www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Ribuan Aparat Bakal Amankan Riau saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kadis LHK Riau: Kami Tidak Tahu Perusahaan Itu Terkena Sanksi, Penilaian Jalan Terus
Selasa, 17/09/2019 - 22:30:44 WIB
PEKANBARU - Menanggapi keikutsertaan PT CPI dalam penilaian ketataan terhadap pengelolaan lingkungan (PROPER), Kadis LHK Riau Ir Ervin Rizaldi, MH mengatakan, pihaknya tidak mengetahui PT CPI masih menjalankan sanksi administrasi dari kementerian sejak tahun 2017, terkait pelanggaran pengelolaan lingkungan. Sebab DLHK tidak pernah menerima dokumen apapun terkait sanksi tersebut. 

Dengan begitu,  kepesertaan CPI dalam PROPER 2019 tidak ada masalah. Terkait surat keberatan CPI untuk mengikuti PROPER tahun ini menurut Ervin yang didampingi Kabid Kabid Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan dan Kehutanan Nelson Sitohang, surat keberatan mestinya ditujukan langsung kepada kementerian, karena provinsi hanya mengusulkan perusahaan yang ikut proper, namun  yang menetapkan dan meng-SK kan adalah kementrian LHK.

"Jadi surat keberatan dari chevron tidak tepat ditujukan kepada dinas LHK, tapi lebih tepat langsung ke KLHK," ujar ervin baru-baru ini di ruang kerjanya.

Sedangkan Nelson  mengaku heran  kok ada perusahaan menolak dinilai dan ikut dalam PROPER. "Ini ada apa, kok menolak dinilai, sementara ada perusahaan yang justru meminta diikutkan dalam program PROPER," ujarnya.

Sementara itu Manager Corporate Communication, Sonitha Poernomo terkait keiikutsertaan CPI di PROPER 2018-2019 menjelaskan, dalam melaksanakan pengelolaan lingkungan, PT. CPI  senantiasa tunduk pada peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

PT CPI saat ini sudah menyelesaikan hampir semua tindak lanjut penyelesaian sanksi administrasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK), tinggal menyisakan satu tindak lanjut.

"Untuk memastikan kepesertaan PT CPI pada program PROPER 2018-2019, kami telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau (DLHK Riau) dan KLHK," Ujar Sonitha
 
PROPER 2018-2019 di Riau diikuti 136 perusahaan, dan hanya 75  perusahaan yang mengikuti verifikasi lapangan termasuk chevron. (rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ribuan Aparat Bakal Amankan Riau saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
  • Mahasiswi di Inhil Jatuh ke Sungai Belum Ditemukan Juga
  • Wujud Tanggungjawab Terhadap Lingkungan, Astra Internasional Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon Pelindung
  • Gelar Coffe Morning, Kapolres Meranti Ajak Awak Media Berkolaborasi
  • Yamaha Ikut Meriahkan Ethnic Citizen Mahoni on Campus, Ada Promo Oktoberiah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Karnaval Kebudayaan Riau 2019
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved