www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Jamaah Umrah Terus Padati Bandara SSK II Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Galeri Foto
Fahmizal: Kami Tak Akan Menyerah
Selasa, 29/12/2015 - 10:31:50 WIB
TERKAIT:
 
  • Karyawan Hotel Harus Bersertifikasi, PHRI Meranti Kirim 3 Peserta
  • Fahmizal: Kami Tak Akan Menyerah
  • Disparekraf Gelar Pameran Foto Pariwisata
  •  
    PEKANBARU - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau, Fahmizal Usman, mengatakan, pencapaian promosi potensi sektor pariwisata Riau masih jauh dari kata sempurna.

    Bahkan sektor calon pengganti penghasil pendapatan utama minyak dan perkebunan tersebut masih "terseok-seok" dalam pengembangannya.

    "Namun tak ada gading yang tak retak. Kita tak menyerah, kita terus memperdalam dan perbaiki kekurangan dalam sisi promosi pariwisata," ujar Fahmizal Usman, Senin (28/12/2015) di Pekanbaru.

    Kolaborasi dengan pihak terkait menjadi cara tersendiri bagi Provinsi Riau untuk mampu bersaing dengan provinsi-provinsi yang sudah jauh lebih dikenal akan pariwisatanya.

    "Pihak asosiasi menyediakan paket, dibantu dengan teman-teman media mempromosikannya," ujar mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau ini.

    Peralihan untuk penguatan sektor pariwisata sebagai pendorong menjadi pendapatan asli daerah, disebabkan dengan terus menurunnya dana bagi hasil (DBH) minyak yang diterima Riau. "Untuk tahun ini saja mengalami penurunan hingga Rp4 triliun untuk seluruh Riau," tukasnya.



    Produksi minyak dan gas dunia juga terus mengalami penurunan. Termasuk Riau yang selama ini dikenal sebagai penghasil minyak dan gas terbesar di Indonesia.

    Sementara sektor pendukung lainnya, yakni perkebunan dan kehutanan juga berangsur menyusut. Kekuatan di sektor perkebunan Riau disebut sebagai salah satu daerah yang memproduksi sawit terbesar di Indonesia.

    "Sementara harga jual sawit terus mengalami penurunan. Harga tawar yang saat ini dan terus mengalami perubahan akan sulit untuk kembali ke posisi awal. Bahkan petani yang memiliki sawit di bawah 15 hektare cenderung ingin melepas atau menjual," tandas Fahmi.



    Disampaikan Fahmizal, dukungan dan keinginan penuh dari Pelaksana Tugas Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman terhadap pengembangan pariwisata membuat sektor ini diyakini akan mampu menopang serta menutupi pelemahan sektor lainnya.



    "Rencananya akan dilakukan rapat lagi di awal tahun (2016, red). Intinya Pak Plt Gubernur begitu sangat serius untuk mengembangkan potensi sektor ini," ulas Fahmizal.



    Dirinya sangat yakin jika program pengembangan potensi dan promosi berjalan baik dan didukung oleh pihak-pihak terkait, maka seluruh potensi wisata Riau yang ada akan dikunjungi oleh banyak wisatawan. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Jamaah Umrah Terus Padati Bandara SSK II Pekanbaru
  • Lawan Korupsi, Jangan Jadikan Pesantren sebagai Tempat Cuci Uang
  • Terdesak di Timur Tengah, ISIS akan Cari Target Baru
  • Jelang HAKI, KPK Gelar Diskusi Publik Buku "Jihad NU Melawan Korupsi"
  • Dinilai Lecehkan Pemerintah, Izin PT Cerenti Subur Terancam Dicabut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Banjir Jalan Lobak Pekanbaru
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved