Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

14:18 - Nelson Angkat Bertekad Per...
17:26 - Upacara Bendera HUT Kemerd...
20:23 - Lepas Touring Komunitas Pe...
17:32 - Mantab!! Bupati Harris Ter...
16:43 - Kades di Pelalawan Diingat...
17:03 - Sukseskan Program Germas, ...
16:59 - PT PSJ Diduga Caplok Lahan...
19:38 - Bupati Harris Imbau Siswa ...
15:22 - Bupati Harris Lepas Jemaah...
10:35 - Dewan Keluhkan Banyak Pers...
16:35 - Lagi, Bandar Seikijang Jua...
19:51 - 401 Jamaah Haji Pelalawan ...
19:17 - Resmi Buka Kejuaraan Menem...
15:23 - Razia Warnet, Satpol PP Pe...
16:31 - Buka MTQ XVI Tingkat Kabup...
17:11 - Wabup Zardewan Buka Pawai ...
16:50 - Besok, Bupati Harris Buka ...
16:01 - Menuju Smart City Pelalawa...
16:08 - Menuju Pelalawan Smart Cit...
15:54 - Sambut Smart City di Pelal...
 
Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
Rabu, 13/01/2016 - 16:47:41 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
  •  

    PELALAWAN - Aktifitas pemotongan babi yang berada di Komplek Permata Andalan RT 03 RW 08, Lingkungan Rawa Badak, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah meresahkan warga.

    "Kita sudah tindak lanjuti keluhan warga ini. Sudah kita tegur kepada yang bersangkutan, untuk menutup usahanya," terang Lurah Kerinci Timur, Erhas SE, pada media ini, Rabu (13/1/2016).

    Erhas mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha pemotongan babi agar segera menutup tempat usahanya, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk.

    "Ini sudah surat teguran yang kedua, pertanggal 7 Januari 2016. Kita meminta untuk menghentikan aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi," tegasnya.

    Selain meresahkan warga, sambungnya, aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi di pemukiman padat penduduk juga menimbulkan dampak sosial.

    "Kita tidak sekedar meminta untuk menutup, namun kita juga memberikan solusi dengan menyediakan tempat atau lokasi pemotongan yang jauh dari pemukiman penduduk dan layak," ujarnya.

    Ditambahkannya, jika pemilik usaha pemotongan babi tidak juga mengindahkan surat teguran ke dua tersebut, maka pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Polsek, Satpol PP dan Danramil untuk melakukan tindakan tutup paksa.

    Penulis : Andy Indrayanto
    Editor : Yusni Fatimah


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • The Oasis Semarakkan Agustusan Bersama Warga
  • Mulai Minta Dikembalikan Pengelolaanya ke Sistem Terdahulu hingga Sentil Gelora 'Kota Madani'
  • Tabrakan dengan Fusso, Lihat Ngerinya Kondisi Innova Putih Ini, Darah Pun Menempel di Pintu Sopir
  • Lusa, PWI Riau 2017-2022 Dilantik di Balai Pauh Janggi
  • Meriahnya Unity Pitstop Pekanbaru dengan Sajian Khas Cowo
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved