www.halloriau.com
IMSYAKIYAH RAMADAN 1440 H/2019
KOTA PEKANBARU
22 Ramadhan
27 Mai
IMSYAK SHUBU ZUHUR ASHAR MAGHR ISYA
04:37
04:47
12:15
15:39
18:19
19:32
BREAKING NEWS :
J&T Express Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim Secara Nasional
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kota Pekanbaru Jadi Persinggahan Anak Punk
Kamis, 14/03/2019 - 15:02:16 WIB
Anak punk yang ditertibkan Satpol PP Pekanbaru.
Anak punk yang ditertibkan Satpol PP Pekanbaru.
TERKAIT:
PEKANBARU - Kota Pekanbaru seolah menjadi tempat persinggahan anak punk. Terbukti, sejak awal tahun 2019 lalu, sudah puluhan anak punk yang ditangkap Satpol PP Kota Pekanbaru.

Data yang dihimpun, pada tanggal 26 Februari 2019 lalu, ada 21 anak punk ditangkap. Namun, begitu dilakukan Barita Acara Pemeriksaan (BAP), puluhan anak jalanan itu kembali dilepas.

Instansi penegakan Peraturan Daerah (Perda) itu kembali menangkap anak punk, Kamis (14/3/2019). Ada enam anak punk diangkut ke kantor Satpol PP Kota Pekanbaru. Empat pria dan dua wanita.

Mereka berasal dari Aceh, Medan, Bukittinggi dan Jambi. Sama seperti puluhan anak punk yang ditangkap bulan lalu. Enam anak punk yang ditangkap ini mengaku hanya singgah di Pekanbaru.

"Kami baru sampai om. Singgah aja cari tumpangan," kata Deni, anak punk asal Aceh yang ditangkap Satpol PP.

Tujuan anak anak punk ini, melanjutkan perjalanan ke Kota Jambi. Lantaran masih menunggu tumpangan, mereka duduk di emperan salah satu ritel yang ada di persimpangan Tabek Gadang Kecamatan Tampan.

"Kami dari Medan singgah di Pekanbaru, mau lanjut ke Jambi," tambah Deni.

Satpol PP Pekanbaru mengakui, para anak punk ini selalu ada dan datang ke Kota Pekanbaru. Kebanyakan anak punk tersebut berasal dari luar Kota Pekanbaru.

"Anak punk ini terus terusan terus. Kemaren juga (ditangkap) di sekitar itu juga. Di Panam itu. Jadi kelihatannya mereka ini bergerak terus. Saya pikir di Pekanbaru ini mangkal saja. Sekali seminggu terus ada. Dan ada laporan masyarakat juga, tentu kita tertibkan," kata Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono.

Penanganan di Satpol PP hanya sekedar mendata. Kemudian membuat surat perjanjian, agar tidak kembali lagi ke dalam kota. "Kita BAP, kita buat surat perjanjian. Nanti kita keluarkan dari kota ini. Karena memang mereka berasal dari luar Pekanbaru," jelasnya.

Lanjutnya, memberi pembinaan terhadap anak punk ini berada di Dinas Sosial (Dinsos). Pihaknya, kata Agus, berkoordinasi dengan Dinsos untuk dilakukan pembinaan.

"Nanti kita koordinasikan dengan Dinas Sosial. Kalo masalah logistik akan kita bantu, sebulan pun akan kita bantu dalam rangka pembinaan. Nggak masalah hanya enam orang, asalkan terarah dengan baik oleh Dinas Sosial. Karena di sana fungsi pembinaannya," jelasnya.

Penulis : Delvi Adri
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • J&T Express Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim Secara Nasional
  • Buka Bersama Ikasmansapapa Riau dengan Keluarga Anak Yatim Alumni
  • Soal Pemadaman Listrik Komisi III DPRD Inhil akan Panggil PLN Tembilahan
  • Benarkah Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol?
  • Genap 24 Tahun, Telkomsel Komit Terus Bangun Ekosistem Digital Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Wagubri Salat Jumat di Masjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved