www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Puluhan Kader PP Bengkalis Demo Ikhwanal Amri, Desak Mundur dari Ketua MPC
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Penyampaian Jawaban Fraksi tentang Ranperda PPKMKL
Kamis, 08/10/2015 - 14:57:04 WIB
PEKANBARU - Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menyampaikan jawaban terhadap pandangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengembangan Pelestarian Budaya Melayu dan Kearifan Lokal (PPKMKL) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Provinsi Riau, Senin (5/10/2015).

Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Noviwaldy Jusman ini juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Zaini Ismail, para anggota DPRD dan sejumlah tamu undangan lainya. Dalam penyampaikan jawaban Fraksi, mayoritas Fraksi yang ada di DPRD Riau sepakat dan mendukung pelaksanaan Ranperda PPKMKL tersebut dengan beberapa masukan.

Misalnya saja dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar). Jawaban yang disampaikan oleh juru bicara partai Golkar menyampaikan bahwa budaya melayu yang ada 12 Kabupaten/Kota di Provinsi memiliki beragam bentuk sehinga hal tersebut juga perlu menjadi perhatian.

"Perlu dirumuskan, kajian yang mendalam dan dapat mengakomodir keberagaman budaya melayu di 12 Kabupaten/Kota. Kemudian perlu melibatkan tokoh adat, agama, praktisi budya melayi Riau, lintas etnis yang ada di seluruh Kabupaten/Kota. Misalnya suku aki, suku laut, suku talang mamak, suku sakai dan lain sebagainya," paparnya.

Hal tidak jauh berbeda disampaikan juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Yulianti. Wakil Rakyat asal Kabupaten Rokan Hulu ini menuturkan perlu pembahasan mendalam dan melibatkan tokoh melayu. "Sepakat bahwa ruang lingkup budaya melayu ini harus dikaji lebih mendalam. Kemudian selanjutnya dalam pembahasan ini perlu juga dilakukan pembedaan kebudayaan melayu Riau dengan sejumlah kebudayaan lain yang ada di Indonesia," papar Yulianti.



Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman usai paripurna menuturkan setelah dilakukan rapat paripurna tersebut akan diagendakan kembali untuk paripurna selanjutnya. Sedangkan untuk pelaksanaan pembahasan Ranperda tersebut Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau  juga sudah diminta untuk berperan aktif. "Ya, kita juga sudah meminta LAM Riau dalam merumuskan dan membahas Ranperda ini bersama juga Panitia Khusus terkait dan Pansusu juga sudah mulai melakukan kerjanya dan kita juga meminta untuk tetap menjalankan koordinasi dengan pihak terkait," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) PPKMKL Masnur menjelaskan saat ini Pansus sudah melakukan pengumpulan data dan mengundang sejumlah tokoh melayu.

"Kita sudah bekerja dan mengumpulkan informasi-informasi, data-data, masukan-masukan dari Lembaga Adat Riau dan tokoh-tokoh Riau. Data sudah kita himpun dan Insya Allah kita juga akan melanjutkan rapat dari hasil yang sudah kita himpun dan saat ini juga sedang digodog oleh staf ahli kita dan akan kita sesuaikan lagi kemudian akan kita undang kembali tokoh-tokoh Riau untuk mencocokan kembali," papar politisi Golkar ini.



Menurutnya jika melihat dari historisnya, bahwa kebudayaan melayu memiliki keberagaman, mengingat dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Riau memiliki khas masing-masing antara Kabupaten satu dengan Kabupaten lainya. "Agama yang dianut suku ini tidak hanya islam saja, ada juga suku laut ada yang Islam ada juga yang tidak. Nah, inikan juga kita bahas apakah mereka ini juga dikategorikan atau tidak melayunya, ini juga menjadi pembahasan kita. Misal Kampar, kita juga tidak bisa menyeragamkan jika kembali kepada hukum adatnya. Jadi bagaiman kita melakukan supaya menyatukan keberagaman ini dan melihat koridor ini," lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD Riau ini.

Diharapkan setelah ada pembahasan dengan tokoh terkait pelaksanaan Ranperda tersebut bisa berjalan dengan baik hingga nantinya disahkan menjadi Perda, begitu juga dengan pelaksanaanya.

"Untuk itu, kita juga memang harus meminta pendapat-pendapat para tokoh untuk ini dan kita juga akan kembali melakukan pertemuan dan sekarang hasil daftar dan masukan juga sudah kita himpun dan kita minta juga untuk mencocokkan dengan naskah akademik yang sudah juga dibuat sebelumnya," tutupnya. (Adv/Aan Ramdani)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Puluhan Kader PP Bengkalis Demo Ikhwanal Amri, Desak Mundur dari Ketua MPC
  • Diminta Revisi SK, Pansus RPJMD DPRD Kuansing segera Surati Bupati
  • Jaksa Agung Kritik Pembiaran Stadion Utama Riau Terbengkalai
  • Ketua KPK dan Gubri Kunjungi Stand Telkom
  • Tegakkan Integritas, BPJS TK Ramaikan Pameran HAKI
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Ketua KPK Tinjau Stand Integrity Expo
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved