Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

18:01 - Pemkab Pelalawan Buka Ribu...
17:22 - Abaikan MoU, Satpol PP aka...
10:05 - BPKAD Pelalawan Bakal Eval...
18:19 - Disperindag Pelalawan Mula...
10:24 - 401 JCH Pelalawan Bersiap ...
17:29 - Tahun Ini Peserta Kurban d...
10:27 - Disperindagpas Kecolongan,...
15:35 - Tahun Ini Pegawai Pemkab P...
18:13 - Perusahaan di Pelalawan Di...
15:53 - Program Desa Bebas Api Tek...
14:18 - Nelson Angkat Bertekad Per...
17:26 - Upacara Bendera HUT Kemerd...
20:23 - Lepas Touring Komunitas Pe...
17:32 - Mantab!! Bupati Harris Ter...
16:43 - Kades di Pelalawan Diingat...
17:03 - Sukseskan Program Germas, ...
16:59 - PT PSJ Diduga Caplok Lahan...
19:38 - Bupati Harris Imbau Siswa ...
15:22 - Bupati Harris Lepas Jemaah...
10:35 - Dewan Keluhkan Banyak Pers...
 
Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
Rabu, 13/01/2016 - 16:47:41 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
  •  

    PELALAWAN - Aktifitas pemotongan babi yang berada di Komplek Permata Andalan RT 03 RW 08, Lingkungan Rawa Badak, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah meresahkan warga.

    "Kita sudah tindak lanjuti keluhan warga ini. Sudah kita tegur kepada yang bersangkutan, untuk menutup usahanya," terang Lurah Kerinci Timur, Erhas SE, pada media ini, Rabu (13/1/2016).

    Erhas mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha pemotongan babi agar segera menutup tempat usahanya, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk.

    "Ini sudah surat teguran yang kedua, pertanggal 7 Januari 2016. Kita meminta untuk menghentikan aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi," tegasnya.

    Selain meresahkan warga, sambungnya, aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi di pemukiman padat penduduk juga menimbulkan dampak sosial.

    "Kita tidak sekedar meminta untuk menutup, namun kita juga memberikan solusi dengan menyediakan tempat atau lokasi pemotongan yang jauh dari pemukiman penduduk dan layak," ujarnya.

    Ditambahkannya, jika pemilik usaha pemotongan babi tidak juga mengindahkan surat teguran ke dua tersebut, maka pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Polsek, Satpol PP dan Danramil untuk melakukan tindakan tutup paksa.

    Penulis : Andy Indrayanto
    Editor : Yusni Fatimah


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Dugaan Pencemaran, Besok Ratusan Massa Siak Turun ke Pekanbaru
  • Pemkab Kuansing Bakal Angkat 6.300 Honorer, Masran: Kita Minta Transparan
  • BBPOM Sita 162 Produk Kosmetik dan Jamu Ilegal di Pekanbaru
  • HaloOto! Inilah 5 Penyebab Utama Kecelakaan Mobil
  • Suzuki Hadirkan Konsep Gaya Hidup di Bursa Motor
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved