Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

18:01 - Pemkab Pelalawan Buka Ribu...
17:22 - Abaikan MoU, Satpol PP aka...
10:05 - BPKAD Pelalawan Bakal Eval...
18:19 - Disperindag Pelalawan Mula...
10:24 - 401 JCH Pelalawan Bersiap ...
17:29 - Tahun Ini Peserta Kurban d...
10:27 - Disperindagpas Kecolongan,...
15:35 - Tahun Ini Pegawai Pemkab P...
18:13 - Perusahaan di Pelalawan Di...
15:53 - Program Desa Bebas Api Tek...
14:18 - Nelson Angkat Bertekad Per...
17:26 - Upacara Bendera HUT Kemerd...
20:23 - Lepas Touring Komunitas Pe...
17:32 - Mantab!! Bupati Harris Ter...
16:43 - Kades di Pelalawan Diingat...
17:03 - Sukseskan Program Germas, ...
16:59 - PT PSJ Diduga Caplok Lahan...
19:38 - Bupati Harris Imbau Siswa ...
15:22 - Bupati Harris Lepas Jemaah...
10:35 - Dewan Keluhkan Banyak Pers...
 
Pekan Seni dan Budaya Riau Kompleks 2015
Sesuku Kita Seasal, Senenek Kita Semoyang
Selasa, 17/11/2015 - 17:03:42 WIB

PANGKALAN KERINCI - Pekan Seni dan Budaya Riau Kompleks 2015 resmi dibuka Bupati HM Harris didampingi Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Rudi Fajar dan RAPP Stakeholder Relation (SHR) and Community Development (CD) Manager, Wan Jakh di Lapangan Merdeka, Komplek RAPP,  Senin (16/11/2015) malam.

Sebelas paguyuban yang berada di lingkungan Riau Kompleks pun akan kembali unjuk gigi menampilkan khasanah kebudayaan dari wilayah masing-masing.

Direktur RAPP, Rudi Fajar, menuturkan acara ini merupakan bentuk semangat warga Riau Komplek yang menjunjung tinggi keanekaragaman budaya yang ada di Kabupaten Pelalawan sejak zaman dahulu kala.

"Sejak zaman dulu masyarakat kita sudah menjunjung tinggi kemajemukan. Terbukti dengan adanya semboyan Bhineka Tunggal Ika. Keberagaman juga sudah ada sejak zaman nenek moyang, bahkan pantun seperti ketuku batang ketakal, kedua batang keladi moyang, sesuku kita seasal, senenek kita semoyang," kata Rudi.

Rudi menyebutkan, keberagaman yang ada Riau komplek tergambar dari 11 paguyuban yang terbentuk diantaranya IKMR (Ikatan Keluarga Melayu Riau), IKM (Ikatan Keluarga Minang), IKABA (Ikatan Keluarga Asal Batak Toba), IKN (Ikatan Keluarga Nias), IKASS (Ikatan Keluarga Asal Sumsel), PUNGGAWA (Persatuan Tunggal Warga), PERMASA (Persatuan Masyarakat Aceh), HIKMAT (Himpunan Muslim Asal Tapanuli), MERGASILIMA (Paguyuban Masyarakat Karo), PANDAN WANGI (Paguyuban Masyarakat Sunda) dan IKT (Ikatan Keluarga Tionghoa).


"Keberagaman ini adalah kekayaan yang kita miliki dan harus dibina untuk menambah persatuan kita. Sungguh indah benar keberagaman dan kekompakan ini harus dijaga. Jika tidak dijaga, satu sama lain akan mulai berkelompok yang dulu kita tidak pernah mengalaminya," ucap Rudi.

Agenda tahunan RAPP ini mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan. Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Pelalawan, HM Harris, mengatakan keberadaan pekan seni dan budaya setiap tahunnya di Riau Kompleks turut menyumbang pembangunan masyarakat Kabupaten Pelalawan.

"Dengan keberadaan acara ini kami mengucapkan terima kasih banyak kepada RAPP karena telah mengangkat seni dan budaya Indonesia. Ini kekayaan dari sebuah daerah dan kota yang memiliki pengalaman dan wawasan dengan keberagaman budaya," kata Harris.

Disampaikan Harris, keberadaan RAPP juga telah turut menyumbang invetasi ke daerah Kabupaten Pelalawan sebesar Rp 44 triliun dan turut menyerap tenaga kerja. "Dengan adanya RAPP disini, tentu kita punya mimpi besar untuk membangun Pelalawan. RAPP menjadi kebanggaan bagi kita untuk persaingan global. Mari kita bersama majukan Pelalawan dengan pekan seni dan budaya untuk kebersamaan, bukan untuk kelompok saja," ucapnya.


Apresiasi juga disampaikan Kadisbudpora Kabupaten Pelalawan, Zulkifli. Dia menyatakan RAPP menjadi satu-satunya perusahaan yang berkomitmen memajukan kebudayaan dengan pekan seni dan budaya."RAPP ini merupakan satu-satunya peusahaan yang menjunjung tinggi budaya di bumi Lancang Kuning. Satu-satunya ya di RAPP ini. Bupati juga mendukung tinggi budaya Kabupaten Pelalawan," ungkap Zulkifli.

Acara pembukaan Pekan seni dan budaya Riau Kompleks 2015 ini dihadiri juga oleh Sekda Kabupaten Pelalawan Tengku Mukhlis, tokoh-tokoh adat Kabupaten Pelalawan, tokoh LAM Pelalawan, Dewan Kesenian Propinsi Riau dan Majelis Kemajuan Pelalawan. Pekan seni dan budaya Riau Kompleks 2015 yang digelar pada 15-20 November ini mengambil tema "Indahny Toleransi dalam Keberagaman" ini. Acara ini telah didahului dengan pawai budaya yang telah dilaksanakan Minggu (15/11/2015) sore.

Salah satu pengunjung pawai pekan budaya, Mukhni,sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan pawai budaya ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu pemersatu keberagaman pagi penghuni Riau Komplek.

"Saya merasa setiap suku diakui. Selain menumbuhkan kebanggaaan terhadap budaya masing-masing, acara ini juga semakin meningkatkan jiwa nasionalisme saya karena ternyata Indonesia itu kaya" ujar karyawan yang bekerja di Riau Prima Energi (RPE) RAPP ini.

Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Toyota Fortuner Club Indonesia Chapter Riau Baksos di Rengat
  • ‎Tahun Baru Islam, Bupati dan Warga Tembilahan Gelar Doa Bersama
  • Meski Pejabat di Polda Riau Berganti, Penyidikan Empat Perusahaan Langgar HGU Tetap Lanjut
  • RAPBD Perubahan Inhu 2017 Disepakati Rp1,5 Triliun
  • Tinjau Lokasi Banjir, Wabup Rohil Minta OPD dan Masyarakat Bersihkan Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved