Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

13:56 - Bupati Pelalawan Raih Peng...
18:07 - Bersama Warga, Babinsa Kor...
12:58 - Warga Kuala Terusan Pelala...
18:53 - Soal Pembentukan Pansus Ta...
17:08 - Karyawan RAPP dan Masyarak...
15:48 - Kantor Sekretariat Pramuka...
13:58 - Bupati Serahkan Sertifikat...
17:20 - Siswa SMP Negeri di Pelala...
16:17 - Kapolres Pelalawan Sebut P...
17:16 - BPN Pelalawan Targetkan Te...
15:49 - Hari Ini Terdeteksi 8 Hots...
10:40 - DPMPTSP Pelalawan Raih Pen...
18:10 - Tunjang PAD, Diskominfo Pe...
16:14 - Dishub Pelalawan Permudah ...
15:03 - Lantik PJ Kades Bagan Lagu...
18:00 - Pemkab Pelalawan Komit Ben...
16:44 - RAPP Lepas 38 Karyawan Nai...
13:42 - Posbakumdin Pelalawan Siap...
18:00 - Tegur PGRI Pelalawan Sulit...
14:56 - Instiawaty Ayus Berikan So...
 
Buntut dari Pelarangan Salat, Ini Sanksi yang Diterima Cafe The First Stop
Kamis, 28/02/2019 - 19:18:15 WIB
Saat musyawarah untuk mengambil kata sepakat terhadap persolan Cafe The First Stop.
Saat musyawarah untuk mengambil kata sepakat terhadap persolan Cafe The First Stop.
TERKAIT:

PELALAWAN - Melalui mufakat musyawarah yang dihadiri antara unsur lembaga dan Ormas Islam di antaranya Polres Pelalawan, FPK, FKUB, MUI dan Tokoh Masyarakat dan Pemilik Cafe, akhirnya Kamis (28/2/2019) diambil kata sepakat.

Kesepakatan yang diambil bahwa cafe bernama The First Stop yang terletak di Jalan Lintas Timur harus tutup sementara selama dua hari yakni Kamis dan Jumat (28-29/2/2019). Tak hanya itu, pemilik cafe juga dalam 1x24 jam diharuskan untuk membangun musola di area cafe. 

"Alhamdulillah, pemilik cafe tak membantah atas apa yang dia lakukan yakni melarang karyawannya solat, dan juga dia memiliki itikad baik untuk membangun tempat solat di area cafe agar tak terulang lagi kejadian kemarin, " terang Dedi Azwandi yang merupakan perwakilan dari Rumpun Melayu Bersatu pada halloriau, Kamis (28/2/2019).

Dedi menjelaskan dari peristiwa tersebut ternyata banyak hikmah yang didapat. Pasalnya, terungkap juga bahwa usaha tersebut belum melengkapi izin yang diperlukan untuk membuka suatu usaha. Tak hanya itu, cafe tersebut juga belum memiliki setifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

"Tapi alhamdulillah, Bang, pemilik cafe mau bekerjasama dan memiliki itikad baik untuk mengurus semua perizinannya," tandasnya. 

Lanjutnya, semua pihak di Kabupaten Pelalawan tak ada niat untuk mempersulit orang yang ingin berusaha. Namun seyogyanya mereka juga harus mengikuti semua peraturan yang ditetapkan Pemkab Pelalawan. 

"Ya jangan seenaknya saja mau berusaha tapi tak mau mengikuti peraturan yang ditetapkan Pemkab Pelalawan," tegasnya. 

Tambahnya, untuk masalah solat sendiri dirinya juga mengharapkan agar hal ini bisa menjadi pelajaran bagi tempat usaha lain untuk menyediakan area solat bagi karyawannya. Sehingga diharapkan kejadian pelarangan solat di cafe the First Stop itu tak terulang lagi.  

Penulis : Andi Indrayanto
Editor : Fauzia

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kuansing Soccer School Lolos ke Babak Perempat Final dan Jadi Juara Group Piala Menpora U-16
  • Cegah Karhutla, Satgas Bikin Sumur di Perkebunan Warga Kampar
  • Inginkan Perubahan, Makin Banyak Masyarakat Dukung Yan Prana Jadi Bupati Bengkalis
  • Ini Solusi Alternatif Atasi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau
  • Puskesmas Panipahan Berikan Monev TTD Bagi Remaja di 8 Sekolah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved