Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

17:59 - RPK APP-Sinar Mas Forestry...
11:10 - Bimtek Pengelolaan Perpust...
17:57 - Kades se-Pelalawan Ikuti P...
16:11 - Silahturahmi dengan Vetera...
18:09 - Jadi Irup HUT RI di Riau K...
18:14 - Seribuan Warga Hadiri Sala...
18:16 - Pejabat Negara dan Rombong...
18:49 - Tertibkan Perusahaan Sawit...
15:17 - "Purnama" Listrik di Desa ...
15:06 - Salat Idul Adha di Pelalaw...
14:56 - Salurkan 7.600 Kantong Kur...
10:50 - Program "Sabu Mempro", Ter...
18:07 - Wujudkan Perpustakaan Berb...
16:53 - Pusda Pelalawan Jadi Pilot...
16:30 - PT RAPP Catat 500 Hari Tan...
16:16 - Tahun Ini, Disdukcapil Pel...
15:43 - Tidak Hanya Bekerja, Karya...
16:44 - Bupati Harris Harapkan Mas...
15:36 - Danramil 03/Bunut Optimis ...
20:06 - Tiga Hari di Lokasi, Letko...
 
Hari Ini Terdeteksi 8 Hotspot di Areal Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan
Minggu, 07/07/2019 - 15:49:12 WIB
Kebakaran yang menghanguskan hutan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan, Riau, terpantau dari udara oleh Tim Satgas Karhutla Riau, Sabtu (6/7/2019). FOTO: Dok. Satgas Karhutla Riau
Kebakaran yang menghanguskan hutan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan, Riau, terpantau dari udara oleh Tim Satgas Karhutla Riau, Sabtu (6/7/2019). FOTO: Dok. Satgas Karhutla Riau
TERKAIT:

PANGKALAN KERINCI - Hari ini, Minggu (7/7/2019), hujan deras mengguyur Kota Pangkalan Kerinci dan sekitarnya setelah satu bulan lebih kemarau kering terjadi. Hampir dua jam hujan turun secara merata disambut dengan kilat dan petir.

Hujan yang menyiram ibukota Kabupaten Pelalawan ini memastikan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Tanjung Putus Desa Kuala Terusan padam total dan tak menyisakan asap lagi. Meski personel dari tim gabungan pemadaman darat telah ditarik dari lokasi kebakaran sejak Jumat (5/7/2019) pekan lalu.

"Kita tetap mengantisipasi jika besok kemarau lagi. Lahan yang sempat terbakar seluas empar hektar," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, dilansir tribun, Minggu (7/7/2019).

Hadi Penandio menuturkan, hari ini terpantau delapan hotspot atau titik panas di areal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Empat titik diantarnya tingkat confidence di atas 70 persen atau mengarah ke titik api atau firespot. Hampir semua hotspot itu berdekaran dengan Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui.

Hadi mengakui pada Sabtu (6/7/2019) ada beberapa titik api kecil yang terdetekti di kawasan TNTN, tapi sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Mengingat areal hutan lindung itu merupakan tanah mineral dan jika terbakar tidak akan bertahan lama. Hanya saja perlu penanganan untuk melokalisir api agar tidak merembet.

"Sifat lahan mineral memang seperti itu. Jika bahan bakar diatas tanah habis, api akan mati. Berbeda dengan lahan gambut, bertahan lama apinya," tukas Hadi.

Pihaknya masih menunggu laporan dari tim yang diterjunkan ke lokasi perihal perkembangan Karhutla di areal TNTN.

Apabila semakin besar, akan diterjunkan personel lebih banyak lagi. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Luas Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau Mencapai 5.345 Hektare
  • Ketua PDPM Rohil Ajak Masyarakat Rajut Kebhinekaan
  • Ketua Timsel Sebut Akan Segera Umumkan Nama Dirut dan Dewan Pengawas PDRHJ
  • Disambut Wabup, 436 Rombongan Jemaah Haji Inhil Tiba di Kampung Halaman
  • 50 Pemuda dan Pemudi di Meranti Akan Ikut Studi di STIP Jakarta
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved