : Andi Indrayanto
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pinjam Mobil Tak Kunjung Balik, Warga Pekanbaru Ditemukan Tewas dengan Leher Terlilit Lakban di Area SSK II
  • NGO Winrock Internasional akan Monitoring dan Evaluasi Tiga Desa di Kabupaten Siak
  • Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Kapolresta Pekanbaru Dilarikan ke Rumah Sakit
  • Mahasiswa dan Polisi di Gedung DPRD Riau Ricuh
  • Penjualan Ignis di September Tinggalkan Brio dan March
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved