www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Makin Luas, Kapolres Pelalawan Terpaksa Menginap di Lokasi Karhutla
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Cegah Karhutla, Satgas Bikin Sumur di Perkebunan Warga Kampar
Selasa, 23/07/2019 - 08:00:38 WIB
Mudahkan penanggulan Karhutla, Satgas gali sumur di kebun.
Mudahkan penanggulan Karhutla, Satgas gali sumur di kebun.
TERKAIT:
PEKANBARU - Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) menggali sumur di beberapa titik yang dianggap rawan. 

Salah satu lokasi di kebun milik warga Desa Makmur Sejahtera, Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar. Hal ini sebagai langkah antisipasi sekaligus memudahkan pemadaman api saat terjadi kebakaran lahan. 

Satgas yang didalamnya melibatkan unsur TNI dari jajaran Koramil 05/Kampar Kiri, Polsek Kampar Kiri, Masyarakat Peduli Api dan Regu Pemadam Kebakaran (RPK), dan Manggala Agni, Senin (22/7/2019) melakukan penggalian sumur dengan kedalaman beberapa meter untuk membuat penampungan cadangan air.

Penggalian sumur di tanah yang memiliki karakteristik gambut itu, dianggap dapat mempermudah penanggulangan kebakaran lahan, terlebih saat memasuki kemarau sekarang ini.

Selain itu, selaras dengan pelaksanaan TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, satgas juga melakukan patroli terpadu dan sosialisasi pencegahan Karhuta kepada warga sekitar.

"Patroli terpadu yang kami lakukan juga melibatkan TNI, Polri, Manggala Angni dan Masyarakat Peduli Api ini juga untuk mendukung Program Riau Bebas Asap," kata Babinsa Koramil 05/ Kampar kiri Sertu Nurhaidin.

Sosialisasi berupa bahaya dan ancaman melakukan pembakaran lahan kian gencar dilakukan Satgas agar masyarakat meninggalkan cara membuka lahan dengan pembakaran.

"Dampak kebakaran lahan ini cukup luas. Terutama pada saat musim kemarau tiba, ini sangat berbahaya dan cara-cara lama membuka lahan dengan dibakar harus ditinggalkan," tuturnya.

Karhutla yang menyebabkan kabut asap, demikian Sertu Nurhaidin, berdampak buruk tidak hanya pada materi, namun juga imaterial berupa gangguan kesehatan.

"Selain itu, kebakaran juga berpotensi meluas hingga perkebunan masyarakat lain yang telah produktif. Ini jelas sangat merugikan. Harapan saya, kita bersama masyarakat bersama menjaga Riau bebas asap," tuturnya.

Karhutla, kata dia, menjadi masalah tahunan yang dihadapi Provinsi Riau. Ratusan hektare lahan di Provinsi kaya akan sumber daya alam itu hangus terbakar saat musim kemarau tiba. 

Penulis: Delvi Adri
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Makin Luas, Kapolres Pelalawan Terpaksa Menginap di Lokasi Karhutla
  • Dampingi Gubri saat Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Tembilahan, Bupati Wardan Minta Pedagang Bersabar
  • Gebyar Merdeka, Beli Xpander di NBM Pekanbaru Bonus 3 Gram Emas dan Seat Cover
  • Hasil FP3 MotoGP Inggris: Quartararo Masih Terdepan, Rossi Peringkat 2
  • Pariwisata Hong Kong Oleng, Perhotelan dan Properti Turunkan Harga
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Gubri Ramah Tamah dengan Menteri Agama Muamalah dan Salat Arab Saudi
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved