Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

11:00 - Senin Depan, Pejabat Eselo...
14:14 - Budaya K3 Tingkatkan Kuali...
18:19 - Pemkab Pelalawan Diminta T...
16:32 - Pekerjaan Pengalihan Jalin...
14:13 - Warga Pelalawan Antusias H...
10:34 - Pemkab Pelalawan Bakal Lel...
08:48 - Walau hanya Pekanbaru dan ...
16:01 - Satpol PP Pelalawan Bakal ...
17:08 - Bupati Harris Lantik 11 Pe...
16:20 - Ingin Lingkungan Terlihat ...
11:55 - Perusahaan di Pelalawan Di...
09:15 - Mentan RI Dijadwalkan Hadi...
17:42 - Satpol PP Pelalawan Kembal...
14:35 - Gotong Royong Siswa Tumbuh...
09:08 - DPMP2T Pelalawan Targetkan...
16:15 - Tahun Ini Kecelakaan Kerja...
17:05 - Pengisian Jabatan ASN Esel...
11:42 - Setengah LSM Terdaftar di ...
11:06 - Pengawasan Naker Diambil A...
18:19 - Pembangunan Jalan Lingkar ...
 
Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
Rabu, 13/01/2016 - 16:47:41 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
  •  

    PELALAWAN - Aktifitas pemotongan babi yang berada di Komplek Permata Andalan RT 03 RW 08, Lingkungan Rawa Badak, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah meresahkan warga.

    "Kita sudah tindak lanjuti keluhan warga ini. Sudah kita tegur kepada yang bersangkutan, untuk menutup usahanya," terang Lurah Kerinci Timur, Erhas SE, pada media ini, Rabu (13/1/2016).

    Erhas mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha pemotongan babi agar segera menutup tempat usahanya, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk.

    "Ini sudah surat teguran yang kedua, pertanggal 7 Januari 2016. Kita meminta untuk menghentikan aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi," tegasnya.

    Selain meresahkan warga, sambungnya, aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi di pemukiman padat penduduk juga menimbulkan dampak sosial.

    "Kita tidak sekedar meminta untuk menutup, namun kita juga memberikan solusi dengan menyediakan tempat atau lokasi pemotongan yang jauh dari pemukiman penduduk dan layak," ujarnya.

    Ditambahkannya, jika pemilik usaha pemotongan babi tidak juga mengindahkan surat teguran ke dua tersebut, maka pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Polsek, Satpol PP dan Danramil untuk melakukan tindakan tutup paksa.

    Penulis : Andy Indrayanto
    Editor : Yusni Fatimah


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Edan!! Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Masih Bau Kencur di Kamar Mandi
  • Murah Banget!! Paket Internet Bolt cuma Rp7.500/Bulan
  • "Gituan" di Dalam Mobil, Polisi dan Polwan Terancam Dipecat
  • Konflik Indonesia Vs Freeport Kian Meruncing
  • Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Garuda Sakti Rusak Parah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved