www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Bupati Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sungai Salak, Tempuling
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Ah, Dikau Tuan Menteri
Kamis, 16/05/2019 - 04:58:39 WIB
Menkumham saat meninjau Rutan Siak.
Menkumham saat meninjau Rutan Siak.
TERKAIT:
DENGAN enteng, "Gubernur kalau ada dana juga tidak masalah. Dari bupati juga bisa."

"Di sinikan ada banyak minyak nya."

"Dana kami ada, tapi ini kelebihan kapasitas di mana-mana."
 
"Dana Pemda juga dari Jakarta, ada dana bagi hasilnya."

"Ini namanya sinergisitas."

Kata Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM.

Usai Rutan Siak dibakar napi. Perlu biaya pembangunan. Rutan dan Lapas overkapasitas. Semua. Dimana-mana. Tembang lama.

"Ndak tau saya itu."

"Kebijakan Kanwil."

"Bukan kita."

Kata Syamsuar, Gubernur Riau.

Dua jempol tuk sang gubernur. Tapi saya yakin tidak diucapkan di depan Yasonna. Kalau itu diucapkannya di hadapan Yasonna, satu jilid jempol tuk Syamsuar. Berkelas. Setidaknya yang tampak di permukaan.

Apa yang diucapkan Yasonna, menjadi representasi perlakuan Jakarta selama ini, pada bumi Riau ini. Puluhan tahun.

Apa yang menjadi tanggung jawab pembiayaan APBN, malah dibiayai APBD. Bahkan tanpa sharing budget. Yang terbaru saja: Dua gedung institusi hukum berdiri megah di ibukota provinsi.

Dua flyover dan jembatan. Juga di ibu kota provinsi. Yang juga harusnya pembiayaan pusat, atau minimal sharing budget. Tapi satu rupiah haram gunakan APBN.

Yasonna cakap minyak banyak di sini. Ya minyak. Tidak sadar, atau pura-pura tidak sadar. Bumi tempat kami berpijak ini sudah sekarat. Merintih. Puluhan tahun isinya diangkut ke Jakarta. Dan yang sisa ini pun juga mau disungka sampai kering. Banyak alasan tuk limpahkan pengelolaannya pada daerah. Tamak.

Yasonna cakap dana Pemda dari Jakarta. Ada dana bagi hasilnya. 

Ah bagaimana cara berpikir tuan menteri satu ini. Tidak tahu atau pura-pura tidak tahu. Dana bagi hasil itu sejatinya punya daerah. Dari daerah dibawa ke Jakarta. Semuanya. 

Lalu dipotong sejadi-jadinya. Lalu dikembalikan ke daerah sisa-sisanya. Lalu mendapatkannya pun sesusah-susahnya: Rp1,7 triliun rupiah DBH Riau tahun 2017 belum juga ditransfer.

Bukan Jakarta biaya daerah. Tapi daerah lah yang biaya Jakarta itu. 

Kita buktikan konsistensi Syamsuar. Perlu waktu. Tentang prioritas pembangunan. Tentang Prioritas pembiayaan. Ke depan, kurangi berlagak Riau ini kaya raya. Sehingga dengan mudah biaya yang tidak wajib dibiayai. Seperti gubernur sebelumnya.

Di Indragiri sana, guru-guru pelosok masih digaji ratusan ribu. Di Kampar sana, ditemukan jalan berlumpur itu tidak aneh. Tak ada yang perlu ditakuti pada penguasa di Jakarta. Jika benar. 

Saya penggal puisi Datuk Seri Pujangga Utama, Sutardji Calzoum Bachri, untuk mu Gubernur Syamsuar. 

"Daging kita satu, arwah kita satu,
walau masing jauh,
yang tertusuk padamu berdarah padaku".

Oleh: Alwira Fanzary Indragiri
Ketua OKP Lingkar Anak Negeri Riau (LAN-R): Wartawan


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sungai Salak, Tempuling
  • Duh! Parkir di Depan Rumah Tetangga, Mobil Malah Terbakar
  • UIR Terima 34 Mahasiswa UiTM Perlis untuk Internship Programme
  • Tahfiz 10 Juz Rohul Bayu Wibisono Sabet Juara II Nasional STQN XXV di Pontianak
  • Komitmen Dukung Program JKN-KIS, RAPP Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Gubri Narasumber Sosialisasi Perpres No142 Tahun 2018
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved