Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

20:07 - Toyota Brotherhood Communi...
14:54 - Pengukuran Jalan Lingkar T...
16:36 - Satu Ton Beras untuk Bantu...
10:33 - Pemkab Pelalawan Siapkan D...
06:32 - Duuhhh...Dana BOS SD dan S...
10:30 - Pemkab Pelalawan Beri Perh...
17:21 - Pekan Depan, Guru Honor SD...
07:53 - Miris!! 2.568 Guru Honorer...
18:37 - Pemkab Pelalawan Tetapkan ...
17:04 - RAPP Terima Penghargaan CS...
17:10 - CJH Pelalawan Tahun Ini Di...
12:32 - Masyarakat Berharap Jembat...
11:09 - Januari-Awal Maret, 39 Kas...
10:21 - Dishub Pelalawan Bakal Ban...
18:42 - Pemkab Pelalawan Segera Le...
10:04 - Bupati Harris: SKPD Harus ...
16:16 - Terkendala Persyaratan Tek...
17:07 - Wow..Ada 163 ASN Pelalawan...
10:57 - Gelar Donor Darah ke-50 Ka...
11:00 - Senin Depan, Pejabat Eselo...
 
Soal Kasus Perbudakan, PT Arara Abadi 'Lepas Tangan'
Minggu, 02/06/2013 - 18:43:10 WIB
Delapan remaja mengaku diperbudak saat bekerja sebagai pengisi polyback pembebibitan Akasia di Pulau Muda Pelalawan Riau.<b>FOTO: Kompas.com</b>
Delapan remaja mengaku diperbudak saat bekerja sebagai pengisi polyback pembebibitan Akasia di Pulau Muda Pelalawan Riau.FOTO: Kompas.com
TERKAIT:

PANGKALAN KERINCI - Kasus perbudakan kembali terjadi. Kali ini menimpa delapan remaja asal Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Delapan remaja ini bekerja sebagai buruh pengisi polyback pembibitan akasia PT Arara Abadi di Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten.

Humas PT Arara Abadi Musrizal Yatim yang dikonfirmasi wartawan, membantah pihaknya yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini. Pasalnya, kedepalan buruh itu bekerja dibawah CV Tunas Nauli Basa yang merupakan rekanan PT Arara Abadi.

"Kita melakukan tender soal rekrut kerja di Pulau Muda untuk pembibitan akasia dan dimenangkan oleh CV. Tunas Nauli Basa,
lalu kita buat kontrak kerja. Tentunya kita tidak mengetahui sampai sistem kerja mereka, baik perekrutannya ataupun gajinya. Intinya
ini tanggung jawab CV.Tunas Nauli Basa yang direkturnya Ali Badra Harahap," katanya, Minggu (2/6/2013).

Karena itu, PT Arara Abadi katanya menyerahkan kasus perbudakan ini kepada pihak berwajib. Mengingat kasus ini terjadi diluar tanggungjawab perusahaannya.

"Jadi kita telah menyerahkan masalah ini ke Polres Pelalawan. Pihak kita sangat membantu pihak berwajib untuk menyelidiki masalah
ini," tandasnya.

Saat diminta nomor HP direktur CV. Tunas Nauli Basa yakni Ali Badra Harahap, Musrizal Yatim menyatakan bahwa nomor HP direktur tidak ada di ponselnya.

"Nomor beliau tidak ada pada saya, tapi tetap kami akan panggil beliau dan direksi perusahaan mereka untuk memberikan keterangan kepada kita. Inikan sudah mencemarkan nama baik kita, karena kita sendiri mempunyai kontrak kerja sama dengan mereka," ungkapnya.

Terpisah, saat hal ini dikonfirmasi ke Kasat Reskrim Pelalawan AKP Bimo Ariyanto melalui selulernya tidak dijawab namun memberikan

pesan bahwa akan kembali menghubungi media ini. Namun hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim belum juga menghubungi. (andy/MRnetwork)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Innalillahi Wainnailaihi Rojiun..Mantan Pimred Metro Riau Meninggal Dunia
  • Tangis Haru Warga Pecah Ketika Ketua DPRD Kuansing Turun Temui Korban Kebakaran di Pasar Lubuk Jambi
  • Pleno KNPI Bengkalis, Agendakan Sejumlah Program Tahun 2017
  • Polda Riau Turunkan 200 Brimob untuk Amankan Aksi 313 di Jakarta
  • Kapolda Riau Hadiri Pembukaan Diklat STPI Angkatan 15 di Lirik
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved