Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

16:23 - Cetak e-KTP di Pelalawan T...
16:51 - Warga Riau Kompleks Dukung...
12:39 - Anggota PGRI Diminta Dukun...
15:11 - Tersembunyi dari Langgam, ...
16:32 - RAPP Gelar Pelatihan Pembu...
07:53 - Solidaritas Riau Kompleks ...
16:43 - Rayakan Idul Adha, IMRA Ri...
15:18 - Warga Riau Kompleks RAPP L...
08:02 - PT RAPP Hadiri Pembentukan...
18:58 - Karyawan RAPP dan Paguyuba...
17:01 - Seluruh Perusahaan Perkebu...
16:28 - Dana BOS Triwulan 3 Cair B...
11:52 - Pembangunan Kawasan Teknop...
16:57 - Buka Seminar Internasional...
17:06 - Lepas 12 atlet Paralympian...
18:17 - PT RAPP Kembali Berikan So...
14:55 - Ini Pesan Bupati Harris Ba...
19:37 - Tunggu Sertifkasi Halal MU...
14:53 - Tak Bersedia Divaksin, Dis...
13:01 - MUI Pelalawan Surati Bupat...
 
Tunggu Sertifkasi Halal MUI, Pemkab Pelalawan Tunda Pemberian Vaksin MR
Jumat, 03/08/2018 - 19:37:23 WIB
Sekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis.
Sekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis.
TERKAIT:

PELALAWAN - Polemik pemberian suntikan vaksin Measless Rubella (MR) di Kabupaten Pelalawan bagi anak-anak meski belum ada sertifikasi halal dari MUI Pusat, Pemkab Pelalawan langsung menindaklanjuti dengan menggelar rapat bersama unsur-unsur terkait. Rapat tersebut mengambil kesepakatan untuk melakukan penundaan sementara pelaksanaan kegiatan vaksinasi MR di daerah ini.

Hal ini disampaikan oleh Sekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis, sekaligus pimpinan rapat di pertemuan tersebut dalam pers release-nya, Jum'at (3/8/2018). Menurut Sekda, penundaan sementara ini sampai ada fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI Pusat terkait hal ini.

"Ya, kita lakukan penundaan sementara sampai ada kejelasan dari MUI Pusat soal pemberian suntikan MR ini," katanya.

Sekda menjelaskan namun penundaan ini hanya berlaku sampai dengan tanggal 10 Agustus saja. Artinya, jika sampai dengan tanggal tersebut belum ada fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI maka pemberian vaksinasi MR akan dilanjutkan. Namun dengan memberikan pilihan bagi masyarakat yang menolak dengan menandatangani Surat Pernyataan.

"Dalam rapat kita tadi bersama Ketua MUI, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Kadisdik, Kadiskes dan unsur terkait lainnya, kita juga sepakat mendukung pemberian vaksinasi MR bagi anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun mengingat dampak cacat bawaan yang disebabkan Rubella," ujarnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, peserta rapat juga sepakat bahwa memang vaksin yang digunakan itu belum memiliki sertifikasi halal dari LP POM MUI Pusat. Namun jangan disalah artikan bahwa produk tersebut haram karena vaksin yang sama juga digunakan di negara-negara lain termasuk Negara Islam.

"Kita harapkan dengan adanya penundaan sementara ini maka polemik soal pemberian vaksin MR yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, tak berkepanjangan," tukasnya. 

Penulis: Andy Indrayanto
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ikuti Lari 10K Sempena HUT Lantas dan Hornas, Tersedia Hadiah Uang Tunai Rp 63 Juta dan 1 Unit Motor
  • Jumlah Penduduk Besar, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Antusias Masuk ke Pasar Indonesia
  • Lorenzo Ungkap Niat Licik Marquez di MotoGP Aragon
  • Polri Ingatkan Netizen agar Jangan Asal Pencet, harus Pikir Dulu
  • Soal Mutasi, Kata Plt Gubri "Kalau Perlu Why Not ?"
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved