www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Kasus Dugaan Proyek Jalan, KPK Panggil Mantan Anggota DPRD Bengkalis
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Ini yang Dilakukan Dinsos Atasi Maraknya Gepeng Jelang Natal dan Tahun Baru
Senin, 26/11/2018 - 11:57:43 WIB
PEKANBARU - Keberadaan Gelandang dan Pengemis (Gepeng) di Kota Pekanbaru bukan pemandangan yang baru lagi. Setiap hari dapat dilihat gepeng berkeliaran di jalanan. Jumlahnya diprediksi terus meningkat terurama jelang hari-hari besar keagamaan seperti natal dan tahun baru.

Untuk mengantisipasi hal tersebut kian berkembang, Dinas Sosial dan  Pemakaman (Dinsospem) Kota Pekanbaru gencar melakukan penertiban, bahkan berupaya mengincar dalang atau koordinator gepeng.

"Para gepeng yang sebagian besar berasal dari luar Pekanbaru memanfaatkan momen untuk meraup untung dari belas kasihan orang lain. Apalagi tren kehadiran gepeng ini marak terjadi d hari besar. Apalagi dalam waktu dekat ini hari Natal, otomatis banyak gepeng mangkal di gereja-gereja. Soalnya, kedatangan gepeng dinilai telah menyebabkan penyakit sosial yang marak di Pekanbaru, terutama di hari besar keagamaan. Makanya menangkap koordinator gepeng ini menjadi salah satu target kami bersama Satpol PP," ungkap Bustami Kepala Bidang Rehabilitas Sosial Dinas Sosial Pekanbaru, Senin (26/11/2018)

Langkah ini, kata Bustami, dilakukan seiring melonjaknya jumlah Gepeng. Sebab ditengarai adanya oknum yang menjadi koordinator bagi kedatangan pengemis, gelandangan, anak jalanan, dan pengamen. Dengan menangkap mereka, kata Bustami, bisa memotong mobilisasi Gepeng yang berasal dari luar daerah masuk ke Pekanbaru

"Mereka memang sifatnya musiman, jadi saat momen seperti tahun baru akan ramai. Namun bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru tetap akan menggelar razia. Disamping itu kita berharap Dinsos daerah asal mereka (gepeng,red) bisa memberi pengertian. Tapi kitakan tidak bisa menjamin mereka tak datang lagi," katanya.

Untuk mengantisipasi maraknya gepeng, saat ini Dinsos dan Satpol PP Pekanbaru mengincar koordinator para gepeng yang nantinya akan diberi sanksi, sehingga dapat mengurangi jumlah gepeng. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru, Riau, No 12 Tahun 2008 tentang Gelandangan dan Pengemis dengan denda sebesar Rp50 juta.

Penulis : Mimi Purwanti
Editor    : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kasus Dugaan Proyek Jalan, KPK Panggil Mantan Anggota DPRD Bengkalis
  • Hadiri Syukuran Gubri dan Wagubri, Alfedri Berharap Riau Lebih Maju Dipimpin Syamsuar
  • Siaga Karhutla, 54 Titik Panas Terdeteksi di Riau
  • Wabup Inhil Hadiri Haul Syekh Abdul Qodir Jailani
  • HSPN 2019, Polres Meranti Bersama Instansi Terkait Lakukan Gotong Royong Massal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Tepung Tawar Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved