Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

16:23 - Cetak e-KTP di Pelalawan T...
16:51 - Warga Riau Kompleks Dukung...
12:39 - Anggota PGRI Diminta Dukun...
15:11 - Tersembunyi dari Langgam, ...
16:32 - RAPP Gelar Pelatihan Pembu...
07:53 - Solidaritas Riau Kompleks ...
16:43 - Rayakan Idul Adha, IMRA Ri...
15:18 - Warga Riau Kompleks RAPP L...
08:02 - PT RAPP Hadiri Pembentukan...
18:58 - Karyawan RAPP dan Paguyuba...
17:01 - Seluruh Perusahaan Perkebu...
16:28 - Dana BOS Triwulan 3 Cair B...
11:52 - Pembangunan Kawasan Teknop...
16:57 - Buka Seminar Internasional...
17:06 - Lepas 12 atlet Paralympian...
18:17 - PT RAPP Kembali Berikan So...
14:55 - Ini Pesan Bupati Harris Ba...
19:37 - Tunggu Sertifkasi Halal MU...
14:53 - Tak Bersedia Divaksin, Dis...
13:01 - MUI Pelalawan Surati Bupat...
 
Kasus Gizi Buruk di Pelalawan Menurun, Pangkalan Kerinci Mendominasi
Minggu, 18/02/2018 - 16:13:48 WIB

PELALAWAN - Dibanding tahun 2016 lalu, di tahun 2017 kasus gizi buruk di Kabupaten Pelalawan mengalami penurunan. Tahun 2017, terdapat 30 kasus gizi buruk sedangkan tahun 2016 terdapat 42 kasus.

Dari jumlah kasus gizi buruk itu, Ibukota Pangkalan Kerinci mendominasi angka kasus gizi buruk dengan 12 kasus pada tahun 2017 lalu.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dr. Endid R Prariknyo pada media ini, kemarin. Menurutnya, untuk pengobatan para penderita gizi buruk tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis, karena anggaran dari Pemkab Pelalawan melalui APBD telah disediakan setiap tahunnya.

"Penanganan terhadap kasus gizi buruk pada tahun 2017 lalu kita lakukan dengan maksimal. Koordinasi antara pemerintah desa dengan pihak puskesmas berjalan baik sampai dirujuk ke rumah sakit. Semuanya tertangani dengan baik," tegasnya.

Endi mengatakan bahwa kasus gizi buruk ini masih banyak terjadi di masyarakat umum. Karena itu, Diskes Pelalawan akan terus meningkatkan pemantauan serta sosialisasi kepada masyarakat melalui seluruh puskesmas yang ada di 12 kecamatan, sehingga kasus tersebut dapat terus diminimalisir.

"Kalau untuk di Pelalawan tak bisa dipungkiri kasus gizi buruk sebagian besar dialami keluarga dari Buruh Harian Lepas di perusahaan. Selanjutnya untuk Ibukota Pangkalan Kerinci lebih banyak dari para pendatang. Ini dikarenakan masyarakat masih cukup rendah menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," ungkapnya.

Kasus gizi buruk yang terjadi di perusahaan tahun 2017 lalu, sambungnya, mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Penurunan kasus gizi buruk di perusahaan ini berhasil ditekan setelah pihaknya melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait secara bersama-sama menangani kasus gizi buruk yang terjadi di perusahaan-perusahaan.

Sampai saat ini, pihaknya juga terus memantau perkembangan gizi masyarakat Pelalawan dan melakukan sosialisasi ke desa-desa di seluruh wilayah kecamatan melalui puskesmas yang ada di masing-masing kecamatan, serta ke perusahaan.

Katanya, kasus gizi buruk ini cenderung disebabkan oleh dampak dari suatu penyakit seperti penyakit diare yang tidak dilakukan pengobatan. Namun, akibat masyarakat menyepelekan penyakit tersebut, sehingga berdampak pada perkembangan gizi dan berat badan anak.

"Sosialisasi puskesmas saat ini terus kita galakkan untuk pemenuhan gizi anak dan mengantisipasi terjadinya kasus gizi buruk. Setiap tahun kasus pasti ada untuk gizi buruk namun kita berupaya menekan angkanya. Tak ada satu daerah pun yang bebas dari gizi buruk. Namun Kita terus memberikan sosialisasi, pendampingan dan sebagainya untuk meminimalisir kasus gizi buruk di Pelalawan," tukasnya.

Penulis: Andy Indrayanto
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Wabup Inhu Pimpin Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2018
  • Ikuti Lari 10K Sempena HUT Lantas dan Hornas, Tersedia Hadiah Uang Tunai Rp 63 Juta dan 1 Unit Motor
  • Jumlah Penduduk Besar, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Antusias Masuk ke Pasar Indonesia
  • Lorenzo Ungkap Niat Licik Marquez di MotoGP Aragon
  • Polri Ingatkan Netizen agar Jangan Asal Pencet, harus Pikir Dulu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved