Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

18:27 - Satpol PP dan Damkar Pelal...
17:56 - Pemkab Pelalawan Tunggu Ha...
10:02 - 2016, BKD Pelalawan Berhen...
17:28 - Persiapan Kedatangan Presi...
08:47 - Hingga Kini, Warga Pelalaw...
05:00 - Hari Ini, BKD Pelalawan Ge...
10:01 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
09:57 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
10:21 - Bila Anggaran Tersedia, Pr...
17:56 - Isi Gas 3 Kg di Pangkalan ...
09:31 - Baperjakat Pelalawan Dimin...
17:21 - Tingkatkan Kesejahteraan, ...
17:15 - Februari, PLN Pangkalanker...
17:11 - Februari, Distan Pelalawan...
14:36 - Para Kades di Pelalawan Di...
18:42 - Tanyakan Kejelasan, BUMD T...
12:55 - Pelalawan Masih Kekurangan...
17:04 - Pemkab Pelalawan Sudah Bay...
19:42 - Heboh di Seminar Zakat Nas...
16:19 - Penggunakan DAK-DR untuk P...
 
Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
Rabu, 13/01/2016 - 16:47:41 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
  •  

    PELALAWAN - Aktifitas pemotongan babi yang berada di Komplek Permata Andalan RT 03 RW 08, Lingkungan Rawa Badak, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah meresahkan warga.

    "Kita sudah tindak lanjuti keluhan warga ini. Sudah kita tegur kepada yang bersangkutan, untuk menutup usahanya," terang Lurah Kerinci Timur, Erhas SE, pada media ini, Rabu (13/1/2016).

    Erhas mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha pemotongan babi agar segera menutup tempat usahanya, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk.

    "Ini sudah surat teguran yang kedua, pertanggal 7 Januari 2016. Kita meminta untuk menghentikan aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi," tegasnya.

    Selain meresahkan warga, sambungnya, aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi di pemukiman padat penduduk juga menimbulkan dampak sosial.

    "Kita tidak sekedar meminta untuk menutup, namun kita juga memberikan solusi dengan menyediakan tempat atau lokasi pemotongan yang jauh dari pemukiman penduduk dan layak," ujarnya.

    Ditambahkannya, jika pemilik usaha pemotongan babi tidak juga mengindahkan surat teguran ke dua tersebut, maka pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Polsek, Satpol PP dan Danramil untuk melakukan tindakan tutup paksa.

    Penulis : Andy Indrayanto
    Editor : Yusni Fatimah


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Dewan Harap Tim Saber Pungli Bisa Sikat hingga yang Terkecil
  • Dikira Bom, Ternyata Benda Tergeletak di Jalan Ini Cuma Saringan Oli dan Kabel
  • Pemkab Kuansing Diminta Konsisten Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan, Termasuk PETI
  • Warga Inhu Tewas "Dipelukan" Ular Sepanjang 6 Meter
  • DPRD Kuansing Harapkan Pemkab Dapat Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved