www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Mitsubishi Xpander Siap Meluncur, Wajah Dapat Penyegaran, Harga Makin Mahal?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Pria di Pekanbaru Meninggal di Tengah Hutan saat Udara Berselimut Asap Karhutla
Senin, 26/08/2019 - 05:34:45 WIB
Sejumlah keluarga dan pelayat berdoa pada pemakaman Helmy Oemar di Tempat Pemakaman Umum Kertama, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (25/8/2019).
Sejumlah keluarga dan pelayat berdoa pada pemakaman Helmy Oemar di Tempat Pemakaman Umum Kertama, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (25/8/2019).
TERKAIT:
PEKANBARU - Seorang warga Kota Pekanbaru bernama Helmy Oemar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di daerah Rimbo Panjang, yang diduga kondisi kesehatannya memburuk akibat polusi asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

“Memang di sekitar Rimbo Panjang itu ada kebakaran (lahan) tapi kemungkinan sebagian kecil karena pengaruh riwayat vertigo juga, dan mungkin karena kondisi asap bisa jadi pemicu (meninggal),” kata Shadik Helmy, anak kandung almarhum Helmy Oemar di Pekanbaru, Minggu kemarin.

Helmy Oemar, 59 tahun, sempat satu hari hilang dan tidak ada kabar sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di daerah Rimbo Panjang, pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Rimbo Panjang adalah daerah perbatasan Kabupaten Kampar dengan Kota Pekanbaru, yang selalu jadi langganan kebakaran lahan gambut yang menimbulkan asap pekat.

Berdasarkan data Satgas Karhutla Riau, proses pemadaman kebakaran lahan kini sudah memasuki hari ke-15 di daerah itu, tepatnya di Jl. Harapan Raya Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Shadik menjelaskan, almarhum pada Sabtu (24/8/2019) pergi sendirian melihat kondisi kebunnya di Rimbo Panjang. Hingga Sabtu sore tidak ada kabar dari ayahnya, sehingga warga dan pihak keluarga melakukan pencarian sampai​ jam dua dini hari. Telepon seluler almarhum bisa dihubungi, tapi tidak juga diangkatnya.

Shadik saat kejadian berada di Jakarta dan langsung mengambil penerbangan pesawat ke Pekanbaru. Ia pada Minggu pagi ikut melakukan pencarian dan menemukan ayahnya di tengah hutan di Rimbo Panjang dengan kondisi tidak bernyawa.

Ia mengatakan selama ini kondisi ayahnya relatif sehat, tidak ada riwayat jantung. Kondisi udara pada saat kejadian memang berselimut asap atau jerebu karena di Rimbo Panjang sedang terjadi kebakaran lahan gambut.

“Saat ditemukan kondisi almarhum sedang bersender di batang pohon seperti beristirahat, sedang meringkuk,” katanya, dikutip dari situs Antara.

Ia mengatakan pihak kepolisian dan rumah sakit menyarankan jenazah ayahnya untuk divisum, namun pihak keluarga memutuskan untuk langsung menguburkannya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kertama, Kota Pekanbaru, pada Minggu sore.(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mitsubishi Xpander Siap Meluncur, Wajah Dapat Penyegaran, Harga Makin Mahal?
  • Tampil Sebagai Runner Up Kiper PS UIR Terpilih Pemain Terbaik Piala Menpora 2019
  • KPU Rohul Raih Tiga Penghargaan Penilaian Penyelenggaraan Pemilu 2019 Provinsi Riau
  • Miris, Uang Perjalanan Dinas Pejabat di Setda Kuansing Sulit Cair dan Belum Dibayar
  • Jarak Pandang Terbatas, Aktivitas Bandara SSK II Terganggu, 4 Pesawat Tak Berani Mendarat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Riau Fortuner Hilux Community Kunjungi Agung Toyota SM Amin
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved