www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Pengamanan Natal Tahun 2019, Polres Inhil Antisipasi Orang Mabuk dan Pemotor Kebut-kebutan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
KLHK Sebut Hotspot di Riau Dibanding Tahun Lalu Naik 93 Persen
Selasa, 13/08/2019 - 17:49:43 WIB
Menteri LHK dan Pejabat Negara lainnya mengunjungi Riau dalam penanggulangan Karhutla.
Menteri LHK dan Pejabat Negara lainnya mengunjungi Riau dalam penanggulangan Karhutla.
TERKAIT:
 
  • KLHK Sebut Hotspot di Riau Dibanding Tahun Lalu Naik 93 Persen
  •  
    PELALAWAN - Dua hari kedatangan rombongan pemantau kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, tercatat terjadi peningkatan 93 persen hostpot. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini, titik api ini cukup tinggi di tahun 2019.

    "Riau di tahun 2019, terjadi peningkatan cukup tinggi. Naik 93 persen dibanding tahun lalu," ungkap Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar kepada halloriau.com, Selasa (13/8/2019).

    Untuk menekan Karhutla, Siti mendesak Kapolri dan Panglima TNI lebih ketat dalam mendukung segala bentuk penegakkan hukum kasus kebakaran lahan di setiap wilayah se-Indonesia. Siti menganggap permasalahan ini sudah diketahui semua pihak. 

    "Dukungan Polri dan TNI harus kuat dan turun kelapangan. Semua ini kita tau, mari semua pihak-pihak kita selesaikan. Apa yang harus dikuatkan (penegakkan hukum,red)," tegas Siti. 

    Saat ditanya terkait tersangka korporasi selalu menang dalam proses di persidangan negeri. Pihak hukum selalu kalah. Menurut Siti, pihaknya kalah karena korporasi 'dimenangkan'.

    "Makanya jangan liat di bawah aja, liat juga sampai ke atas. Kebanyakan mereka (Korporasi,red) 'dimenangkan'," aku Siti. 

    Siti melihat, sebanyak 13 perkara kebakaran lahan sudah dimenangkan pihaknya dalam proses persidangan untuk menjerat tersangka korporasi. Sehingga kasus ini  berakhir menghukum tersangka dan sudah memiliki kekuatan hukum (Ingkrah,red).

    "Tahun 2019 tersangka korporasi belum kami lihat. Tapi masih dalam proses administrasi dan penegakkan hukum. Untuk proses belum, tapi pemeriksaan sudah dimulai," tutur Siti. 

    Penulis : Helmi 
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Pengamanan Natal Tahun 2019, Polres Inhil Antisipasi Orang Mabuk dan Pemotor Kebut-kebutan
  • Tujuh JPU Diturunkan pada Sidang Dugaan Korupsi Kredit Mantan Pimcab BRK
  • KPK Panggil Dua Saksi Korupsi Pembangunan Jembatan di Kampar
  • Smartfren Umumkan Pemenang Undian WOW Tahap Ketiga
  • Banjir Telan Korban Jiwa, Walhi Kritik Kampanye Gubernur 'Riau Green'
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Anugerah Baiduri ke-12
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved