Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

18:27 - Satpol PP dan Damkar Pelal...
17:56 - Pemkab Pelalawan Tunggu Ha...
10:02 - 2016, BKD Pelalawan Berhen...
17:28 - Persiapan Kedatangan Presi...
08:47 - Hingga Kini, Warga Pelalaw...
05:00 - Hari Ini, BKD Pelalawan Ge...
10:01 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
09:57 - 2016, PAD BPMP2T Pelalawan...
10:21 - Bila Anggaran Tersedia, Pr...
17:56 - Isi Gas 3 Kg di Pangkalan ...
09:31 - Baperjakat Pelalawan Dimin...
17:21 - Tingkatkan Kesejahteraan, ...
17:15 - Februari, PLN Pangkalanker...
17:11 - Februari, Distan Pelalawan...
14:36 - Para Kades di Pelalawan Di...
18:42 - Tanyakan Kejelasan, BUMD T...
12:55 - Pelalawan Masih Kekurangan...
17:04 - Pemkab Pelalawan Sudah Bay...
19:42 - Heboh di Seminar Zakat Nas...
16:19 - Penggunakan DAK-DR untuk P...
 
Soal Kasus Perbudakan, PT Arara Abadi 'Lepas Tangan'
Minggu, 02/06/2013 - 18:43:10 WIB
Delapan remaja mengaku diperbudak saat bekerja sebagai pengisi polyback pembebibitan Akasia di Pulau Muda Pelalawan Riau.<b>FOTO: Kompas.com</b>
Delapan remaja mengaku diperbudak saat bekerja sebagai pengisi polyback pembebibitan Akasia di Pulau Muda Pelalawan Riau.FOTO: Kompas.com
TERKAIT:

PANGKALAN KERINCI - Kasus perbudakan kembali terjadi. Kali ini menimpa delapan remaja asal Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Delapan remaja ini bekerja sebagai buruh pengisi polyback pembibitan akasia PT Arara Abadi di Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten.

Humas PT Arara Abadi Musrizal Yatim yang dikonfirmasi wartawan, membantah pihaknya yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini. Pasalnya, kedepalan buruh itu bekerja dibawah CV Tunas Nauli Basa yang merupakan rekanan PT Arara Abadi.

"Kita melakukan tender soal rekrut kerja di Pulau Muda untuk pembibitan akasia dan dimenangkan oleh CV. Tunas Nauli Basa,
lalu kita buat kontrak kerja. Tentunya kita tidak mengetahui sampai sistem kerja mereka, baik perekrutannya ataupun gajinya. Intinya
ini tanggung jawab CV.Tunas Nauli Basa yang direkturnya Ali Badra Harahap," katanya, Minggu (2/6/2013).

Karena itu, PT Arara Abadi katanya menyerahkan kasus perbudakan ini kepada pihak berwajib. Mengingat kasus ini terjadi diluar tanggungjawab perusahaannya.

"Jadi kita telah menyerahkan masalah ini ke Polres Pelalawan. Pihak kita sangat membantu pihak berwajib untuk menyelidiki masalah
ini," tandasnya.

Saat diminta nomor HP direktur CV. Tunas Nauli Basa yakni Ali Badra Harahap, Musrizal Yatim menyatakan bahwa nomor HP direktur tidak ada di ponselnya.

"Nomor beliau tidak ada pada saya, tapi tetap kami akan panggil beliau dan direksi perusahaan mereka untuk memberikan keterangan kepada kita. Inikan sudah mencemarkan nama baik kita, karena kita sendiri mempunyai kontrak kerja sama dengan mereka," ungkapnya.

Terpisah, saat hal ini dikonfirmasi ke Kasat Reskrim Pelalawan AKP Bimo Ariyanto melalui selulernya tidak dijawab namun memberikan

pesan bahwa akan kembali menghubungi media ini. Namun hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim belum juga menghubungi. (andy/MRnetwork)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Jadi Bandar Narkoba, Warga Tukang Kolip Diringkus di Rumahnya
  • Pemko Pekanbaru Berharap 6 Ranperda Prioritas Segera Dijadikan Perda
  • Serang Klab Malam, Masharipov Dapat Hadiah 3 Wanita dari ISIS
  • Ikut Simposium Resilience RS Awal Bros Yuk, Banyak Ilmu dan Doorprize Menarik Lho
  • Resahkan Masyrakat, Satpol PP Rohil Amankan 5 Anak Punk
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved