www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
The Oasis Semarakkan Agustusan Bersama Warga
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Persetujuan Alih Status Pasar Cik Puan Diragukan
Jumat, 24/04/2015 - 13:59:23 WIB
<font size="2">Ade Hartati Rahmat </font>
Ade Hartati Rahmat
TERKAIT:
PEKANBARU - Kalangan anggota DPRD Riau meragukan kabar telah adanya persetujuan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman terhadap rencana alih status Pasar Cik Puan dan penghapusan dari daftar aset pemerintah provinsi.

"Adanya informasi dari Walikota Pekanbaru Firdaus bahwa Plt Gubernur Riau telah menyetujui Pasar Cik Puan diswastanisasi, perlu diragukan," ujar anggota DPRD Riau, Ade Hartati Rahmat di Pekanbaru, dilansir dari Antara, Jumat (24/4/2015).

"Saya sebagai wakil dari Pekanbaru belum pernah dapat konfirmasi resmi dari Plt Gubernur Riau bahwa itu disetujui untuk dibangun pihak ketiga.  Jikapun ada perlu pendapat DPRD sebagai bagian dari unsur pemerintahan provinsi," ucapnya.

Seperti diketahui Pasar Cik Puan lahannya dimiliki Pemerintah Provinsi Riau dan pengelolaannya diserahkan ke Pemerintah Kota Pekanbaru. Namun saat ini kondisinya masih terbengkalai antara akan dibangun dengan anggaran daerah atau pihak swasta.

Dia mengatakan perlu kajian sebelum dinyatakan itu akan dibangun swasta. Ade mempertanyakan apakah itu nanti akan berpihak pada hajat hidup orang banyak, menguntungkan masyarakat dan tidak hanya menguntungkan pihak tertentu saja.

"Ada catatan yang harus dikaji, tidak bisa langsusng sekonyong-konyong ini pihak ketiga. Sementara masyarakat harus disosialisasikan dan diberi edukasi. Apakah sudah dialukukan Pemko Pekanbaru?" Ulasnya.

Ditegaskannya kembali bahwa aset itu adalah milik pemprov yang unsurnya termasuk DPRD Riau. Sampai saat ini, ulangnya, DPRD belum mendapatkan konfirmasi langsung resmi dari Plt Gubernur Riau terkait Pasar Cik Puan.

Sementara itu, Anggota dari dapil Pekanbaru lainnya, Yusuf Sikumbang menyatakan pedagang harus diprioritaskan. Menurutnya tidak masalah bentuknya apakah harus seperti pusat perbelanjaan modern.

"Tapi pedagang wajib ditempatkan dengan harga yang terjangkau. MoU dulu walikota dengan pihak ketiga. Salah satu pasalnya harus memperioritaskan pedagang dengan harga terjangkau, kalau tidak ribut pedagang," katanya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • The Oasis Semarakkan Agustusan Bersama Warga
  • Mulai Minta Dikembalikan Pengelolaanya ke Sistem Terdahulu hingga Sentil Gelora 'Kota Madani'
  • Tabrakan dengan Fusso, Lihat Ngerinya Kondisi Innova Putih Ini, Darah Pun Menempel di Pintu Sopir
  • Lusa, PWI Riau 2017-2022 Dilantik di Balai Pauh Janggi
  • Meriahnya Unity Pitstop Pekanbaru dengan Sajian Khas Cowo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Cek Kesehatan di Bakti Sosial dalam rangka HUT Provinsi Riau
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved