Polres Kabupaten Siak bersama dengan PT RAPP kembali melakukan sosialisasi larangan membakar lahan dan hutan." /> Polres Kabupaten Siak bersama dengan PT RAPP kembali melakukan sosialisasi larangan membakar lahan dan hutan." />
Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

10:21 - Kunjungi Techno Park Pelal...
15:14 - Realisasi Anggaran Pemkab ...
11:36 - Batik Bono segera Tingkatk...
10:39 - Kota Pangkalan Kerinci Rai...
11:12 - Sempat Dirawat di Puskesma...
08:38 - Kukuhkan IKLAS Pelalawan, ...
12:47 - Wabup Zardewan Berharap An...
15:35 - Dorong Pembangunan, Dua De...
09:29 - Wabup Hadiri MOU Kemensos ...
17:13 - Pemkab Pelalawan Ambil Lan...
14:58 - Blanko e-KTP Kosong di Pel...
14:41 - 2018, Zakat yang Terkumpul...
14:29 - Dibanding 2017, Izin yang ...
12:29 - DPM-PTSP Pelalawan Terapka...
11:21 - Harris: Masyarakat Harus J...
15:50 - Sepanjang Tahun 2018, Izin...
13:39 - Januari Hotspot Sudah Munc...
15:46 - Meski di Tengah Kota Kerin...
17:05 - Atas Program Proklim, Pemk...
16:34 - Lihat Kondisi Bhabinkamtib...
 
Polres Siak Bersama RAPP Sosialisasi Larangan Bakar Lahan
Jumat, 15/01/2016 - 19:27:03 WIB

SIAK - Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Siak bersama dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali melakukan sosialisasi larangan membakar lahan dan hutan kepada masyarakat Desa Dayun, Siak, Jumat (15/1/2016). 

Kegiatan ini digelar sebagai langkah dalam upaya mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan yang masih mengancam wilayah Riau hingga saat ini.

WLS Manager RAPP, Matius, menuturkan, Desa Dayun termasuk salah satu desa rawan kebakaran yang berada di wilayah operasional perusahaan. Dia berharap melalui yang dilakukan secara dini mampu mencegah kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kabupaten Siak.

"Desa Dayun ini dekat dengan estate biasanya sering terjadi kebakaran. Semoga dengan sosialisasi ini, kebakaran bisa dicegah sehingga bisa berkontribusi untuk menciptakan zero kebakaran tahun ini," kata Matius, Jumat (15/1/2016).

Matius menambahkan, sosialisasi larangan membakar lahan dan hutan yang telah dikeluarkan pihak kepolisian akan terus dilakukan mengingat el nino yang masih mengancam Riau. 

"Sosialisasi ini akan terus kami lakukan sampai Riau dinyatakan aman dari kebakaran lahan dan hutan. Sosialisasi ini kami lakukan di seluruh estate di lima kabupaten wilayah operasional perusahaan," ujar Matius.

Kabag Ops Siak, Kompol Yudi Palmi, yang turut serta dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi kepada RAPP yang terus konsisten melakukan pencegahan kebakaran lahan dan hutan di Propinsi Riau. Dia berharap masyarakat dapat mematuhi aturan larangan membakar lahan dan hutan yang sudah ditetapkan.

Sebagaimana diketahui, sosialisasi aturan larangan membakar lahan dan hutan menjadi bagian dari program Fire Free Village (FFV) RAPP yang diluncurkan pada Juli 2015 yang merupakan komitmen perusahaan untuk mewujudkan zero fire di Propinsi Riau.

Editor : Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Fitri Fita Nilai Pemekaran Desa dan Kelurahan di Kuansing Semakin Sulit Terwujud
  • Diskes Kuansing Targetkan 2020 Seluruh Puskesmas Terakreditasi
  • Pejabat Eselon III dan IV Tinggal Dilantik
  • Puskesmas Lubuk Jambi Kuansing Raih Akreditasi Utama Kementerian Kesehatan RI
  • Banyak Temuan, Polisi Dalami Dugaan Korupsi di Dinas PUPR Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved