Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

11:41 - Pelantikan PC PGRI Ukui, I...
13:41 - 17 PNS Tersangkut Korupsi ...
11:03 - Salah Seorang Tim Penggera...
11:46 - Jelang Milenial Road Safet...
14:02 - Tidak Ikut Pemberkasan, Sa...
09:35 - Menuju Zero Accident, Sat ...
10:21 - Kunjungi Techno Park Pelal...
15:14 - Realisasi Anggaran Pemkab ...
11:36 - Batik Bono segera Tingkatk...
10:39 - Kota Pangkalan Kerinci Rai...
11:12 - Sempat Dirawat di Puskesma...
08:38 - Kukuhkan IKLAS Pelalawan, ...
12:47 - Wabup Zardewan Berharap An...
15:35 - Dorong Pembangunan, Dua De...
09:29 - Wabup Hadiri MOU Kemensos ...
17:13 - Pemkab Pelalawan Ambil Lan...
14:58 - Blanko e-KTP Kosong di Pel...
14:41 - 2018, Zakat yang Terkumpul...
14:29 - Dibanding 2017, Izin yang ...
12:29 - DPM-PTSP Pelalawan Terapka...
 
Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
Rabu, 13/01/2016 - 16:47:41 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
  •  

    PELALAWAN - Aktifitas pemotongan babi yang berada di Komplek Permata Andalan RT 03 RW 08, Lingkungan Rawa Badak, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah meresahkan warga.

    "Kita sudah tindak lanjuti keluhan warga ini. Sudah kita tegur kepada yang bersangkutan, untuk menutup usahanya," terang Lurah Kerinci Timur, Erhas SE, pada media ini, Rabu (13/1/2016).

    Erhas mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha pemotongan babi agar segera menutup tempat usahanya, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk.

    "Ini sudah surat teguran yang kedua, pertanggal 7 Januari 2016. Kita meminta untuk menghentikan aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi," tegasnya.

    Selain meresahkan warga, sambungnya, aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi di pemukiman padat penduduk juga menimbulkan dampak sosial.

    "Kita tidak sekedar meminta untuk menutup, namun kita juga memberikan solusi dengan menyediakan tempat atau lokasi pemotongan yang jauh dari pemukiman penduduk dan layak," ujarnya.

    Ditambahkannya, jika pemilik usaha pemotongan babi tidak juga mengindahkan surat teguran ke dua tersebut, maka pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Polsek, Satpol PP dan Danramil untuk melakukan tindakan tutup paksa.

    Penulis : Andy Indrayanto
    Editor : Yusni Fatimah

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Kepergok Lagi Bersih-bersih Diri di Kamar, Dz Sempat Hubungi Anak Korban Minta Istighfar, "Tidak Seperti yang Kau Pikirkan"
  • Penertiban Dua Hari, Bawaslu dan Satpol PP Riau Copot 34 APK Salahi Aturan
  • Pembagian Kantong Sampah Gratis untuk Edukasi Masyarakat Pekanbaru
  • Belum Tuntas, Pemkab Kuansing Kembali Sampaikan 7 Prolegda Luncuran 2018 ke DPRD Kuansing
  • Pertama di Riau, BPN Rohul Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved