www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Besok, Suzuki SBT Gelar Pesta Akhir tahun 2017
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Pasien BPJS Jantung Bocor
Mairiyanto : Saya Sudah Tunggu, Tapi Tak Datang Juga
Selasa, 31/03/2015 - 16:16:40 WIB
<font size="2">Kepala Cabang BPJS Kota Pekanbaru, Mairiyanto.</font>
Kepala Cabang BPJS Kota Pekanbaru, Mairiyanto.
TERKAIT:
PEKANBARU - Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kota Pekanbaru Mairiyanto, mengaku sudah dapat laporan dari DPRD Kota Pekanbaru, terkait warga Pekanbaru, peserta BPJS yang anaknya divonis menderita jantung bocor  dan berharap segera dioperasi. 

Namun anak itu tidak mendapat penanganan dari Rumah Sakit Pemerintah maupun RS swasta di Pekanbaru.

"Kemarin kita sudah langsung dikonfirmasi oleh dewan dan untuk kepastian dan penjelasan lebih lanjutnya masalah ini saya sarankan kemarin beliau (Ali Usman Bakri) datang ke kantor. Namun sore kemarin setelah saya tunggu beliau tidak kunjung datang," terang Mairiyanto, Selasa (31/3/2015).

Lanjut Mairiyanto, sebagaimana diketahui bahwa sebenarnya prosedur pelayanan BPJS itu dimulai dari Pelayanan Kesehatan tingkat pertama diberikan oleh Puskesmas/Klinik/Dokter Keluarga yang dipilih peserta saat pendaftaran. Apabila tidak bisa ditangani akan diberikan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.

Pelayanan Kesehatan tingkat kedua yaitu pelayanan yang diberikan oleh dokter spesialis di RS Kelas D dan C, pelayanan kesehatan tingkat ketiga yaitu pelayanan yang diberikan oleh dokter spesialis dan sub spesialis (RS Kelas B dan A).

"Untuk pasien penderita penyakit jantung tersebut harus ditangani oleh dokter spesialis di RS kelas A yang saat ini ada di Jakarta dan di Surabaya. Namun kemarin saya dengar juga beliau sudah membawa rujukan ke RS Harapan Kita Jakarta, namun karena prosedur dan antrian yang panjang beliau harus tunggu pada Februari 2016 mendatang," katanya.

Namun untuk RS di Pekanbaru sendiri seperti rumah sakit Eka Hospital belum memiliki fasilitas dan tenaga medis seperti rumah sakit yang di Jakarta. Namun kalau Peserta BPJS tetap ingin anaknya segera dioperasi dan dapat penanganan RS Eka Hospital bisa saja mendatang Dokter dari luar. Tapi tentunya ini berdasarkan kesepakatan pribadi  dengan pihak rumah sakit, di luar kesepakatan BPJS.

"Ya itu tadi, kalau keluarga pasien ingin mendapatkan penanganan segera dan tidak mau menunggu jadwal RS yang di Jakarta dengan menggunakan fasilitas BPJS, RS Eka Hospital misalnya bisa saja segera melakukan operasi dengan catatan yan harus menggunakan tenaga medis dari luar, dan memang harus dikenakan biaya lagi berdasarkan kesepakatan kedua belakh pihak," pungkasnya.

Penulis : Mimi Purwanti
Editor   : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Besok, Suzuki SBT Gelar Pesta Akhir tahun 2017
  • Kas Titipan BI Resmi Beroperasional di Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian
  • Bertindak Arogan, Oknum Satpol PP Pekanbaru Halangi Wartawan
  • Rakor Bersama Kades, Camat dan, Instansi Vertikal, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Publik
  • Persiapan MTQ Riau di Dumai Rampung 60 Persen
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Bunga Bangkai Ditemukan Lagi di Riau
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved